YOU AND HIM

YOU AND HIM
Kebenaran



Besok nya anggri mengajak kevin untuk bertemu di sebuah taman.


Sedangkan angga masih di kelas sedang meneliti beberapa tumbuhan yg akan di presentasikan.


Karna anak² sibuk jd anggri berniat untuk mengajak dosen nya itu bertemu untuk membicarakan yg sebenarnya.


Ketika ditaman, anggri mengajak pak dosen agar duduk di sebuah taman yg tampak sunyi sepi, ya karna itu masih jam 9 pagi. Taman itu ramai di kunjungi dari siang sampai malam saja. Itupun ramai di kunjungi oleh para anak muda yg berkencan atau sekedar bermain.


"Pak, saya butuh kejelasan dari bapak!" Kata anggri sambil menghadap ke kevin


Pak dosen yg hanya diam menatap mata anggri akhirnya berbicara dengan ikutan menghadap anggri.


"Oh tunggu, ini cincin yg saya pakai mirip dengan yg saya pilih di toko" kata anggri yg memotong pembicaraan ketika kevin ingin berbicara


"Iya" kata kevin datar


"Jd bapak uda tau, bapak mau nipu saya! Kalau saya tau cincin ini untuk saya, saya ga bakal mau nemenin bapak!" Kata anggri dengan nada kesal dan ingin melepas cincin itu.


"Jangan di lepas!" Ucap kevin sambil mencegah cincin itu terlepas dari jari manis anggri


"Kenapa bapak mau perjodohan ini?"


"Saya hanya menuruti permintaan orang tua saya"


"Berarti bapak tidak ada rasa sama saya kan?"


"Sejak saya tau tunangan saya kamu, saya jd ada rasa sama kamu"


"Hh ga mungkin" kata anggri di barengi senyum licik


"Pak, saya masih muda, saya masuk kuliah juga baru semester 1, itu juga belum kelar, perjalanan saya masih panjang. Ia saya tau bapak mapan, bapak gtg, semua wanita akan kepincut ke bapak, tapi bisakah bapak membatalkan pertunangan ini" kata anggri sambil tangan memohon.


"Yaudah gini aja deh, cincin nya saya balikin aja, entar uang untuk beli cincin nya saya ganti" ucap anggri lalu pergi meninggalkan kevin yg sudah melepaskan cincinnya.


Kevin nampak frustasi ketika mendapatkan cincin anggri berada di tangannya. Ia ingin mengejar tetapi rasanya nya amat lemas untuk berdiri.


...


"Lu dari mana aja sih nggri? Bantuin gue napa!" Kata angga yg melihat anggri dtg dri pintu


Anggri tidak menggubris angga, ia hanya mengerjakan penelitiannya dan nampak murung sedari dari luar td.


Angga yg melihat itu hanya menggoyang-goyang kan lengan anggri sambil berkata "lu kenapa?"


Pak kevin yg datang dri arah pintu langsung menatap anggri. Tetapi anggri hanya menunduk. Satu kelas pun merasa heran dengn tingkah laku anggri dan dosen termasuk angga.


...


Pada jam istirahat kelas kedokteran, anggri hanya ke kantin soorang diri, angga sedang ke toilet. Pak kevin yg melihat anggri langsung menghampiri anggri dan mengambil tangannya lalu memasukkn cincin pertunangan mereka ke jari manis anggri.


Anggri terbelalak kaget dan menatap cincin yg ia pakai dan ingin melepaskannya kembali. Tetapi pak kevin mencegah nya dan langsung memeluk anggri, meskipun suasana kantin sepi tetapi ada ibu kantin yg melihat mereka.


"Pak kevin lepas" kata anggri sambil mendorong tubuh kevin. Semakin anggri memberontak maka semakin erat pula pelukan pak kevin.


"Lepas" kata anggri yg masih berusaha untuk melepaskan diri


"Jangan di lepas lagi cincinnya" bisik kevin dengan nada lirih sambil melepas pelukannya.


Secara tibatiba anggri mendaratkan tamparan ke pipi pak dokter tsb, dan ibu kantin yg melihat itu terbelalak kaget.