YOU HALF MY BOYFRIEND

YOU HALF MY BOYFRIEND
11 Singkat cerita



Akhirnya Ellia pulang dari sekolah,yang membuat badannya terasa lelah.


Ellia membaringkan badanya dikasur sambil menatap hp nya yang terdapat sms masuk dari mamanya,dengan pesan untuk menemani mbak Mina jaga toko karena mamanya sedang belanja bahan kue bersama mbak lastri.


Toko kuenya tidaklah jauh dari tempat yang ia tinggali,jaraknya bekisar 1,5 kelo meteran.


Ellia bergeges mengganti pakaianya dan menyusul ke toko kue menggunakan sepeda gunung.


"Titttt titt titt"bunyi brisik klakson motor yang membuat Ellia geram.


"aa shit"Dengan geram Ellia menghentikan sepedanya.


"Haii miss ok hhh"sapa Dimas yang sedang bergoncengan motor dengan Toni.


"Apaan sih lo"Jawab Ellia sambil menggayuh sepedanya kembali.


"Becanda kali Elll hhhh"


"lo mau kemana???"tanya Dimas


"Toko"jawab singkat Ellia


"Kita ikut mampir ya!!"sambil tertawa Toni meminta untuk mampir di toko kue milik Ellia.


"Ok.. ayok"Jawab Ellia yang membuat Toni dan Dimas terlihat senang.


Tak lama kemudian mereka sampai di toko kue,dan masuk bersama.


"mbak Ellia.... udah pulang dari sekolah ya"Tanya mbak mina ke Ellia.


"iyo mbak mulih langsung mrene aku"


(iya mbak pulang langsung kesini aku)jawab Ellia menggunakan bahasa jawa ke mbak Mina.


"iki titipane mama,sampean maem disik,durung maem kan??"


(ini titipan dari mama,kamu makan dulu,belum makan kan??)Sambil memberikan bingkisan makanan ke Ellia ,mbak mina menawarkan kue ke Dimas dan Toni.


"iki temen mbak Ellia yo,nganteng -nganteng lo mbak"


(ini teman mbak Ellia ya ganteng-ganteng lo mbak)


Pujian mbak Mina kepada Toni dan Dimas seketika membuat mereka kebingungan karena tidak mengerti apa yang diucapkan mbak Mina.


"hhhhh mana bisalah mbak mereka pakek bahasa jawa"Jawab Ellia sambil tertawa dan membuat mereka ikut tertawa.


"aku memang ngak ngerti bahasa jawa mbak Min,tapi aku yaking yang mbak Mina katakan pasti mengandung makna yang indah kan hhhh"Sahut Dimas dengan candaanya.


"Sampean ki ada-ada aja"Sambil tertawa mbak Mina menahan malu dan bergegas mengambilkan makanan untuk Dimas dan Toni.


"kek tau aja artinya"sahut Ellia sambil ketawa tipis dan memakan makanannya.


"Emang lo tau Ton??"Tanya Dimas ngawur ke Toni.


"Loh kok malah gue"Jawab Toni sambil mendorong Dimas agar menjauhkan mukanya darinya.


"kabar apaan??"tanya Toni penasaran dan seketika membuat Ellia melirik mereka berdua sambil melanjutkan makanya.


"lo ngak lihat temenmu ini nih,yang lagi makn ni banyak ketawa hari ini hhhhh ya kan"Jawab konyol Dimas yang gagal membuat Toni dan Ellia ketawa.


"krik..,krik..,krik.."


"kok surem ya Ell"Tanya Dimas kembali


"Ngak lucu"jawab Toni dan Ellia secara bersamaan.


"ini mas Dimas dan mas Toni,silahkan dimakan"sambil tertawa ramah mbak mina menyajikan kue dan minuman.


"Makasih mbak"


"makasih"jawab Dimas dan Toni


Mereka bertiga berbincang-bincang banyak hal hingga pada akhirnya Toni bertanya kepada Ellia.


"Ell kok kamu kemaren bisa barengan sama Mahen??"tanyanya.


"ya ngak sengaja aja"Jawab Ellia sambil meneguk air.


"kalo menurut gue lo jangan deket-deket sama Mahen deh,dia itu pentolan di sekolah kita,yang suka cari gara-gara"Sahut Dimas,dan kemudian Dimas mulai bercerita tentang pengalamannya.


Dimas bercerita soal olimpiade bela diri yang gagal diikutinya gara-gara pertengkaran yang membuat Dimas dan Bayu berkelahi,pertengkaran ini disebabkan karena adanya kesalahpahaman antara Bayu dan Dimas.


Dimas yang dari SMP seringkali mengikuti perlombaan bela diri,membuat Bayu merasa iri dan berusaha membuktikan dirinya sebagai pemenang,pada saat pelatihan yang terakhir Bayu bertanding melawan Dimas,disitu Dimas mengalahkan Bayu saat latihan karena keberuntungannya.


Ia berfikir seperti itu karena Bayu telah melawan beberapa siswa sebelum melawannya dan menurut Dimas, Bayu hanya merasa lelah,karena itulah ia kalah.


Dan pada saat pulang sekolah Dimas dihadang oleh Bayu dan Mahen,disitulah perkelahian mereka dimulai,Bayu yang merasa emosi terus memukuli Dimas dan membuatnya lemas tak bertenaga,sedangkan Mahen tidak berbuat apa-apa selain menontonnya dengan senyum menjijikan itu.


Oleh karena itu Dimas yakin bahwa yang menyebabkan perkelahiannya adalah hasutan Mahen terhadap Bayu.


"apa lukamu separah itu"tanya Ellia serius.


"yaa ngak sih,gue ngak ikut tu,karena ngak mau cari gara-gara aja"


"gue ngak suka aja kalo mama gue diikut-ikutin sama Bayu,makanya gue cari aman aja lah hhhh"


"aisss... biasa-bisanya"Keryit Ellia


"tapi lo kan bonyok beneran Dim ,makanya ngak ikutan hhh"sahut Toni sambil ketawa.


"diem lo ,malu-maluin didepan cewek nih"Sambil membungkam mulut Toni,Dimas tertawa dengan leganya.


Dimas merasa lega karena sudah membagi ceritanya kepada Ellia yang selama ini ia sembunyikan darinya.


"BAGILAH KELUH KESAHMU


PADA ORANG YANG MENURUTMU MAMPU UNTUK DIPERCAYA DAN SELALU ADA UNTUKMU"***