Agatha FA

Agatha FA
13



'Aku kembali princess'


-Someone-


~~🔫🔫🔫~


Malam ini Agatha akan pergi bersama Dafa.


Agatha sudah siap dengan dandanannya. Dia berniat untuk memberi tau Dafa tentang siapa dia sebenarnya.


Drtt drtt drtt


"Hallo"


"......."


"APA?! Gimana bisa hah?"


"......."


"Ok gue kesana sekarang"


Tutt tutt tutt


Agatha baru saja mendapat kabar kalau markas mafia nya diserang oleh SACRA mafia terkuat no.3 di dunia.


Agatha langsung mengechat Dafa


Dafa


Kenapa?


Sorry daf kyknya


gue gk bisa dateng


Urusan mendadak


Ok gk pp:)


Sekali lg sorry


Sans


Setelah mengabari Dafa, Agatha bergegas pergi menuju markas DBD.


🔫🔫🔫~


Markas DBD


Saat Agatha sampai di markas DBD, dia di kejutkan dengan pemandangan yang dia lihat. Banyak anggotanya yang terluka.


"STOP!!!"


Mereka semua menghentikan pertarungan dan menoleh kepada Agatha.


"Siapa lo?!" Tanya salah seorang anggota SACRA


"Queen" Agatha tersenyum manis. Mungkin bagi anggota SACRA itu adalah senyuman manis, tapi bagi anggota DBD dan orang terdekat Agatha itu adalah senyuman mematikan yang membuat mereka bergidik ngeri.


"Ngapain lo kesini? Mau jadi mainan kita?!"


"Kebalik" ucapan Agatha membuat anggota SACRA bingung


"Kenapa kalian nyerang markas gue"


"The Queen of Darkness" potong Agatha


"M-ma-markas lo? J-jadi lo-"


Anggota SACRA terkejut mendengar pengakuan orang didepan mereka. Mereka sudah banyak mendengar nama 'Queen' dan sekarang mereka melihat ratu kegelapan itu ada dihadapan mereka.


"Jadi siapa yg nyuruh kalian?" Tanya Agatha


"Lo gk perlu tau" ucap Tito, tangan kanan SACRA


"Tentu gue perlu tau, karna yg kalian serang ini markas gue BODOH!!"


"Gk ush banyak bacot. Serang!!" Komando Tito, namum tak ada pergerakan sama sekali dari anggotanya.


"M-maaf bos. Kami tidak berani melawan Queen" ucap salah satu dari mereka


"Payah kalian!! Sama cewek lemah aja takut!!" Ucap Tito


"Kenapa gk lo aja yg lawan gue, tuan Tito" tantang Agatha dengan senyum meremehkan


"Cih, ok. Lo pikir gue takut sama lo?!"


"Maybe"


"*******!!!" Umpat Tito


Tito pun mulai menyerang Agatha walaupun tak ada hasilnya dan Agatha hanya mengelak. Bukannya takut, tapi dia menunggu waktu yang tepat.


Tito sudah mulai kehabisan tenaganya. Agatha pun tersenyum miring melihat lawannya sudah kehabisan tenaga. Agatha mulai menyerang Tito.


*Bugh


Bugh


Krakk


Krakk


Bugh*


'Arghhh....' pekik Tito saat kedua tangannya dipatahkan.


"Gimana? Masih mau main lagi?" Tanya Agatha sambil menyeringai. Anggota SACRA dan DBD yang melihat seringaiannya bergidik ngeri.


"C-cu-cukup! A-ampun! Tolong lepasin gue! Gue janji gk akan cari masalah lagi sama lo," mohon Tito


"Y-yakin banget"


"Lo yakin?"


"Ok gue lepasin lo" Semua melongo mendengar keputusan Agatha


"Ke Neraka" lanjut Agatha berbisik pada Tito dan itu membuat tubuh Tito menegang.


Blash


Kepala Tito sudah terpisah dari tubuhnya.


"Kirim kepalanya ke ketua SACRA"


"Dan jangan lupa tulis pesan dari gue 'The Queen Of Darkness Waiting For You'. Dan kalian semua (menunjuk anggota SARCA) jadi anggota gue dan jangan coba2 berkhianat" ucap Agatha tegas


"Baik Queen" balas semua anggota SACRA yang sekarang sudah menjadi anggota DBD


"Bang Ken!!" Panggil Agatha. Orang yang dipanggil 'bang ken' tadi pun mendatangi Agatha.


Kenan Rafiansyah Mahendra, tangan kanan Agatha di DBD sekaligus orang yang sudah Agatha anggap sebagai abangnya sendiri begitupun sebaliknya. Kenan adalah putra tunggal keluarga Mahendra, keluarga terkaya no.15 di dunia dengan perusahaannya Mahendra Group.


Ok lanjut...


"Obati anggota yang luka. Jika perlu bawa ke RS" perintah Agatha


"Baik Queen" ucap Ken lalu pergi.


Merasa urusannya sudah selesai, Agatha pulang ke mansion karena ini sudah larut malam dan dia belum mengabari keluarganya.




Sesampainya di mansion, Agatha langsung menuju kamarnya karena dia sudah sangat lelah.



Untungnya keluarga sudah pada tidur, jadi dia tidak akan di introgasi.



*kyk maling aja di introgasi wkwk😅\- author



Hust diem gue ngantuk,lo gk tau gue capek pake banget😪\- agatha



Kalo ngantuk tidurlah gk usah curhat\- author/sinis



Bacot\- agatha*



*Abaikan percakapan gaje di atas😪



Back to topic*



Agatha menaiki kasur queen size miliknya dan memejamkan mata untuk selama\-lamanya\*gak deng canda, sampai akhirnya dia tertidur.



~~~~~~~~~~~~ 🔫🔫🔫~~~~~~~~~~~~



Seperti biasa, Agatha bangun pagi untuk pergi sekolah. Dan kini dia sudah siap dengan pakaiannya.



"Selamat morning semua" sapa Agatha pada keluarganya dengan bahasa campurannya.



"Pagi *princess*"



"*Princess*, dad mau tanya sama kamu"



*Tuh kan felling gue bener. Alamat kena* *wawancara ini mah*😪 Ucap Agatha dalam hati



"Semalam kamu kemana?" Tanya Leo



"Iya dad, tanya aja"



"Aku semalam kerumah Vanya dad," jawab Agatha beralibi




"Gk kok dad"



"Tapi semalam abang telpon Vanya katanya dia gk tau kamu dimana" tukas Gani



*Skakmat*



"Emm itu mungkin Vanya bercanda kali" balas Agatha gugup.



"Jangan bo\-" ucapan Leo terpotong



"Maaf tuan, nyonya, den, non itu didepan ada sahabat\-sahabatnya non Agatha" ucap bi Ningsih



"Baik non. Kalau begitu saya permisi dulu. Sekali lagi maaf sudah mengganggu sarapannya" ucap bi Ningsih sopan



"Iya bi, suruh masuk aja" balas Agatha.



"Baik non. Kalau begitu saya permisi dulu. Sekali lagi maaf sudah mengganggu sarapannya" ucap bi Ningsih sopan



"Iya bi"



Tak lama masuk lah Vanya dkk



"Assalamu'alaikum"



"Wa'alaikumsalam"



"Apa kabar om dan tante?" Tanya Vanya



"Alhamdulillah kita sehat"



"Oh iya maaf ya om, tan kita ganggu waktu sarapannya" ucap Lauren merasa tak enak hati



"Halah, kalian ini kayak sama siapa aja. Udah sekarang kalian duduk gih. Kita sarapan bareng!" Suruh Valen



"Eh gak usah tante. Kita cuman mau ajak Agatha berangkat bareng, boleh kan tan?" Izin Lia



"Ya boleh lah. Agatha udah selesaikan sarapannya, sana berangkat!"



"Ngusir nih ceritanya mom?"



"Ck bukan gitu. Gak enak nanti sahabat kamu nunggu lama" jelas Valen



"Iya iya aku tau kok. Ya udah kita berangkat duluan ya mom, dad, bang. Assalamu'alaikum" pamit Agatha sambil mencium pipi keluarganya. Diikuti Vanya dkk menyalim Leo dan Valen.



~~~~~~~~~~~~🔫🔫🔫~~~~~~~~~~~~



Setelah memarkirkan mobil mereka di parkiran. Agatha dkk berjalan memasuki kelas XI IPA 1, kelas mereka tercintuah\**jijiq alay*.



"Tha, lo udh siap PR Biologi?" Tanya Vena



"Nih" Agatha memberikan buku Biologi 'nya kepada Vena.



10 menit kemudian guru masuk kedalam kelas



"Hehe peka banget sih" Vena segera menyalin PR Biologi milik Agatha.



"Hmm"



"Selamat pagi semuanya. Kumpulkan PR kalian kedepan. SE\-KA\-RANG" ucap bu Ana\(guru Biologi\) dengan penekanan di kata terakhir.



"Sudah. Buka buku paket kalian halaman 87. Rangkum bab 4!"



"Baik Bu!"



Mereka mulai merangkum bab 4 sampai bel istirahat berbunyi.



~~~~~~~~~~~~🔫🔫🔫~~~~~~~~~~~



"Kantin kuy" ajak Lia



"Kuy lah"



"Kalian duluan gue mau ke toilet" ucap Agatha



"Tapi nanti lo nyusul ya?"



"Iya bawel"



Agatha dkk keluar dari kelas. Mereka berpisah ditengah jalan, Vanya dkk kearah kantin sedangkan Agatha ke toilet.



Setelah dari toilet Agatha menuju ke kantin. Namun di koridor dia menabrak seorang cowok.



*Bruk*



"Eh sorry" ucap Agatha, namun tak ada sahutan.



*Aneh* gumam Agatha dalam hati



Cowok itu tidak memakai baju seragam melainkan memakai jaket hitam dan masker membuat Agatha tak bisa melihat wajahnya



Agatha pun memilih pergi dari tempat itu. Tapi sebelum Agatha pergi cowok itu membisikkan sesuatu.



"*Aku kembali princess*" bisik cowok itu lalu pergi meninggalkan Agatha yang masih mematung mendengar apa yang di bisikan cowok itu.



Siapa cowok itu?



Kenapa dia ngomong kayak gitu?



Hanya Tuhan dan author lah yang tau wkwkwk😅









❤**TBC❤**