Your Police

Your Police
13



Saat memalingkan wajah rifa melihat seseorang yang mencurigakan. Dia lantas mencoba mencari tau apa yang mereka lakukan . Dia mengendap-endap di balik pepohonan.


" apa yang sedang kamu lakukan" raka mengagetkan rifa dari belakang


" haaaa eehhh itu a...aku sedang melihat apa yang dilakukan mereka" rifa menunjuk ke arah orang- orang tersebut


" untuk apa kamu ingin tau" tanya raka penasaran


" hmmm tidak ada hanya penasaran saja" (owh kenapa aku bisa lupa tentang dia , dia kan bersama denganku dari tadi)


"sudahlah ayo kita pergi tidak perlu mengurusi mereka" ajak raka menarik tangan rifa


" eeehhh tapi itu , apa yang mereka jual" rifa berhenti dan berbalik melihat mereka lagi


"oh yang aku tau mereka menjual vitamin " raka melihat kearah orang-orang itu


" vitamin .....vitamin apa yang mereka jual " rifa juga melihat orang-orang itu


" entahlah aku tidak tau , kan aku tidak pernah membelinya"


" ayolah jawabanmu ini benar-benar......." ( benar-benar membuat orang emosi) rifa memukul raka pelan


"kenapa kamu penasaran sekali , apa kamu ingin membelinya"


" aaahh tidak , aku tidak berminat" rifa melambai-lambaikan tangannya


Saat raka dan rifa berbicara , orang-orang yang membeli vitamin itu berjalan melewati mereka berdua .Rifa menghentikan salah satu dari mereka.


" hmm, permisi " rifa berbicara dengan halus


" oh ya ada yang bisa kubantu" tanya orang itu


"apa yang kamu beli tadi?"


" oh ini,,,,,," orang itu menunjukkan bungkusan "ini vitamin untuk tubuh"


"vitamin apa" rifa mencoba memperhatikan bungkusan itu


" owww ini hanya vitamin daya tahan tubuh saja, karena sebentar lagi ujian" jawab orang itu


" apa aku juga bisa membelinya" tanya rifa kembali


"kenapa kamu ingin membeli itu, tadi kamu bilang tidak berminat , apa kamu kurang sehat" raka menghentikan rifa


"memangnya kenapa" tanya rifa


" kita harus terdaftar dulu sebagai VIP di grup yang di kelola bos rio" orang itu memberi tau rifa


"rio.....jadi maksudmu vitamin ini rio yang menjualnya" tanya raka pada orang itu


" hmmm, kalau begitu aku pergi dulu" orang itu meninggalkan raka dan rifa


" heeeiiii apa kamu tidak merasa aneh ya" rifa memandang raka


" tidak usah dipikirkan ayo pulang " ajak raka


Mereka berdua akhirnya mengendarai mobil menuju rumah rifa . Di perjalanan rifa berfikir bahwa penjualan vitamin itu ada yang janggal. Tentu saja rifa berfikir begitu naluri detektifnya keluar, dia merasa ada yang tidak beres .


" apa yang kamu fikirkan" tanya raka yang menghancurkan lamunan rifa


" aku sedang berfikir tentang penjualan vitamin itu" jawab rifa sembari menggigit kukunya


"apa kamu berfikir ada yang janggal dengan itu"


rifa menoleh ke arah raka " apa kamu berfikiran sama denganku


" tidak , lagipula aku tidak peduli dengan apa yang ada di fikiranmu"


"huffttt kamu benar- benar menyebalkan" rifa memonyongkan bibirnya


" kamu jangan berfikir untuk mencari tau tentang ini"


" kamu sepertinya mengenalku dengan baik" rifa memuji raka


" ayolah masalahmu dengan rio yang kemarin saja masih berlanjut, kamu jangan menambah masalah lagi" raka memperingati rifa


" tapi ini benar-benar aneh , hanya vitamin saja kenapa kita harus mendaftar menjadi anggota VIP segala"


"memang ada yang salah" tanya raka


"kamu ini pura-pura atau benar-benar bodoh sih , coba kamu fikir lagi" rifa kembali menggigit kuku jarinya " ini hanya vitamin , kenapa harus menjualnya dengan cara seperti itu dan kamu tau rio orang seperti apa kan"


" berhenti sampai disini kamu ini perempuan tidak usah mengkhawtirkan yang tidak perlu" raka menghentikan rifa


( ya sudahlah percuma memberi tau dia , dia orang yang tidak perduli sama sekali)