YOU HALF MY BOYFRIEND

YOU HALF MY BOYFRIEND
10 Pameran



Hari minggu Ellia


dia mengawali harinya dengan membantu mamanya mempersiapkan kue pesanan para langganan mamanya dan membersihkan toko kue dengan bantuan mbak Mina.


Mbak Mina merupakan salah satu pegawai di toko kue mamanya dan ada satu lagi yaitu mbak Lasti yang bertugas untuk membuat kue didapur.


"Mbak Ell ini udah hampir selesai,mbaknya bisa tinggal aja.....,ngak usah repot-repot,biar saya aja yang nyelesain."Kata mbak Mina.


"ndak papalah mbak orang dino iki libur kok"Jawab Ellia


(ngak papa mbak orang hari ini libur kok)


"loh mbak Ell iso ngomong Jowo ??"


(loh mbak Ell bisa bicara Jawa)mbak Mina terkaget saat mendengar Ellia menggunakan bahasa Jawa.


Berhubungan dengan mbak Mina sendiri yang aslinya dari Sidoarjo.


"aku arek Suroboyo lah mbak hhhh"


(saya orang Surabaya lah mbak)Jawab Ellia kembali sambil tertawa,yang diiringi dengan tawa balik mbak Mina"


"Tring..."bunyi lonceng atas pintu saat pintu toko dibuka.


"Assalamualaikum"Terlihat Nita dan Kiki dengan wajah cerianya memasuki toko kue mamanya.


"Waalaikumsalam"jawab Ellia dan mbak Mina.


"Loh ngapain kesini??"Tanya Ellia kepada mereka berdua.


"Hai Elli,main yuk,ada pameran lo dekat alun-alun"ajak Nita yang sambil senyam-senyum.


"Ngak ngue sibuk"Jawab singkat Ellia


"Sibuk apa.....,main saja sana sama teman-temanmu,ini juga hampir selesai"Sahut mama Ellia yang datang dari pintu belakang sambil membawa kue.


"ehh tante"


"tante..."Sapa Nita dan Kiki sambil bersaliman ke mama Ellia.


"Tante boleh pinjem Ellianya ngakk,bentar kok hhhh"Canda Nita ke Mama Ellia.


"Ambil saja sana,dengan senang hati tante minjemin hhhh"Canda balik mama Ellia,yang membuat suasana jadi semakin ceria.


"Boleh kok Ell"Sahut Kiki.


"Gue mau ngirim dulu"Jawab ketus Ellia.


"Sudah nanti biar mbak lastri yang ngirim,kamu main aja ngak apa-apa"Sahut mama Ellia.


"Kasihan lah mah... mbak lastri sendirian,


yang ngantar kan ngak ada,pak Burhan libur kan hari ini??,mama pasti juga capek"Ellia memberikan penjelasan kepada mamanya sambil menata kue pesanan.


dan hal ini membuat Nita dan Kiki terdiam.


"Oi pameranya sampek jam berapa?Tanya Ellia kembali kepada Nita dan Kiki,saat tak tega melihat wajah kedua temanya yang kecewa.


"ya sampek malem sih Ell,hari ini kan hari yang terakhir soalnya udah dari kemaren"Jawab Nita.


"Jam 7 malem gue nyusul"Jawab Ellia kembali.


"Beneran Ell..!!,ntar gue ajak Dimas sama Toni sekalian biar rame yakk hhh"Dengan senangnya Nita memeluk Ellia.


"Ayok Ki sini bantu Ellia dong"Nita dan Kiki akhirnya membantu Ellia mengemas kue-kue pesanan serta menyambut para tamu yang makan di tokonya,hingga akhirnya mereka selesai.


Nita dan Kikipun berpamitan untuk pulang.


* * *


Malam haripun tiba-tiba hp Ellia berbunyi


teng teng teng...


Pagi ini terasa ku nikmati


Ku sambut pagi dengan....


"Hallo Elli.. lo dimana??,gue sama Dimas udah nyampek lo"Tanya Nita dari telepon


"Ya ni mau berangkat"Jawab Ellia


"Cepett.... gue tungguin ya,dada... tut tut"


Ellia pergi menaiki montornya dan tak lama kemudian Ellia sampai di tempat pameran.


"ni pameran apa pasar malam??"gumam Ellia sambil memakirkan sepeda motornya.


ia menggabil Hp dari tas kecinya dan menghubungi kiki.


"Hallo ki yang laen dimana"tanya Ellia.


"Ban motor gue kempes Ell ini lagi dibawa di bengkel sama Dimas juga Nita"Jawab Kiki.


"Tapi tenang aja Toni lagi otw kok,ntar tungguin ya ini mau selesai."sahut Nita dengan penjelasanya.


"He Ell jangan macem-macem ya sama dedek Toni........"


"Ok ..tutt tutt"Belum sempat Dimas menggoda Ellia,Ellia berkata ok dan telepon pun mati.


"Oke,Oke,Oke,oooooooke"Dimas merasa kecewa dan menirukan suara Ellia seperti yang biasa Toni tirukan.


"Kesambet ya Dim"Tanya Kiki


"Ngak kok,cuman kesurupan aja"Jawab konyol Dimas yang membuat Nita ketawa.


"aisss sial...,kok batrainya habis sih"Sambil memukul-mukul hpnya,Ellia terlihat kesal.


Dan akhirnya ia pun berjalan-jalan sambil melihat-lihat keramaian didepannya.


tak jauh dari parkiran motor terlihat ada hiburan musik yang menampilkan nyanyian serta tarian yang terlihat menarik dimata Ellia.


Elliapun mendekat dan menyela-nyela para penonton untuk melihat lebih dekat dan tampa sengaja ia tersantung batu hingga tergelincir.


"Hati-hati kak"suara laki-laki yang memegangi Ellia saat hendak terjatuh.


Elliapun membalikkan badan sambil mengucapkan terimakasih padanya.


"Lo.."seketika laki-laki itu terkaget saat melihat cewek yang ia bantu adalah adik kelasnya yaitu Ellia.


"Maaf...,terimakasih"kata-kata yang terucap dari Ellia saat mengetahui bahwa lelaki itu adalah Mahen kakak kelasnya.


"Heh..mau kemana"tanya Mahen sambil menarik tangan Ellia,saat Ellia hendak menjauh darinya.


"lagi ditunggu temen"Jawab Ellia


"gitu dong cara lo terimakasih ??"tanya Mahen kembali sambil tersenyum pada Ellia.


Ellia yang mendengar perkataan Mahen,mengeryitkan dahinya dan menatap Mahen sambil melepaskan tangannya.


Dan tiba-tiba Mahen mengangkat tanganya saat pemain musik menawarkan siapa yang ingin bernyanyi bersama mereka


Dengan senyuman tampa dosa Mahen mengandeng tangan Ellia dan mengajaknya ikut serta dalam pertunjukan musik tersebut.


"apaan sih kak??"tanya Ellia,sambil menempis tangan Mahen.


"lo bisa nyanyi kan,gue pernah liat lo main gitar sambil nyanyi sama temen-temen lo"Bisik Mahen ketelinga Ellia diiringi dengan senyum penuh kemenangan.


Ellia menatap Mahen dengan tatapan Mautnya,namun saat Ellia hendak pergi,para pemain musik mengandeng Ellia untuk maju dan menghibur para pengunjung.


"kakak"terlihat seorang anak kecil yang memegangi baju Ellia.


Anak kecil ini memegangi kardus yang berisikan uang pemberian dari penonton.


Ellia yang tak kuasa melihat anak kecil ini, serta para pemain yang tersenyum ramah padanya.


Segera mengambil gitar yang diberikan oleh Mahen.


Tampa satu katapun terucap dari bibir Ellia.


Ellia langsung duduk dibangku pemain dan mulai memetik gitarnya dengan perlahan sambil menyayikan lagu kesukaanya.


"Ketika mimpimu yang begitu indah


Tak pernah terwujud, ya sudahlah


Saat kau berlari mengejar anganmu


Dan tak pernah sampai, ya sudahlah, hmm..... hmm..


Apapun yang terjadi


Ku 'kan selalu ada untukmu


Janganlah kau bersedih


'Cause everything's gonna be okay"


Ellia bernyanyi sambil menikmati lagu yang ia persembahkan.


Seketika membuat para penonton ikut bernyanyi bersamanya.


Melihat Ellia yang bernyanyi dengan merdunya,membuat Mahen seketika menghentikan langkahnya dan memandangi Ellia dengan tatapan kagum.


"Bang kok berhenti disini terus"


"yang disini kan sudah ditarik bang uangnya"


"apa mau nonton bareng aku bang?? sini.. hhh"


perkataan serta godaan para penonton terucap saat melihat Mahen berhenti di tempat sambil menodorkan kardus pengumpulan uang tontonan.


"a ah iya....,maaf -maaf"Sambil tersenyum Mahen kembali membantu mengumpulkan uang dan berjalan mengitari para penonton.