
Seminggu setelah kejadian itu angga bersikap dingin kepada anggri tetapi anggri mendiamkannya saja.
Flashback off
*Anggri sempat menceritakan kejadian itu kepada angga.
Angga hanya bisa menelan ludah pahit.
Bagaimana tak cemburu jika orang nmyg ia cintai bisa jd percobaan cincin, bisa saja itu hanya alasannya.
Anggri memang begitu polos kalau urusan percintaan.
Sampai ketika angga ingin mengantarkan pulang, di parkiran pak dosen menghampirinya yg sedang bersama angga.
"Hai! Kalian kok belum pulang" ucap pak dokter
Anggri membalikkan badannya sedangkan angga memang sudah mengarah ke pak dosen tsb
"Iya pak, mojok dulu tadi" ucap santai angga sampai mendapati mata melotot anggri yg melirik ke arahnya.
"Memang anak jaman sekarang bukannya pulang malah mojok dulu" kata pak dokter sambil tertawa kecil.
Tibatiba dia mengambil helm milik anggri yg berada di tangan angga. Ia memakaikan nya di kepala anggri.
"Ini pakek helm nya ya biar aman" ucap pak dosen
Angga yg melihat itu pun jd rasanya ingin melemparkan pukulan ke wajah dosen nya itu.
Anggri yg jadi salah tingkah karna perlakuan dosen nya itu pun hanya menurut saja lagian cuman memakai kan helm saja pikirnya.
Semenjak kejadian itu, angga hanya diam saja di perjalanan dan tak mengatakan kata sepatah kata pun sampai sekarang*.
Anggri yg tengah di kamar, memakai piyama tidur, memakai handset dan membaca novel hampir tertidur karna rasa kantuk nya, tetapi ketika ingin tidur, mama nya memanggil nya.
Tok... tok... tokk...
"Anggri, sayang. Buka pintunya" kata mama Rita
"Iya bentar" kata anggri sambil beranjak dari tempat tidur nya.
Setelah kebuka "ada apa ma? Anggri ngantuk nih" kata anggri yg hendak berjalan ke tempat tidur td.
"Ehh ehhh anak mama kok mau tdr lagi sih, ayo ke bawah, ada tamu" ucap mama rita sambil mencegah anak nya untuk tidur
"Kan tamu mama bukan tamu anggri mah" kata anggri dengan mata masih terpejam
Mama rita yg tak sabaran itu pun langsung menarik tangan anak nya itu untuk turun kebawah. Di tangga menuju ruang tamu pun anggri masih bisa berjalan dengan mata terpejam. Ketika mama nya berjalan arah ke sofa, ia malah berjalan ke arah dapur yg dimana, ruang tamu bersebelahan dengan dapur umum yg hanya untuk menyediakan minum untuk tamu.
"Mbak, air putih dong" kata aulia dengan menjatuhkan kepala nya ke meja.
Di balik itu ada seseorang yg terus memperhatikannya sambil tersenyum kekeh.
Mama rita yg melihat putrinya malah duduk di dapur beranjak kembali untuk menarik anak nya.
"Mahhhhhhhh" ucap anggri dengan nada manjah sambil memegang gelas air putih.
"Ayo ikut mama itu ada tamu" bisik mama nya
Mata anggri masih tetap terpejam seakan dimenahan rasa kantuk yg amat dalam.
Seseorang yg selalu melihat anggri itu hanya tertawa kecil.
Papa dan mama anggri hanya bisa menahan malu karna tingkah laku anak perempuan satu² nya ini.
"Anggri" panggil kevin
Karna mendengar suara itu tak asing, anggri membuka mata nya lalu ingin beranjak pergi.
Karna ternyata kevin adalah dosen anggri yg pak dokter itu.
"Eh pak dokter" ucap anggri sambil menggaruk-garuk kepalanya yg tak gatal itu.
"Mah, aku ke kamar yaaa, takut ganggu" kata aulia yg ingin berjalan ke kamar
"Anggri, sini duduk samping papa" ucap pak gunawan
"Duhh, ****** gue" gumam dalam hati anggri sambil menepok jidat nya.
"Iya pa" kata anggri sambil menuju duduk di sofa samping papa nya.
Setelah duduk dengan rasa malu, anggri hanya menundukkan wajah nya saja.
"Anggri, kenalin ini kevin, anak dari teman papa" ucap pak gunawan sambil menunjuk kevin
"Iya pa, uda kenal, dia dosen anggri di kampus" ucap anggri dengan nada datar. Pak kevin hanya tersenyum santai
"Papa uda sepakat untuk menjodohkan kamu dengan kevin" kata pak gunawan
"Haaa, papa serius, papa ga becanda kan"
"Iya kami uda sepakat untuk menjodohkan kamu dengan anak kami kevin" kata papa kevin
"Tapi pa, anggri aja masih 1 semester belum kelar. Uda gtu badan anggri kecill bgt kaya kutu masa mau sama yg badannya gede" rengek anggri sambil menggoyang-goyangkan lengan papa nya.
"Kita akan lamaran dulu, baru pernikahan nya nanti ketika kamu sudah lulus sarjana" ucap papa kevin
Anggri yg mendengar pernyataan itu langsung menatap sinis kevin. Di dalam mata nya seakan berbicara "ayo dong ngomong, bantuin gue"
Kevin hanya mengangkat kedua bahu nya.
"Pa. Anggri ngantuk nih, anggri tidur yaa. Besok itu kan anggri kuliah, ada banyak bgt tugas nya, besok anggri ujian praktek, jd harus cepet tidur" ucap rengek anggri
"Apa benar itu kevin?" Tanya pak gunawan
"Besok kelas kedokteran libur om" ucap santai kevin sambil menatap anggri.
Anggri masih tak percaya dengan kata² yg keluar dari mulut kevin.
Setelah acara sesi tukar cincin selesai, keluarga kevin berpamitan untuk pulang, anggri pun mencium punggu tangan pak dokter tsb dengan tidak ikhlas, tetapi kevin hanya tertawa kecil melihat kelakuan anggri.
Setelah itu anggri pergi ke kamar nya dan ingin langsung tidur tetapi ada beberapa pesan dari dosen nya itu.
Kevin: Tidur nya yg nyenyak yaa sayang❤️ jangan kebiasaan memakai handset terlalu lama.
Anggri: Hmm.
Lalu anggri mencampakkan ponsel nya ke sembarang arah dan tidur.