
Hari ini pelajaran olahraga Sabita dengan santainya makan makanan dikantin bersama dengan Mahen,Bayu, dan beberapa teman sekelasnya,tak lama kemudian Roro menyusul mereka,memberitahukan bahwa guru olahraga sudah sampai dan mencari mereka semua.
"Eh Sab pak Para udah nyampek nyariin lo tu"Dengan terenga-enga Roro memberitahukan kepada Sabita.
"Ngak usah ngarah deh lo,ganggu aja"Jawab ketus
Sabita
"Serius Sab gue,hari ini kan ulangan harian !!"Dengan wajah serius Roro menyampaikannya.
"Kenapa lo ngak bilang dari tadi sih tolol,gue kira jam kosong"Dengan tegesa-gesa Sabita ikut dengan Roro dan tak lupa mengajak Mahen untuk ikut bersamanya.
"Pergi sono,gue habisin makan dulu"Tolak Mahen saat sabita mengajaknya.
"hari ini lagi ulangan hen"Sabita menjelaskan.
"udah duluan,ntar gue sama yang laen nyusul"Jawab Mahen dengan santay
"Sono pergi sono"sahut Bayu
"dahlah bodoh amat"Sabita yang kesal kembali dengan Roro sambil berlari.
Ulangan harian telah selesai dilakukan para siswa kelas ips 2,bagi mereka yang tidak ikut ulangan hari ini disuruh untuk membuat rangkuman bab 1-3 dan dihukum untuk membersihkan kolam renang sekolah sebagai gantinya saat pulang sekolah nanti.
Mahen dan teman sekelas yang biasa nongkrong bersamanya nampak santay dan mendengarkan omelan pak Para.
Meskipun begitu Mahen tidaklah pernah menolak hukuman yang diberikan kepadanya,karena kesalahannya sendiri,dan sebagai pimpinan kelas para cowok juga selalu mengikuti apa yang ia lakukan,apalagi ada Bayu yang selalu ada disisihnya.
prinsip Mahen adalah tetap sekolah dan mendapatkan nilai,setelah itu lulus dengan bangga.
"Cari mati aja tu orang"gumam Sabita saat beristirahat dan menikmati melihat Mahen yang sedang diomeli pak Para dengan wajah cerianya.
* * *
"Nit nanti temenin gue ya"Kiki mengajak Nita yang sedang berkemas untuk pulang.
"Renang ya??,ngak bisa gue,lagi dapet nih Ki"
"Gue juga udah ditungguin nyokap gue,ngajak nganterin beli AC katanya"Jawab Nita sambil memberikannya alasan.
"Gue ngak ada temen nih gimana???"tanya Kiki bingung.
"Kan ada si Selena,biasanya barengan terus tuh"jawab Nita
"Lagi ngak enak badan katanya"jawab Kiki kembali dengan wajah murungnya.
"Serius Ell,makasih ya"dengan wajah gembiranya kiki memegangi tangan Ellia.
"Beneran lo??,Elli kamu ngak lagi panas kan"ejek Nita sambil memegangi dahi Ellia mengecek apa ada yang salah dengannya.
"lagi bosan aja gue,tapi gue ngak ikut renang ya"sambil menurunkan tangan Nita ,Ellia menjelaskan kepada Kiki.
"Ngak papa kok Ell,ayok ke sana sekarang"dengan senyuman Kiki menggandeng Ellia dan mengajaknya ke kolam renang tempat para pengikut extra renang berkumpul.
tak lama kemudian mereka sampai di tempat,terlihat ada beberapa siswa dan siswi yang mengikuti extra namun tidaklah banyak.
Dan sebagian dari mereka ada yang menjalani hukuman sepertinya,yaitu para cowok dari kelas 12 ips 3.
Saat Ellia dan Kiki sudah masuk,dan hendak duduk di bangku samping kolam,terlihat ada cowok yang sedang menjalani hukuman,bercanda sambil berlarian didepan merekan.
"aiss kekanak-kanak an banget"Desah Ellia.
"hhh itu kakak kelas kita,jangan keras-keras"jawab kiki sambil ketawa saat melihat rengekan Ellia.
Takberselang lama kedua cowok yang sedang bercanda itu berlari menuju kearah mereka dengan kecepatan penuh.
"Brukkk..,...,,."Bunyi suara orang yang terjatuh dengan keras saat menabrak pealatan renang,dan seketika membuat salah satu dari cowok tersebut tersandung dengan tubuh cowok yang jatuh ,karena larinya tidak terkendali.
Ellia yang menyadari bahwa cowok itu akan jatuh dalam kolam renang yang tidak terisi oleh air,segerah mengemgam tangannya dan menariknya sekuat tenanga.
Ellia yang merasa bahwa cowok ini berat dengan bantuan tiang disampingnya ia dapat menyeimbangkan tubuh cowok yang berada di tangan satunya dengan cepat.
Cowok yang berada di genggaman tanganya,ternyata adalah kakak kelasnya yaitu Bayu.
Bayu memandangi Ellia dengan tatapan manisnya sambil tersenyum bak sinar mentari yang menyinari bumi,yang membuat siapa saja yang menatapnya merasa kesilauan yang luar biasa.
Ellia yang menyadari bahwa itu Bayu,dengan sepontan menjatuhkannya.
Beberapa sorot matapun tertuju ke arah Ellia dan juga Bayu.
"lain kali hati-hati mengerti??"Ellia membungkukkan badanya dan memperingatkan Bayu yang sedang terduduk di lantai samping kolam.
Bayu yang tampa sadar menganggukkan kepalanya sambil menatap Ellia yang mulai berjalan menjauh darinya.
"Ngapain lo duduk dilantai??"Tanya Mahen sambil membantu temanya itu berdiri.
"Ngak papa kok,ayok lanjut kerja"Bayu yang merasa malu langsung berdiri dengan tegap dan mengajak Mahen untuk melanjutkan hukuman mereka.