
Jam menunjukkan kepukul,08:00 dimana disetiap hari jum'at diberlakukan kegiatan jum'at bersih,semua siswa dan siswi wajib mengikuti kegiatan tersebut.
Siswa dan siswi dari semua kelas aktif dalam mengikuti kegiatan ini,tak terkecuali dengan kls ipa 4,yang dimana kelas ini dikenal selalu membawa kemenangan kelas dalam perlombaan kebersihan pada setiap tahunnya.
"Eh Nit anterin gue ketoilet dong,kebelit nih hhh"Kiki yang berusaha membujuk Nita untuk mengantarnya ketoilet.
"iya-iya kebiasaan ni orang,ayok cepet"Nita yang pasrah dengan melihat raut wajah Kiki yang memelas,mengantarnya ketoilet.
Dan tak lama kemudian mereka berdua tiba ditoilet.
"aduh,hati-hati dong berat nih"kata beberapa siswi yang sedang mengeluh keberatan saat membawa kumpulan kardus dan barang-barang bekas.
Nita yang melihat kesulitan mereka membantu mereka untuk mengangatnya serta menaruh ke gudang sekolah yang tempatnya tak jauh dari toilet wanita,dan meninggalkan Kiki yang sedang berada di dalam toilet.
Saat Kiki keluar dan hendak menyusul Nita yang ia kira sudah kembali ke kelas, dia dihadang oleh kakak kelasnya yang bernama Roro.
"He lo kiki kan,teman sekelasnya Ellia"tanya Roro ke Kiki.
"Iya kak,ada apa"jawab kiki pelan dan menundukkan kepalanya karena merasa takut.
"Lama ngak ketemu Ki,gimana kabar lo ??"Canda Roro ke kiki,sambil menyentuh bahu Kiki.
"Eh jawab dong kok diem aj,oh ya ngomong-ngomong lo punya nomornya Ellia ngak??"tanya Roro kembali.
Tak sempat Kiki menjawab ada keributan di kelas sebelah tak jauh dari kelasnya Kiki,terlihat ada banyak siswa dan siswi berlarian untuk melihat keramain tersebut,takterkecuali juga dengan Roro yang langsung berlari saat melihat mereka berlarian dan ingin tahu apa yang telah terjadi.
Terlihat disana ada Sabita yang sedang menarik Mahen untuk berhenti berkelahi,para guru juga ikut hadir untuk melerai mereka karena perkelahihan yang mereka lakukan.
Ada 5 siswa laki-laki yang terlibat dengan perkelahian ini,dan salah satunya adalah Mahen, dimana para guru dan para murid-murid disana sering kali melihat perkelahiannya.
Tak lama dari kejadian tersebut telah usai.
Sabita mengajak Mahen ke UKS untuk mengobati luka-lukanya.
"ih pelan-pelan tolol"rengek Mahen kepada Sabita yang sedang membersihkan lukanya dengan cairan alkohol.
"Cupu banget sih lo gini aja sakit"sahut Sabita sambil menekan luka ditangan Mahen"
"adu duh sakit anjing"rengekkan Mahen kembali,Sambil menarik tangannya dan mendorong Sabita hingga terjatuh.
"Aduh sakit tau Hen"Ujar Sabita sambil menatap Mahen,mereka berdua bertatapan mata dan kemudian.
"hhhahahhhha"
"hhahahhahaha"mereka tertawa bersama,sambil tertawa,Mahen membantu Sabita untuk berdiri dan menyuruhnya dudu disampingnya.
Mereka merupakan teman akrab sejak kecil,dimana mereka selalu bermain bersama,keluar bersama,makan bersama,keluarga dari mereka berdua pun juga sangatlah akur.
Mahen yang selalu berada disisih Sabita menganggapnya sebagai saudaranya,namun pemikiran Sabita sangatlah berbeda dengan Mahen,dimana ia mengaggap Mahen sebagai kekasihnya,ia sudah jatuh hati dengan Mahen semenjak mereka masih kecil.
"eh lo tahu ngak anak baru kls XI ipa 4 itu"Tanya Sabita mengawali pembicaraan.
"Ellia"jawab Mahen
"kok lo tau namanya??"tanya Sabita penasaran.
"Tau lah,bukanya dia cewek yang nolok kenalan sama lo hahhhaha"Sambil tertawa Mahen mengejek Sabita.
"kalau ketemu gue jadiin penyetan tuh si Bayu"gerutu Sabita,yang serontok membuat Mahen tertawa.
"oh ya btw Bayu kemana??,kok tumben ngak main bareng lo tadi"tanya Sabita ke Mahen.
"ngak gue ajak hhhh"
"udah bahas yang lain aja!!,lagi diskor dia"Jawab Mahen
"Ih anjing"umpat Sabita
"Oi gue nanya?,lo ngak suka sama anak baru itu??,emangnya kenapa?"tanya Mahen sembaring membaringkan tubuhnya dikasur .
"ya gue ngak suka aja sama tu cewek"Sabita mulai bercerita tentang ketidaksukaanya terhadap Ellia ke Mahen,dia mulai menjelek-jelekkan Ellia,membahas isu tentanya, serta keinginan Sabita untuk memberi Ellia pelajaran.
Sedangkan Mahen hanya berbaring ,bersantay,dan senantiasa mendengarkan Sabita bicara hingga selesai.
KEADAAN DI KELAS XI IPA 4
.
.
"Eh Ton lo liat Ellia ngk??"tanya Nita ke Toni karena dari tadi ia tidak melihat Ellia disekitarnya.
"oooh Ellia,lagi di UKS tuh,katanya lagi ngak Enak badan"Jawab Toni.
"lohh sama siapa??"Nita yang kawatir juga menanyai Toni.
"Sama gue,tadi gue anterin ke UKS,terus gue langsung disuruh balik,katanya sih dia mau tidur,aneh banget sih Ellia,masak cowok seganteng gue ditolak hhhh"sahut Dimas yang berada disamping Toni.
"Dasar otak mesum"Gerutu Nita sambil mendorong Dimas yang sedang menertawainya.
"Eh mau kemana kalian berdua??tanya Dimas ke Nita dan Kiki.
"Nyusul Ellia"jawab Nita sambil menggandeng Kiki berjalan keluar .
"adekk Nita... abang ikut dong"serontok perkataan Dimas mengumbar tawa disekitarnya.
"Ogah"jawab Nita ketus sambil menahan malu dan
menarik Kiki untuk segera berlari.
.
.
DI RUANG UKS
Sabita yang sudah menyelesaikan pembicaraanya dengan Mahen keluar dari ruang UKS,dan tampa sepengetahuan Sabita dibalik tirai pembatas antara tempat Mahendra beristirahat,nampak Ellia yang sedang terbaring, dan dari tadi ia mendengar pembicaraan mereka mengenai dirinya.
lalu Ellia bergumam
"cih main kotor rupanya"Sambil membalikkan badanya dan tersenyum dengan aroganya.