
Agatha POV
Kini gue sudah berada di depan pintu kelas XI IPA 1, gue pun mengetuk pintu.
Tok tok tok
Pintu di buka dan keluarlah seorang wanita paruh baya dengan senyum ramahnya yang gue yakin bahwa dia adalah guru yang sedang mengajar dikelas ini.
"Permisi Bu, saya murid baru." Ucap gue sopan plus ramah.
"Oh kamu murid barunya, kalo gitu tunggu sebentar ya nak." Ucap Bu guru kemudian masuk kedalam kelas.
"Anak anak kita kedatangan murid baru, ayo nak masuk." Ucap Bu guru dan hue pun masuk.
"Perkenalkan nama kamu." Suruhnya.
"Agatha Felinxia A." Ucap gue dingin, singkat, padat dan jelas ditambah lagi dengan wajah datar dan tatapan tajam yang mampu membuat semua yang ada di ruangan melongo kecuali sahabat sahabat gue karena mereka sudah tau kalau ini gue. Gue yang melihat itu hanya memutar bola mata dengan malas.
"Ekhm, ok ada yang mau ditanyakan." Ucap Bu guru.
Mereka semua hanya diam.
"Saya anggap tidak ada, baiklah Agatha perlenalkan nama saya Bu Mawar, saya mengajar mata pelajaran bahasa Indonesia dan saya adalah wali kelas kamu, sekarang kamu duduk di bangku paling belakang." Jelas Bu Mawar dan gue pun berjalan menuju tempat duduk yang ditunjukkan Bu Mawar tadi.
Stelah itu Bu Mawar melanjutkan pelajaran sampai......
Tett tett tett (bell istirahat)
"Baiklah kita lanjutkan pelajaran kita minggu depan." Ucap Bu Mawar kemudian keluar dari kelas.
Anak kelas XI IPA 1 langsung berhamburan keluar dan menyisakan gue dan sahabat sahabat gue.
"AGATHA GUE KANGEN BANGET SAMA LO." Teriak Lia a.k.a Cecilia.
"Berisik." Ucap gue dingin.
"Udah udah mending kita ke kantin kuy gue laper banget." Ajak Ana a.k.a Lauren.
"Kut lah." Ucap Vena.
Kami pun berjalan menuju kantin.
Agatha POV off
Saat ini Agatha dkk sedang berjalan di koridor menuju kantin. Banyak siswa siswi yang menatap mereka dengan tatpan berbeda beda terutama para kamu Adam.
*Vanya dkk makin cantik aja tapi kok mereka mau sih jalan bareng nerd
Ganggu pemandangan aja tu nerd
Nerd perusak pemandangan
Vanya dkk kok mau sih temenan sama nerd udik kaya dia*
Itulah beberapa yang di ucapkan oleh siswa siswi, Agatha dkk? Mereka tak menghiraukan nya dan tetap berjalan dengan wajah datar mereka.
Skipp kantin
Agatha dkk mencari meja yang kosong namun tak menemukannya.
"Vanya." Panggil seseorang yang membuat Agatha dkk menoleh.
"Sini duduk bareng kita." Ajak seseorang itu.
"Gimana guys, mau?" Tanya Vanya.
"Yaudah lah dari pada gak duduk." Putus Cecilia yang di angguki sahabat sahabat nya.
Agatha dkk berjalan menuju meja orang yang memanggil Vanya tadi.
"Duduk sini aja bareng kita." Ucap Gani. Yap yang memanggil Vanya tadi adalah Gani Abang kembarannya Agatha.
"Emang boleh?" Tanya Lavena.
"Boleh lah." Jawab Vino yang berada satu meja dengan Gani, di meja itu juga ada Vano dan 2 cowok lagi.
"Thank ya." Ucap Lavena yang di angguki oleh mereka semua.
"Kalian mau pesen apa biar gue yang pesenin?" Tanya Cecilia.
"Gue bakso sama jus jeruk." Jawab Agatha.
"Samai aja semua lah biar cepet." Ucap Cecilia yang di angguki sahabat sahabatnya kemudian dia pergi untuk memesan.
"Emm,,,,,Vena kenalin temen lo dong." Ucap salah satu teman Gani kepada Lavena.
"Bukannya lo udah kenal ngapain minta kenalin lagi ******." Balas Lavena.
"Aishh,,,,,maksud gue temen lo yang itu." Kesal cowok itu sambil menunjuk Agatha.
"Ohh ngomong dong dari tadi." Ucap Lavena kemudian menyenggol lengan Agatha. Agatha yang merasa lengannya di senggol pun menoleh dan menaikkan alisnya sebelah seperti mengatakan "Ada apa?"
"Ini ada yang mau kenalan." Ucap Lavena. Agatha hanya ber oh ria lalu kembali memainkan ponselnya.
"Kalo gitu biar gue sama sahabat sahabat gue aja yang ngenalin diri. Kenalin nama gue Arafi Jeriyan Jordan lo bisa panggil gue Rafi." Ucap Rafi sambil mengulurkan tanggannya namun hanya ditatap datar oleh Agatha. Merasa tak ada balasan dia menarik tangan nya.
"Gue Devino Cristopher Alexander, lo bisa panggil gue Bang Vino ganteng karena gue Kakak kelas lo yang paling ganteng." Ucap Vino dengan PD nya, Agatha yang mendengar nya hanya memutar bola matanya malas.
"Gue Devano Cristopher Alexander kembaran Vino dan lo bisa panggil gue Bang Vano. Ucap Vano.
"Adafa Rafael Smith, Dafa." Ucap Dafa dingin.
"Agatha Felinxia A, Agatha." Balas Agatha dingin bahkan lebih dingin dari Dafa.
Agatha kembali memakan baksonya begitu pun dengan yang lainnya kembali memakan makanan mereka masing masing, kecuali Dafa. Dafa masih memperhatikan Agatha. Oh ya Cecilia sudah kembali sejak 10 menit yang lalu.
"Gak usah gitu juga kali liatin Agatha nya, dia gak kemana mana kok." Goda Rafi membuat semua yang di meja itu ingin tertawa kecuali Agatha dan Dafa. Namun mereka mengurungkan niat mereka karena mendapatkan tatapan tajam dari Dafa.
Tiba tiba seorang cewek yang dandanan nya udah kaya cabe datang bersama antek anteknya. Dan......
Brakkk
"Anjing"
"Monyet"
"*******"
"Bangke"
"Setan"
"***"
"Astagfurullah"
Itu umpatan yang di berikan Vanya dkk dan Gani dkk kepada si penggebrak meja, di antara mereka semua hanya Rafi yang mengucapkan istigfar dan itu membuat semua yang ada di meja melihat Rafi dengan tatapan tak percaya. Sebab Rafi lah yang paling gesrek di antara sahabat sahabat nya dan sekarang dia menjadi yang paling waras.
Lo pikir selama ini gue gila thor- Rafi
Lah emang iya kan- Author dengan muka polos
Serah lu thor serah- Rafi
Emang dari tadi serah gue kan gue yang buat ceritanya- Author
Hmm- Rafi
Haelah gitu aja ngambek- Author
Ok back to story
Merasa di acuhkan cewek itu menggebrak meja sekali lagi dan kali ini lebih kuat dari yang tadi.
Brakkk
"***." Teriak mereka serempak mampu membuat seluruh kantin tertawa melihat tingkah konyol mereka.
"DIAM." Bentak cewek tadi yang ber name tag Clara. Sontak yang tadinya tertawa langsung terdiam.
"Heh nerd lo itu gak pantes duduk bareng most wanted AFIHS." Ucap Clara.
"Terus lo pikir lo pantes? Dandanan kaya cabe aja belagu dasar bich." Bukan Agatha yang membalas melainkan Lavena si mulut pedas.
"Heh jaga mulut lo ya." Ucap salah satu teman Clara yang ber name tag Risa.
"Kenapa harus di jaga kan mulutnya Vena gak kemana mana." Ucap Cecilia dengan muka polosnya membuat teman temannya menahan tawa.
"Gak usah sok polos deh lo dasar ******." Ucap teman Clara yang ber name tag Kyra.
"Lia kan emang polos gak kaya lo yang udah gak suci. ****** kok teriak ******." Ucap Lauren yang sedari tadi diam namun sekali bicara langsung masuk ke hati.
Clara dkk terdiam mendengarnya. Namun kemudian teman temannya menjambak rambut Vanya dkk. Tatapan Clara jatuh kepada Agatha yang sedari tadi masih asik memakan baksonya.
"Heh nerd ngapain lo dari tadi diem aja takut lo sama gue." Ucap Clara.
Satu sendok lagi dan bakso yang ada di mangkuk Agatha pun habis. Agatha langsung menatap Clara dengan tatapan tajamnya dan mengeluarkan aura yang mengerikan, bahkan semua yang ada di kantin dapat merasakan aura mengerikan itu.
"Udah main main nya?" Tanya Agatha dingin.
Hening
Mendadak suasana kantin yang tadi nya ramai kini menjadi sunyi seperti tak berpenghuni.
"Gue tanya sekali lagi, udah main main nya?" Tanya Agatha lagi. Speeti terhipnotis Clara dkk hanya mengangguk.
"Sekarang giliran gue yang main." Ucap Agatha sambil tersenyum menyeringai membuat semua yang ada dikantin bergidik ngeri.
"Apa maksud lo gangguin gue sama sahabat sahabat gue, hah?" Tanya Agatha santai.
"Gue gak suka lo dan sahabat sahabat lo deket sama Dafa dkk." Jawab Clara sedikit berteriak.
"Lo gak punya hak buat ngekarang kita deket sama siapapun. Sekarang lo pergi dari sini." Bukan Agatha yang berbicara melainkan Dafa dengan nada bentakan pada kalimat terakhir.
Dengan menahan malu Clara dkk pergi meninggalkan kantin. Tepat setelah kepergian Clara dkk bellmasuk berbunyi.
Tett tett(bell masuk)
"Cabut guys." Ucap Agatha kepada sahabat sahabat nya kemudian pergi meninggalkan kantin disusul oleh Dafa dkk.
Jika kalian pikir Agatha dkk akan masuk kelas maka kalian salah, Agatha dkk bolos karena mereka sudah tak mood belajar terutama Agatha.
Agatha POV
"Tha." Panggil Lauren.
"Hmm."
"Markas yuk." Ajak Lauren.
"Nah bener tuh bagusan kita ke markas dari pada begini gabut gue." Ucap Cecilia.
Boleh juga sih lagian gue dah lama gak ke markas- Batin gue.
"Ok kita ke markas sekarang."
"Yeyy"
Gue dkk pergi meninggalkan sekolah menuju markas.
Fyi: Kalo misalnya Vanya dkk itu berarti Agatha gak termasuk ya, sama juga kalo Gani dkk berarti Dafa gak termasuk.
•
•
•
•
*Bersambung......
**Sorry for typo
Jangan lupa vote and comment ya***......