YOU HALF MY BOYFRIEND

YOU HALF MY BOYFRIEND
19 Pertandingan



Terdapat 157 peserta yang hadir dari berbagai sekolah,yang nantinya akan bertanding dengan kemampuan mereka hingga mencapai kebabak ke-3 yaitu babak penentuan juara.


Suara gemuruh beserta sorakan-sorakan meriah terdengar di penjuru Stadion olahraga,para peserta perlombaan mempersiapkan dirinya masing-masing,dan hingga saatnya terompet mulai di kumandangkan yang dimana pertanda perlombaan akan segera dimulai.


"Fokus terus fokus dan jangan lengah"Pelatih memberi arahan kepada Mahen yang akan maju bertanding.


"Mahen.....,ayo kak Mahen"


"Mahen,Mahen"Suara dukungan untuk Mahen mulai bergemuruh.


Ellia terdiam dan memperhatikan gerak-gerik Mahen yang mematikan lawannya.


"Sepertinya kak Mahen bakal menang"Bisik Toni ketelinga Ellia.


Ellia makin fokus memperhatikan Mahen.


"Ayo hennnn,banting hen banting"


"Jangan mundur ,maju maju terus"Teriak heboh Roro dan Yohana.


tak berselang lama kemudian Mahen berhasil masuk kebabak selanjutnya yang disusul oleh beberapa rekannya,dari SMA SITERA hanya Risma lah yang tidak masuk ke babak ke-2.


"Sudah ngak apa-apa,kamu udah hebat kok"Toni menyemangati dan meminta perwakilan pmr merawatnya.


"Makasih Ton,Ell"Risma tersenyum kepada Toni dan Ellia.


"Alah pemula emang selalu ngerepotin"Ejek Roro


"Malu-maluin"sahut Yohana.


"Bacot lo"Bentak Bobby dan menyuruh petugas pmr cepat-cepat mengurus Risma.


"Tu mulut bisa diem kagak"Bayu mencoba memperingati Roro dan Yohana,yang sontak membuat mereka berdua terdiam dan menjauh dari Bayu.


Beberapa menit kemudian babak kedua dimulai,Roro dipanggil untuk menuju ke depan.


Suara dukungan untuk Roro pun mulai terdengar.


Roro dengan bangganya mulai menyerang lawanya,namun tak disangka lawan yang ia lawan sekarang sangatlah kuat dari sebelumnya,hingga membuat Roro kalah dalam ronde pertama.


"Jangan ditahan,tetap menyerang,jangan fokus ke orang-orang tapi coba fokus ke lawan saja ok"Pelatih dan pak para mencoba memberikan arahan.


"Roro"panggil Mahen keRoro dan membisikan sesuatu ketelinga Roro dengan serius.


Roro kembali bertanding,tak berselang lama Roro malah terbanting dengan keras hingga membuatnya kesulitan untuk berdiri,namun Roro berusaha tetap berdiri dan melawannya kembali.


"Brukkk.....!!,Berhenti"suara wasit terdengar dan segera memisahkan Roro dan lawannya.


Tak sia-sia perjuangan Roro,ronde kedua dimenangkan olehnya,namun kaki Roro mengalami cidera yang lumayan serius.


"Saya masih sanggup pak"Sontak Roro ke pelatih dengan menahan sakit yang berada di keki kanannya.


Roro kembali bertanding,namun Roro lagi-lagi dijatuhkan oleh lawannya,dengan emosi Roro menyerang balik lawanya dengan penuh amarah.


Dengan amarahnya Roro menyerang lawangan dengan tidak setabil hingga tidak sengaja mengenai kepala sang lawan dan akhirnya lawannya pun terjatuh.


"Berhenti"wasit mencoba untu menghentikan Roro,namun di saat lawannya kembali berdiri Roro menyerang secara tiba-tiba hingga dirinya dikeluarkan dalam pertandingan.


dengan alasan Roro telah melanggar aturan dalam pertandingan.


Tidak hanya Roro


Tonipun juga melanggar aturan yaitu telah merangkul lawan dalam proses perlindungan untuk dirinya hingga dia mendapatkan peringatan.


Rode kedua untuk Toni dimulai kembali,namun Toni telah kehilangan keseimbangannya,hingga lawan dengan mudah menjatuhkan Toni,dibabak keduapun Toni berakhir.


"Ton lo ngak papa kan"Ellia dengan cemas membantu Toni berdiri.


"Udah biar gue aja"Sahut Bayu yang berusaha membopong Toni dengan bantuan Farhan.


Babak kedua telah berakhir,dari perwakilan SMA SITERA hanya 4 oranglah yang berhasil menuju kebabak berikutnya yaitu:Mahen,Bayu,Farhan ,dan juga Ellia.


"Ok apa ada yang sakit"Tanya pelatih kepada mereka semua.


"Ell,kamu masih kuat kan"tanya Bayu dan dengan anggukan Ellia menjawab.


"ini minum dulu,babak ke-3 akan dimulai 15 menit lagi,kamu cukup hebat untuk seorang pemula"puji Farhan ke Ellia sambil memberinya sebotol air mineral.


Mahen yang mendengar ucapan Farhan langsung melirik ke arah Ellia dan sekilas mengingat Ellia yang sedang berlatih Boxing dengan beberapa pria di tempat gym..


"pemula apanya"gumam mahen dalam hati,hingga menampakkan senyum ciutnya.


"Lo kalo udah ngak kuat jangan dipaksain,dapat juara harapan juga udah alhamdulillah,pokoknya jangan dipaksain ok"Bayu memberi nasehat ke Ellia dengan serius.


Giliran Ellia di panggil ke depan dan Ellia kalah dalam sekejap karena tidak fokus dalam ronde pertamanya.


"Semangat Ell semangat"Teriak Bayu dan Farhan yang membuat Ellia bangkit lagi.


Sebelum memulai ronde keduanya,Mahen mendekat ke Ellia dan mencoba membimbingnya.


"Kalau lawan sudah terkunci,langsung serang bagian kaki"arahan Mahen yang dibisikan padanya.


Ellia kembali bertanding,ronde dua dan ronde ketiga dengan sekuat tenaganya,hingga pada akhirnya Ellia dapat mengalahkan lawannya.


"Waahh hebat banget pacar gue"Sorak Bayu yang kesenangan melihat Ellia menang dan lanjut pada lawan berikutnya.


"lo bisa diem ngak"Sahut Mahen.


"Biarin aja lah bang,orang temenya lagi senang"canda Farhan menenangkan.


Pertandingan untuk babak ke-3 masih terus berlanjut,terlihat Ellia yang hanya fokus mempelajari gerakan lawannya dan jugan rekannya.


Babak ke-3 ini sangatlah sengit,hingga membuat Farhan yang biasanya melawan dengan gaya santanya namun di babak ini sangatlah berbeda,Farhan bertanding dengan sangat badas begitu pula dengan Toni dan Mahen.


Akhirnya pertandingan pun selesai para juri membacakan poin yang didapatkan oleh peserta perlombaan.


"gue yakin kita pasti dapat yang terbaik"Farhan bersemangat saat para juri membacakan poin yang ternyata poin teratas untuk kelas putra diduduki oleh Mahen dan poin teratas untuk kelas putri diduduki oleh Ellia.


Terlihat para pelatih dan peserta perlombaan berdoa dengan tegangnya,dan akhirnya juri pun mengumumkan bawasanya ,untuk juara terbaik kelas putra dimenangkan oleh Mahendara dari SMA 1 SITERA.


"wooiiuuu"Suara teriakan pun terdengar dimana-mana saat Mahen maju dan menggambil piala yang diperolehnya.


"Untuk juara pertama kelas putri dimenagkan oleh???"juri mulai mengumumkan kembali,yang membuat para penonton penasaran.


"lo pasti lo Ell"Bayu menyakinkan Ellia.


"Ella Anjelina dari SMA 4 GARUDA,dipersilahkan untuk mengambil piala"Sontak juri mengumumkan.


"Ella apanya jelas-jelas Ellia yang menag,woi juri"Bayu emosi saat bukan nama Ellia yang di panggil.


Tidak hanya Bayu,pak para,pelatih,serta patner Ellia ikut mempersoalkan hal itu.


Salah satu wasit berlari dan berusaha menjelaskan ke lainnya,karena salah satu peserta dari SMA SITERA telah mengalami diskualifikasi,maka poin yang diperoleh pun mengalami pengurangan.


Dan pada akhirnya Ellia mendapatka juara ke dua,dan membuat patner serta pelatihnya bangga padanya.


"Yaah mau gimana lagi"desah Farhan.


"Pacar gue tu"sambil menyandarkan tangannya di bahu Farhan Bayu memandangi Ellia dengan kagum.


Ellia yang memegang pialanya,dengan rasa bangga dibenaknya akan menghadiahkan penghargaan ini kepada mamanya.


"Senyum"Mahen menyenggol bahu Ellia yang dari tadi tidak memperlihatkan wajah bahagiyanya,ya meskipun Mahen tahu kalau bocah satu ini memiliki kelainan pada mimik mukanya.


Ellia akhirnya tersenyum,dan senyuman itu membuat Mahen gemes hingga dirinya mengusap kepala Ellia.


"Nah gitu"seru Mahen dengan senyumnya.


Saat mendengar bahwa perwakilan dari sekolah mereka mendapatkan juara,semua patner dari SMA SITERA,berfoto dengan bangganya.


Namun tidak untuk Roro,Roro yang merasa malu akan kesalahannya,merasa canggung akan hal itu.


"Lo lagi mikir apa, sini"Bayu menarik tangan Roro dan mengajaknya berfoto bersama.


Roro yang mulanya murung mendapatkan setitik kebahagiyaan saat Bayu memegang tangannya.