YOU AND HIM

YOU AND HIM
Di Rumah sakit



Anggri melajukan mobil nya dengan kecepatan sangat kencang. Di perjalanan ia menangis terisak-isak.


Ia tak memikirkan pengguna jalan lain, ia melaju dengan sangat kencang.


Tiba di rumah sakit, ia berlari dan bertanya kepada resepsionis yg berjaga.


Resepsionis itu memberi tahu kamar kevin, dan anggri segera ke sana.


Anggri mendapati kevin yg sedang terbaring di tempat tidur itu. Ia hanya di beri infus dan ada perban di kening nya.


"Kevin" teriak anggri sambil menangis terisak-isak.


Kevin yg tadi hanya tertidur, kini bangun yg di sebabkan oleh teriakan anggri.


"Kok kamu bangun sih?" Tanya polos anggri yg mendapati kevin hanya tertidur


"Kamu ga suka kalau aku bangun?" Kata kevin yg merubah diri nya untuk duduk


"Iih bukan gtu" kata anggri masih dengan isak tangis nya


"Sini" kata kevin yg meregangkan tangannya agar anggri dapat memeluk nya.


Anggri memeluk tubuh kekar dokter tsb sambil menangis tak henti² sehingga membuat baju yg di kenakan oleh kevin menjadi basah.


"Kamu pinter ogeb bgt sih!" Kata anggri sambil melepas pelukannya


"Ogeb?"


"Iya, nyetir ga hati². Liat tu kening nya jd terluka kan." Protes anggri sambil menunjuk kening kevin


"Kamu tu kalo nyetir pakek mata, jangan pakek hati" kata nya kembali


"Iya anggri, maafin aku yaa" kata kevin sembari memeluk gadis nya itu.


Anggri membalas pelukan kevin, dan kevin mempererat nya kembali.


Dari arah pintu, tampak ada orang yg akan masuk. Anggri pun segera melepas pelukannya dan duduk di kursi yg tersedia.


"Kevinnn" panggil mama monic yg menangis


"Kamu gapapa sayang? Ada yg patah? Atau ada yg hilang tubuh kamu?" Tanya mama monic sambil meraba tubuh anak nya itu


"Maaaaaaaaa" kata kevin dengan nada rengek seperti anak kecil


"Kevin gapapa ma, cuman luka kecil doang ini di jidat" kata kevin sambil menunjuk kening nya


"Oh bagus kalau gtu" kata mama monic lalu menoleh ke arah anggri yg tengah memperhatikan kedua nya.


Anggri mencium punggung mama nya kevin dengan senyum ramah.


"Iya tante"


"Mama kamu dimana?"


"Oh mama lagi di rumah tante, td kata nya mau kesini cuman mungkin bentar lagi akan sampai"


"Oh, kalau begitu mama tinggal sebentar yaa kevin. Mama mau keluar sebentar mencari makanan buat anggri"


"Iya ma" kata kevin


Kini tatapan anggri beralih ke arah kevin lalu tertawa pelan.


"Kenapa kamu ketawa?" Kata kevin yg melihat anggri sempat menertawai nya


"Heran aja. Seorang dokter kok bisa yaa masuk rumah sakit" ucap anggri meledek


"Namanya juga manusiawi" kata kevin dengan nada datar.


"Ulululu" kata anggri dengan gemas.


Anggri tetap duduk di sebelah kevin sambil membaca novel nya. Kevin tetap terus memperhatikan anggri.


"Anggri" panggil kevin


Anggri menoleh ke arah kevin dan meletakkan buku nya ke dalam tas.


"Saya mau minum" pinta nya


Lalu anggri memberi nya air minum yg sudah tersedia dia meja.


Setelah selesai anggri ingin kembali membaca novel untuk menghilangkan rasa bosan nya. Tetapi tiba² kevin menggenggam tangan anggri dan membuat gadis itu menoleh ke arah kevin.


"Seperti ini saja" pinta nya


Anggri mengiyakan permintaan kevin lalu mengubah jari² kevin agar memasuki sela² jari anggri.


Anggri mengelus-elus tangan kevin dan meletakkan tangannya di pipi anggri lumayan lama. Mereka hanya bertukar pandang dan melempar senyum.


Tibatiba mama monic datang dari arah luar dan membuat anggri kaget. Ia ingin melepaskan tangannya tetapi kevin menahannya. Meskipun anggri sampai melotot ke arah kevin seperti memberi isyarat untuk melepaskan tangannya, tetapi kevin malah semakin erat menggenggam tangan anggri. Mama monic yg melihat itu pun hanya tersenyum.


"Gapapa anggri, gausah malu sama tante" kata mama monic sambil meletakkan makanan yg ia beli ke atas meja.


"Ah iya tan" kata anggri sambil tersipu malu.


Kevin hanya dapat tersenyum penuh kemenangan.