Your Police

Your Police
10



" baik ayo makan dulu biar aku yang traktir" usul rifa yang langsung disetujui lina


Mereka berdua mencari tempat makan, diperjalanan mereka dicegat sekelompok orang.


" akhirnya aku menemukanmu nona" ucap salah satu dari mereka


" mau apa kalian " tanya rifa


"tidak ada hanya ingin bersenang-senang saja" jawab orang tadi


" aku tidak ada masalah dengan kalian kenapa mencariku"


" kami tidak tapi bos kami iya, kamu sudah merusak nama baik bos kami" kata mereka


" apa kalian semua anak buah rio" tanya rifa


" kamu tidak perlu tau " sembari menyerang rifa dan lina


Rifa dapat menghindar dan membalas serangan itu. Rifa dan lina menyerang bersamaan , rifa memukul mereka satu persatu begitu juga lina. Baku hantam diantara mereka terjadi , hingga rifa sadar tentang misinya bahwa dia harus berpura-pura lemah.


"oh tidak bagaimana ini, aku harus berpura-pura lemah sekarang jika tidak semuanya akan selesai" ucapnya


Serangan rifa melemah dia terkena pukulan tepat di pundaknya . Itu membuatnya jatuh tersungkur, mereka menyerang rifa dengan keras. saat salah satu dari mereka hendak menusuk rifa seseorang membantunya . Dia adalah senior rezky , dia membantu rifa dan lina menghajar mereka semua. Mereka semua babak belur dan melarikan diri .


"apa kalian baik-baik saja" tanya rezky pada rifa dan lina


" aaah senior ya kami tidak apa-apa" jawab lina


" apa kamu tidak apa-apa" rezky mencoba membantu rifa berdiri


" iya senior saya tidak apa-apa" jawab rifa


" eh rifa kamu kenapa" lina memapah rifa


" tadi aku terkena pukulan mereka "


"apa kamu yakin , apa perlu ku antar ke rumah sakit" rezky menawarkan bantuan


" tidak usah senior , ini bukan hal yang besar" mencoba menolak rezky


"kalau begitu biar kuantar kalian pulang" tawar rezky


" aku membawa mobil tidak perlu merepotkan senior " tolak rifa dengan halus


"tidak apa-apa biar aku yang menyetir mobilnya mana kuncinya " pinta rezky


" tapi bagaimana senior pulang nanti " tanya rifa


" tidak apa- apa aku akan memanggil taksi nanti"


" oh tidak apa- apa biar senior mengantar kita pulang" usul lina


" baiklah maaf merepotkan senior " memberikan kunci mobilnya


Mereka bertiga mengendarai mobil menuju rumah rifa. Sesampainya disana ternyata sudah raka yang menunggu rifa .


" kemana saja kamu ini aku menghubungimu tapi tidak aktif" kesal raka


"maaf baterai hpku habis" jawab rifa


" kenapa senior bersama kalian, lalu kamu kenapa? apa yang terjadi padamu" raka terlihat khawatir melihat rifa dipapah lina


" kamu terlalu banyak bicara" timpal lina


" sudahlah aku tidak apa-apa, untuk apa kamu ke rumahku " ucap rifa


" kita harus menulis laporan kan" jawab raka


" oh " dengan nada datar rifa berbicara lalu menoleh kearah rezky "terimakasih sudah menolong dan mengantarku pulang senior"


" oh tidak perlu sungkan seperti itu" ucap rezky yang memberikan kunci mobil pada rifa "kalau begitu aku pamit pulang dulu "


"sekali lagi terima kasih"


"senior bolehkah aku pulang bersama denganmu jalan kita searah" tanya lina


" baiklah " jawab rezky


"aku pulang dulu , kamu tidak apa-apakan"


" pulanglah aku baik-baik saja" suruh rifa


"kalau begitu aku balik ya, kamu tolong jaga rifa ya " menunjuk raka


" aku bukan orangtuanya kenapa harus menjaganya" tolak raka


lina memukul kepala raka "kamu kan akan mengerjakan tugas dengannya"


" itu berbeda "


" terserah kamu pokoknya aku titip rifa , bye " lina dan rezky meninggalkan mereka berdua


" ayo masuk kalau begitu " ajak rifa


" apa kamu bisa berjalan sendiri" tanya raka


" tenanglah aku tidak selemah itu" rifa berjalan sembari menahan sakit dibahunya