YOU AND HIM

YOU AND HIM
Penerimaan Mahasiswa Baru



Setelah dari mall, angga mengantarkan anggri dengan sepeda motor nya.


...


Sudah 2 bulan terlewati, akhirnya kampus² sudah mulai seperti biasa.


Anggri yg melanjutkan kuliah nya di jakarta mengambil jurusan kedokteran.


Angga melanjutkan kuliah nya bersama anggri di Jakarta, satu universitas yg sama dan jurusan yg sama.


David melanjutkan kuliah nya di luar negeri mengambil jurusan perkantoran untuk meneruskan perusahaan keluarga nya.


Sedangkan clarissa mengambil kuliah di bandung untuk menemani ibu dan ayah nya dan mengambil jurusan psikologi.


Hari itu penerimaan mahasiswa baru terjalin lancar dan angga juga menikmati suasana itu karna ada anggri di samping nya.


"Nggri, kita satu jurusan, gue harap lu ga bosen jumpa sama gue terus yg gtg ini" ucap angga


"Dihhh gtg" kata anggri dengan senyum sinis


....


Pembelajaran seperti biasa terjalin normal.


Angga ingin sekali mengatakan kalau ia menyukai anggri tetapi rasanya waktu kurang tepat.


Ia terus saja menggoda anggri, anggri pun sesekali membalas godaan angga.


...


Waktu istirahat untuk mahasiswa kedokteran sudah tiba.


Angga dan anggri menuju kantin dengan masih memakai jas berwarna putih itu.


"Mbak pesen nescafe nya satu dong, yg kaleng tapi yaa" kata anggri sambil duduk di kursi yg tersedia.


"Mbak, jus orange nya 1, kentang 1, burger 1, roti coklat 1 yaa" kata angga sambil berpikir apalagi yg akan dia pesan.


Anggri yg mendengar heran kepada angga pun bertanya.


"Etdah busett, banyak amat yg lu pesen tong, laper apa gimana ini?" Ucap anggri dengan logat lucu nya.


"Laper gue, ga sarapan td pagi" kata angga sambil memegang perut nya.


Anggri langsung menjambak rambut angga dan memarahi angga seperti orang tua nya.


"Lu itu sarapan pagi, uda gue bilang sarapan yaaa sarapan" ucap anggri dengan nada kesal.


Angga yg masih kesakitan tak di hiraukan oleh anggri.


Pesanan yg td di pesan angga dan anggri pun sudah dtg.


"Nih buat lu" kata angga sambil melemparkan roti nya ke arah anggri


"Gamau gue" kata anggri dengan nada kesal dan membuang wajah nya ke sembarang arah.


Angga yg tak sabaran pun langsung membuka bungkus roti tersebut dan beranjak dri kursi nya ke arah anggri.


Anggri terbelalak kaget.


"Lu mau apa?" Tanya panik anggri


"Bukak mulut lu" pinta angga


"Ngapain? Lu jgn macem² sama gu...." kata anggri yg terpotong karena angga langsung menyumpal nya dengan roti coklat td


"Nahh ginikan enak" kata angga dengan tertawa penuh kemenangan.


Anggri yg masih mematung kaget pun memandang angga dengan tatapan sinis.


"Uda makan aja, gue ikhlas" ucap angga dengan santai dan menyesap jus orange nya.


"Euuhhh gue lempar juga lu pakek ini" ucap anggri yg sudah ingin melempar angga dengan minuman kaleng nya tetapi tertahan di udara.


"Nah nah nahh" kata angga dengan nada mengejek.


...


Setelah jam istirahat selesai, angga dan anggri kembali ke ruangannya untuk mengikuti teori lanjutan.


Sesampai disana, anggri di panggil dosen gtg yg mengajar di kelas mereka untuk mengambil berkas² di meja dosen itu.


Lalu anggri mengiyakan nya dan angga hanya melihat nya dari kejauhan.


Sampai di ruang dosen itu, anggri lekas mengambil berkas² yg di maksud.


Dosen tsb ingin masuk juga tetapi teman dosen nya memanggil nya dan mengajak mengobrol sebentar.


"Uda anggri?" Kata dosen kedokteran tsb


"Uda pak!" Kata anggri sembari memberi berkas td ke tangan dosen tsb.


Mereka sama² berjalan menuju kelas dan hanya mengobrol sepatah 2 kata saja.


Angga yg melihat itu, bertanya tentang apa yg terjadi selama di perjalanan kepada anggri.


"Nggri, lu ga di apa²in kan? Ga di DO gara² lu mau ngelempar gue td kan?" Tanya angga dengan beribu pertanyaan.


"Engga lah ****" jwb anggri sambil menjitak kepala angga.


Angga kemudian menghela nafas lega.