Your Police

Your Police
18



" iya kami bertiga sangat dekat" jawab yang lainnya


" apa dia ada masalah akhir-akhir ini" tanya rifa


" kurasa tidak dia cukup ceria, tidak terlihat ada masalah apapun " jawab seorang dari mereka


" iya , kalau masalah mungkin kami hanya tertekan soal ujian yang akan datang" satunya menambahkan


"apa sebelum kejadian ini dia menunjukan sikap yang aneh menurut kalian" raka mencoba bertanya


lalu rifa menambahkan " seperti kelelahan atau stamina yang berlebihan"


"kalau di pikir lagi memang akhir ini dia sangat bersemangat" jawab salah satu dari mereka


"apa dia mengkonsumsi obat atau vitamin " tanya rifa lagi


"aku tau maksudmu , tapi ini berlebihan " raka berbisik


mereka berdua berfikir lalu salah seorang dari mereka bicara " oh iya kalau tidak salah akhir -akhir ini dia mengkonsumsi vitamin, apa itu aneh"


" iya kita begitu lelah untuk ujian jadi itu bukan masalahkan kalau meminum vitamin"


" ah iya siapa saja pasti akan melakukan itu" jawab rifa


Setelah berbincang dua orang itu meninggalkan rifa dan raka. Rifa dan raka masih di ruang itu, mereka berpencar untuk mencari petunjuk.


(sepertinya ini benar-benar berkaitan dengan vitamin-vitamin itu) pikir rifa


"apa kamu menemukan sesuatu " rifa bertanya kepada raka


"belum bagaimana denganmu"


"belum juga" saat menjawab tidak sengaja pandangan rifa tertuju ke arah bawah panggung


"apa ini,,,,,, ini seperti jejak bekas benda diseret " rifa berfikir lalu dia menemukan obat "ini seperti vitamin,,,,??? jangan-jangan ini adalah vitamin itu" rifa menyimpan itu di tasnya.


" raka kita pulang saja sepertinya tidak ada apa-apa disini" ajak rifa


" kita belum menemukan apapun kita pergi begitu saja" raka heran dengan rifa


"baiklah kalau begitu" akhirnya raka mengikuti rifa


Mereka akhirnya memutuskan untuk pulang. Setelah raka mengantarnya, rifa langsung bergegas pergi kembali menuju kantor polisi. Dia membawa obat yang dia temukan untuk diuji.


Rifa terus mengikuti proses uji obat itu sepanjang malam. Akhirnya hasilnya pun keluar, vitamin itu ternyata benar-benar obat terlarang. obat itu jenis baru, yang membuat orang yang memakannya berhalusinasi.


Rifa yakin ini berkaitan dengan transaksi obat-obatan terlarang itu.


" ok baiklah , sekarang aku yakin rio dibalik semua ini, tapi siapa yang memanipulasi kasus bunuh diri ini, aku belum yakin siapa di balik kasus pembunuhan ini"


"aku akan mencarinya dan aku yakin ini akan cepat terungkap"


" kali ini tidak akan lama"


Keesokan harinya rifa sudah sampai di kampus .Dia cepat-cepat ke ruang kesenian itu. Rifa terus mencari petunjuk dan akhirnya menemukan siapa dalang kasus bunuh diri ini.Dan bagaimana proses itu terjadi.


Rifa memberi tau tentang temuannya itu kepada reza. Dan menyuruh reza melakukan penangkapan. Reza dan para polisi itu akhirnya tiba di kampus lalu menangkap tersangka yang terkait.


Reza menangkap rian anak buah rio atas kasus pembunuhan. Dia juga menangkap rio namun ternyata rio menghilang. Saat ditangkap rian membantah tuduhan itu. Tapi rifa memberi tau kepada semuanya secara detail.


"kamu bisa menyangkalnya tapi aku tau bagaimana kamu membunuh korban" rifa mulai menjelaskan


"malam sebelum korban ditemukan meninggal , dia bertemu denganmu bukan"


"darimana kamu tau" tanya rian


"apa kamu mengira tidak ada cctv di jalan itu, cctv itu dimiliki oleh salah seorang warga, untuk keamanan rumah"


" lalu kalian terlibat pertengkaran, kalau tidak salah sebenarnya korban tau bahwa vitamin yang ia makan itu adalah obat-obatan terlarang"


"bagaimana kamu tau apa yang kami bicarakan, lalu atas wewenang apa kamu mengintrogasiku" rian tetap menyanggahnya


" aku memang tidak punya wewenang apa-apa, tapi kalau bisa membantu pihak kepolisian bukannya bagus"


"saya yang memintanya membantu penyelidikan ini" reza menambahkan


"baik bisa aku teruskan" kata rifa