
"Iya² maaf" kata kevin sambil mencubit pipi anggri.
Anggri tak menggubris, ia hanya memasang wajah cemberut ke dokter tsb seolah olah ia marah karna kevin tbtb mencium bibir nya, meskipun itu hanya sekilas tetapi tetap saja membuat anggri kaget, karna itu pertama kali nya bagi anggri.
"Sayang, aku mau tidur dulu yaa" kata kevin yg memegang tangan anggri.
"Ha sayang?" Kata anggri yg terbelalak di panggil sayang oleh kevin.
"Iya anggri sayang, aku tidur dulu yaa, kepala aku pusing lagi nih" kata kevin sambil mencubit pipi anggri gemas.
Meskipun raut wajah nya nampak biasa aja, tetapi dalam hati anggri, ia begitu kesenangan.
"Oh yaudah" kata nggri sambil membantu kevin untuk tidur di ranjang nya.
Setelah membantu membaringkan tubuh kevin di tempat tidur, anggri menyelimuti tubuh kevin dengan selimut yg ada. Anggri duduk di sebelah kevin, ia mengelus-elus kepala kevin seperti anak kucing, dan kevin hanya tersenyum bahagia.
Ketika melihat kevin sudah lelap dari tidur nya, anggri ingin beranjak keluar, tetapi tangan kevin menahannya.
"Disini aja" pinta nya
Anggri yg teringat kembali perkataan mama monic kalau kevin mengalami pobia ketika waktu kecil pun mengiyakan permintaan kevin.
Setelah 30menit lewat kevin tertidur, anggri masih setia menunggu kevin, kevin tetap menggenggam tangan anggri seperti takut kehilangan. Anggri mengelus-elus tangan kevin yg mulus itu sesekali ia tersenyum melihat wajah kevin yg tertidur "cowo kalo lgi tidur kenapa imut bgt sih" gerutu nya
...
"Mama... papa... tolong kevin" teriak kevin yg membuat anggri kaget
"Mamaaaa" panggil kevin yg masih memejamkan mata nya.
Anggri yg kebingungan langsung menempelkan tangannya di kening kevin, suhu tubuh kevin sangat tinggi membuat tubuh nya di guyur keringat.
Anggri mencoba untuk melepaskan genggaman kevin, lalu berhasil.
Anggri mencoba mengambil es batu dan handuk untuk di taruh di kening kevin.
...
Di kamar, anggri dengan telaten mengganti kompres nya ketika sudah kering.
Ia mengelus-elus pipi kevin "hei, ini aku anggri" kata anggri yg mencoba menenangkan kevin yg masih memejamkan mata nya
Seketika membuat kevin membuka mata nya, ia melihat anggri yg ada di depannya, langsung memeluk anggri dengan erat.
Anggri hanya pasrah, karna ia tau bahwa ini efek dri masa lalu nya.
Anggri memang selalu dapat memahami masalalu seseorang.
"Uda gapapa" kata anggri yg masih menenangkan kevin sambil mengelus-elus kepala kevin yg lebih tinggi daripada diri nya.
"Jangan pergi" kata kevin dengan nada rendah
"Iyaa"
"Tidur lagi yaa" pinta anggri sambil melepaskan pelukannya. Tetapi kevin masih saja tidak mau melepaskannya
"Gamau" kata nya
"Kevinnn" kata anggri dengan nada lembut dan mencoba melepaskan pelukannya.
Kevin juga akhirnya mau melepaskan pelukannya.
"Tidur lagi yaaa, suhu kamu juga mulai mendingan" kata anggri sambil menarik selimut yg berada di kaki kevin.
"Jangan pergi" rengek kevin
"He'em" kata anggri sambil menghapus keringat di wajah kevin.
Kevin mulai memejamkan mata nya, ia tak lupa untuk terus menggenggam tangan anggri dengan erat sehingga menimbulkan keringat disana.
Anggri hanya dapat menunggu kevin terbangun dari tidur nya.
....
"Anggri, kamu ga makan sayang?" Kata mama monic yg berhenti di depan pintu saat melihat kevin menggenggam tangan anggri.
Anggri yg melihat mama monic langsung menempelkan jari telunjuk nya ke bibir nya agar memberi isyarat untuk jangan berisik.
Mama monic menghampiri anggri yg duduk di sebelah kevin, ia tersenyum dan sembari mengacak-acak rambut anggri.