Agatha FA

Agatha FA
20



"Tes tes,,,,Ok. Selamat malam semuanya" sapa Bimo siswa kelas XII IPS 3 sebagai MC.


"Malam!!"


"Selamat datang diacara ulang tahun sekolah kita tercinta ini. Kami sebagai panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman semua dan orang tua murid yang sudah menyempatkan hadir diacara ini. Terutama untuk tamu special kita. Tuan dan nonya Alexander" ucap Bimo.


"Pertama-tama marilah kita dengarkan pidato singkat dari bapak kepala sekolah. Kepada bapak kami persilahkan naik keatas panggung" ucap Naya, siswi kelas XI IPA 4 sebagai MC juga. Marchel selaku kepala sekolah menaiki panggung.


"Selamat malam semuanya" sapa Marchel


"Malam "


"Saya berdiri disini mewakili pemilik yayasan yang tidak bisa hadir dikarenakan ada keperluan penting" ucapan Marchel sontak membuat para murid berbisik-bisik. Pasalnya mereka sama sekali belum pernah melihat pemilik yayasan yang juga merupakan pengusaha terkaya didunia.


"Saya hanya ingin menyampaikan apa yang sudah pemilik yayasan pesankan kepada saya. Pemilik yayasan bilang, beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada para guru AFIHS. Karena berkat kalian sekolah ini bisa semakin maju. Sebenarnya beliau selalu memantau perkembangan sekolah. Dia tau semua kejadian disekolah ini. Mulai dari murid yang sering bolos sampai kasus pembullyan yang sering terjadi" ucap Marchel menekankan kata 'pembullyan' membuat Clara dkk keringat dingin.


"Kami dari pihak sekolah tidak akan segan-segan mengeluarkan siswa siswi yang berani membully temannya, baik dia adalah anak dari donatur sekali pun" lanjut Marchel tegas


"Loh gak bisa gitu dong pak. Kita yang anak-anak donatur kan kastanya lebih tinggi daripada anak-anak lainnya. Jadi kita berhak dong ngelakuin apa pun" protes Clara yang disetujui teman-temannya.


"Saya setuju dengan ucapan pak Marchel. Semua murid disekolah ini sama. Baik itu anak donatur maupun tidak" tegas Leo


"Terima kasih pak Leo. Baiklah, sekian dari saya. Selamat menikmati acara" ucap Marchel lalu turun dari panggung.


"Terimakasih kepada pak Marchel atas pidato singkatnya. Oke! Tanpa menunggu lama lagi mari kita saksikan penampilan dari para most wanted boy kita" ucap Naya disambut tepukan heboh dari para fans fanatik dari Dafa dkk.


*Whoaa pangeran gue tampil


Masa depan gue


Calon imam gue ganteng banget ya Allah


Mau dong jadi pacar salah satu dari mereka


Dafaaa aku padamu


Kak Gani lop yu


Meleleh dedeq bang*


"Ekhm,,,malam guys" ucap Rafi dengan senyum manisnya.


"Malam" sahut para fans


"Kita akan bawain sebuah lagu untuk kalian semua. Semoga kalian suka" ucap Rafi


Dafa pun mulai memetik gitarnya dan mereka melantunkan bait demi bait lagu yang mereka nyanyikan.


(Author gk tau lagunya apa jadi terserah kalian aja mau lagu apa. Bisa ya kayak gitu? Bisa bisain aja lah ya. Hehehe)


Suara tepukan tangan terdengar saat Dafa dkk selesai menyanyikan lagunya.


Prokk prokk prokk.....


"Whoaa...bagus banget penampilan mereka ya. Udah ganteng pinter nyanyi, the best lah. Ayoo siapa yang minat" ucap Bimo sedikit bergurau.


"Enak aja lo Bim. Lo kira kita apaan" kesal Vino


"Bencanda kali Vin, baperan amat jadi cowok" sahut Bimo


"Udah ya kakak-kakak ganteng, nanti aja lagi dilanjutin debatnya. Ini acaranya mau di lanjut" ucap Naya


"Oke deh. Terima kasih buat Dafa dkk. Silahkan turun dari panggung karena kita mau keacara berikutnya" ucap Bimo dengan nada mengusir.


"Ck resek lo Kak. Yaudah semuanya, cogan berlalu dulu yak. Selamat malam" ucap Rafi membuat beberapa penonton terkekeh melihat tingkah konyolnya.


Acara pun kembali dilanjutkan. Penampilan demi penampilan dari beberapa siswa siswi AFIHS sudah disaksikan.


"Oke, itu tadi adalah pertunjukan terakhir dari siswa siswi AFIHS. Dan berakhir pula aca-" ucap Bimo terpotong.


"Tunggu sebentar" potong Leo. Semua mata tertuju padanya.


"Maaf sebelumnya karna tidak sopan memotong ucapan kamu. Saya hanya ingin memperkenalkan seseorang, lebih tepatnya putri saya kepada kalian semua" ucap Leo. Semua orang dibuat penasaran olehnya.


Agatha naik keatas panggung dan berdiri disamping Leo.


*Kok si nerd sih yang maju


Yang mau dikenalin kan putri orang kaya, kok jadi nerd miskin yang maju


Lagi ngigau dia mungkin, ngigau jadi anak orang kaya hahaha


Hahahaha*


Komentar para murid yang tidak dihiraukan Agatha tentunya.


"Kalian tau siapa orang yang sedang berdiri disamping saya?" Tanya Leo


"Tau!!" Sahut beberapa murid


"Siapa dia?" Tanya Leo lagi


"Nerd!!!"


"Silahkan princess" ucap Leo pada Agatha.


Agatha melepas semua atribut nerdnya, menghapus bedak kusamnya dan melepas soflennya. Semua orang terkejut melihat wajah asli Agatha yang sangat cantik.


Dan yang paling terkejut adalah sebagian murid yang sudah pernah melihat wajah Agatha saat keluarga Agatha mengenalkannya ke public.


"Kenalin, nama gue Agatha Felinxia Alexander" ucap Agatha. "Kayaknya kalian udah tau siapa gue heh" lanjut Agatha dengan smirk andalannya.


Semua orang masih tercengang melihat wajah Agatha sekaligus tercengang mendengar ucapan Agatha.


"Pak Marchel, saya mau siswi yang sering membully anak saya. Oh maaf bukan anak saya saja, mungkin semua murid yang lebih rendah kastanya dari dia. Saya mau siswi itu dikeluarkan dari sekolah ini" tegas Leo. Clara dkk sudah keringat dingin mendengar ucapan Leo.


Marchel naik ke panggung, "saya berdiri disini mewakili pemilik yayasan yang menyuruh saya langsung mengeluarkan Clara dkk dari AFIHS atas kasus pembullyan yang kalian lakukan terhadap para murid disini" ucap Marchel.


***** tuh mereka


Akhirnya kita terbebas dari queen bullying dan antek anteknya itu


Huuu dasar nenek lampir


Huuu


Dasar ******


Clara dkk yang sudah merasa sangat malu pun berlari meninggalkan acara.


"Terima kasih pak Marchel" ucap Leo


"Tidak masalah tuan. Malah seharusnya kami dari pihak sekolah terutama saya yang meminta maaf kepada tuan atas ketidak nyamanan putri anda selama bersekolah disini" ucap Marchel


"Ah sudahlah, lagi pula masalah itu sudah selesai. Dan aku harus segera pergi sekarang dad" ucap Agatha


"Oh ya, kalau begitu kamu hati hati disana ya princess. Apa perlu kami antar kamu ke bandara?"


"Tidak perlu dad"


"Kamu jaga diri disana ya sayang. Jangan telat makan dan jangan terlalu kecapean" ucap Valen


"Iya mom"


"Lo hati hati disana ya dek. Jangan lupa balik lagi kemari. Tiga bulan itu gk sebentar loh. Gue pasti bakal kangen sama kembaran laknat hue ini" ucap Gani sambil mencubit pipi Agatha.


"Aww,,,sakit ******" umpat Agatha


"Hehe peace dek"


"Lo berdua gk mau peluk gie bang. Ok fiks kita putus" ucap Agatha pada Vano dan Vino yang langsung diserbu oleh keduanya.


"Lo berdua gk mau peluk gie bang. Ok fiks kita putus" ucap Agatha pada Vano dan Vino yang langsung diserbu oleh keduanya.


"Hati hati ya princess" ucap keduanya


"Sip itu mah" balas Agatha


"Lo semua gk pengen peluk gue juga. Ok fiks kita putus juga" ucap Agatah lagi pada sahabat sahabatnya.


"Heh dugong, lo kira kita lesbi apa hah. Sini peluk" ketus Lavena. Mereka pun berpelukan seperti teletubis.


"Aaa gue bakal kangen sama kalian guys" ucap Agatha


"Kita juga" balas sahabat sahabatnya.


"Udah woy! Nanti lo ketinggalan pesawat" ucap Gani


"Sabar kali Gan, lo lupa masih ada yang belum ngomong sama Agatha disini" sindir Vino pada Dafa yang sedari tadi diam.


"Eh iya ya gue lupa" ucap Gani


"Emm,,,Daf, aku pergi dulu ya. Aku janji kok aku bakal balik lagi kemari" ucap Agatha


"Hfft,,kamu hati hati ya disana. Inget!! Kamu disini udah punya cogan, jadi gk perlu cari yang lain. Jaga hati kamu buat aku disana" ucap Dafa


"Iya kamu juga, jaga hati kamu buat aku"


"Pasti. Aku janji"


"Aku gak perlu janji, yang aku mau dari kamu cuma bukti kalo kamu beneran cinta sama aku" ucap Agatha


"Aku bakal buktiin ke kamu kalo aku beneran cinta dan sayang sama kamu" ucap Dafa mantap


Entah kenapa gue merasa gak enak tentang hubungan kita Daf . Batin Agatha






❤TBC❤