YOU AND HIM

YOU AND HIM
Kangen



Di kampus anggri seperti biasa ia menemui angga yg sedang di kantin.


"Angga" panggil nya sambil menepuk punggung angga.


Angga menoleh ke suara yg sangat ia kenali itu.


"Eh lu nggri"


"Sendirian aja. Swallow aja bedua" ejek anggri


"Paansih"


"Maapin gue ya semalem ga bisa nemenin elu" kata anggri yg merampas jajanan angga yg ada di atas meja. Ia memakan nya tanpa meminta izin dari angga


"Iya gapapa"


"Tapi lu kok cepet bgt sih pindah nya ngga, kan nanti gue kangen sama elu" kata anggri sambil mendekatkan kepala nya ke kepala angga


"Bisa vc nanti" kata angga cuek


"Jd kapan lu pergi nya?"


"Semester satu ini selesai, gue langsung pergi."


"Oh" jwb anggri dengan membulat kan mulut nya.


...


Mereka memasuki kelas nya seperti biasa, tetapi kali ini angga juga tak melihat dosen nya itu, yaitu kevin.


"Nggri, dosen lu kemana?"


"Siapa?"


"Pak kevin."


"Ntah, gatau"


Angga langsung duduk di sebelah anggri yg dari dulu memang kursi nya, mereka berbicara sembari ada canda tawa yg menghiasi bibir mereka.


...


Ketika pulang di parkiran, anggri kepikiran tentang david yg kuliah di luar negeri.


"Eh gue tbtb kangen nih sama david" kata anggri sambil memberhentikan langkah angga yg hendak menaiki sepeda motor nya.


Anggri mencoba menelepon david dengan vc'an.


Ternyata david mengangkat telepon anggri yg dimana david sedang vc'an dengan clarissa. David menggabungkan vc'an nya.


"Yaaaa, gue ganggu dong" kata anggri yg melihat david sedang vc'an bersama clarissa


"Paansih nggri, ini bocah pengen ke tempat gue kata nya, dia pengen ngerasaain keluar negeri"


"Cieeee, awas jadian loh" sahut angga yg tbtb nongol


"Yang ada, lu yg awas jadian ngga" kata clarissa


"Enak aja lu, adek gue ini" kata angga sambil melingkarkan tangannya di leher anggri


"Eh awas ada yg liat" goda david


"Gue kangen ini woi" kata anggri


"Gue juga nggri" kata clarisa


"Gue ga kangen tu" kata david


"Ga nanyak" kata angga


"Eh vid, lu kuliah di mana sih?" Tanya angga kembali


"Gue kuliah di jerman ngga" kata david


"Lahh pas dong, gue juga mau pindah kesana" kata angga


"Kok pindah. Bukannya lu mau deket anggri terus" goda david di sertai ketawa kecil


"Uda ada yg punya dia nya" kata angga lesu


"Yaaa, keburu kepatok ayam dong" kata david


"Kalian ngomongin apasih?" Tanya anggri


"Anak kecil ga boleh tau" kata angga yg mengacak-acak rambut anggri.


Di sela itu mereka masih berlanjut untuk membicarakan soal kangen²nan.


...


Di rumah kevin, kevin sesekali mengecek ponsel nya. Sudah jam 3 sore biasanya jam pelajaran nya sudah selesai ketika jam segitu. Tetapi seseorang yg ia tunggu² tak kunjung dtg juga.


Ia juga sering turun kebawah untuk melihat anggri sudah datang atau belum lalu ketika tidak menjumpai anggri, ia kembali masuk ke dalam kamar nya.


Ia merebahkan tubuhnya, berguling kesana kemari dan sesekali melihat ponsel nya kembali.


...


"Eh nak anggri, uda di tungguin itu sama kevin di atas"


Anggri langsung menuju ke kamar kevin. Ia selalu merasa deg²an ketika berhadapan dengan dosen tampannya itu.


Ia berjalan mondar mandir seperti orang yg harus memikirkan seribu cara.


Tok... Tok... Tok..


"Pak, ini anggri, saya boleh masuk?" Tanya anggri yg masih berdiri di depan pintu menunggu kevin membukakannya.


Kevin yg mendengar suara anggri langsung berlari menuju pintu.


Ceklek


Kevin mempersilahkan anggri untuk masuk. Dan ia sengaja membuka pintu kamar nya agar anggri tak berpikiran yg aneh² tentang dirinya.


"Bapak uda minum obat?" Kata anggri yg duduk di lantai beralas karpet berbulu lembut milik kevin


"Belum" kata kevin


"Eh kamu kok duduk disitu, ayo duduk di sofa" kata kevin kembali menawarkan anggri agar duduk di sofa


"Ga deh pak, sini aja, saya pengen selonjoran" kata anggri.


Lalu kevin ikut duduk di depan anggri, ia duduk dengan kaki yg menyilang.


"Kamu kok lama bgt kesini nya. Kemana aja?"


"Saya td nelpon temen saya pak"


"Siapa?"


"David sama clarissa. Temen saya waktu SMA" kata anggri yg mengambil obat kevin di meja kamar nya


"Ini bapak minum obat nya, biar cepet sembuh" kata anggri sambil menyodorkan obat dan air putih kepada david


David meminum obat nya sesuai perintah anggri. Setelah minum obat, kevin terus menatap anggri yg sedang bermain ponsel.


"Bapak kenapa ngelitain saya kaya gtu?" Tanya anggri yg menyadari kalau kevin terus menatap nya


"Kamu mungil bgt, saya jd gemes"


Anggri tak menggubris perkataan dosen nya tsb.


Kevin yg melihat anggri masih sibuk bermain ponsel nya, tbtb merampas ponsel milik anggri.


"Kamu liat apa sih, sampe saya di anggurin?" Kata kevin yg melihat layar gadisnya itu


"Baca novel lagi?"


"Pak. Balikin ponsel saya!" Perintah anggri sambil menyodorkan tangannya ke udara


"Jangan panggil saya bapak" kata kevin dengan nada kesal


"Lah bapak kan dosen saya, jd saya manggil bapak lah" kata anggri dengan santai


"Saya tunangan kamu" kata kevin singkat


"Iya deh iya, bapak tunangan saya yg paling gtggggg" kata anggri dengan nada manis sambil mencubit pipi kevin.


Itu adalah senjata anggri untuk meluluhkan hati seorang lelaki.


Dan akhirnya kevin mengembalikan ponsel milik anggri, dan anggri langsung meletakkannya kedalam tas.


...


Di dalam kamar mereka hanya saling melempar pandang dan sesekali mereka memainkan permainan anak kecil.


Mereka tertawa sampai suara nya terdengar oleh mama monic yg sedang berada di bawah.


Mama monic yg mendengar suara tawa kevin hanya menghela nafas dan tersenyum bahagia bisa melihat putra kesayangannya kembali tersenyum.


...


"Iih kevin ****** bgt sihh mainnya" kata anggri tertawa terbahak-bahak


Kevin hanya menggaruk-garuk kepala nya yg tak merasa gatal.


Mereka hanya memainkan ludo tetapi yg kalah harus di coret² wajah nya dengan lipstik milik anggri.


Dan kevin selalu kalah, sehingga membuat wajah nya di penuhi oleh lipstik anggri.


"Yaaa kamu kalah lagi" kata anggri dengan kegirangan dan mulai mencoret jidat kevin.


Kevin yg melihat wajah anggri yg sangat dekat dengan wajah nya beralih menatap ke bibir mungil milik anggri.


Wajah mereka sangat dekat.


Kevin mencium bibir anggri sekilas tanpa meminta izin dari anggri.


Anggri yg dicium secara tiba² pun melototkan bola mata nya lalu memundurkan kepala nya.


"Kevin iih, males ah" kata anggri manja