
Keesokannya kevin sudah dapat pulang karna dokter sudah mengizinkan nya dan memberi saran untuk banyak² istirahat.
...
Anggri ikut menemani kevin pulang kerumah karna permintaan kevin.
Kevin memang lelaki sedikit manjah ke anggri, ia selalu menemukan berbagai cara untuk slalu ada di samping anggri.
Anggri mengantarkan kevin sampai masuk ke dalam kamar nya. Mama nya hanya membantu kevin sampai ruang tamu, selanjutnya anggri yg mengatasi.
Tubuh mungil anggri yg tak kuasa menahan beban kevin yg masih sempoyongan ketika jalan pun membantingkan tubuh kevin ke atas ranjang dengan bar-bar.
"Aduh pak, badan bapak berat banget sih kaya baja" keluh anggri sambil memegang tengkuk leher nya yg tadi untuk lengan kevin.
Kevin tidak bergeming, ia hanya memejamkan mata nya dan sedikit memijit pelipis nya karna rasa pening yg masih ada.
"Masih sakit pak?" Tanya anggri sambil duduk di pinggir tempat tidur. Kevin hanya menganggukan kepala nya pelan.
Kemudian anggri menyodorkan obat kevin tetapi kevin malah menggelengkan kepalanya.
"Saya belum makan." Kata kevin sambil menatap anggri.
Anggri yg mengerti maksud dari kevin langsung turun kebawah untuk mengambil makanan. Sesampai di kamar kevin, anggri menyodorkan makanan nya ke kevin tetapi kevin hanya menatap lekat anggri. Anggri yg merasa kebingungan pun bertanya dan duduk di pinggir tempat tidur.
"Bapak kenapa? Bukannya td bilang belum makan. Ini saya uda ambilin"
"Suapin!"
"Hah!"
"Bapak kan bisa makan sendiri, uda gede juga"
"Saya bilang suapin!" Kata kevin dengan nada datar
"Yg sakit jidat juga, tangannya sehat aja tuh, bisa di pakek buat makan sendiri" gerutu anggri dengan suara pelan tetapi tetap saja kevin dapat mendengarnya.
"Saya denger loh" kata kevin dengan nada penuh kemenangan.
Setelah selesai makan, anggri menyuruh kevin agar beristirahat. Kevin pun memenuhi keinginan anggri.
Anggri yg melihat kevin mulai memejam kan mata nya pelan² ia beranjak dri sebelah tubuh kevin dan hendak pergi keluar. Tetapi kevin menahannya.
"Disini aja. Saya ga bisa tidur sendiri!" Kata kevin dengan nada memelas
Anggri yg nampak kasian dengan kevin pun menuruti permintaan kevin.
Ia sesekali mengelus-elus kepala kevin agar cepat tertidur. Saat itu kevin seperti kucing yg luluh karna di elus² kepala nya. Anggri yg menatap kevin seperti sudah pulas mulai beranjak pelan untuk meninggalkan kevin.
...
Di ruang tamu, mama monic yg melihat anggri keluar dari kamar kevin dengan mengendap-endap pun merasa heran.
"Anggri" panggil mama monic dan membuat kaget anggri
"Kamu kenapa jalannya kaya maling gtu?" Tanya mama monic kembali sambil tertawa sedikit
"Hm itu tan, takut ngebangunin kevin" kata anggri sambil menggaruk-garuk kepala nya yg tak merasa gatal
"Kamu ga di bolehin keluar ya sama kevin" tanya mama monic yg tertawa melihat anggri
"Iya, tante juga selama ini selalu nemenin kevin pas mau tidur, pas kevin nya uda tidur, baru deh tante keluar" kata mama monic dengan nada santai
"Kok gitu tan?"
"Jd dulu nya itu tuh, waktu kevin kecil, dia nyobak buat tidur sendiri di kamar. Dia yg kekeh bgt pengen tidur sendiri. Tapi...."
"Tapi kenapa tan?" Tanya anggri yg penasaran
"Pas malam itu, di rumah tante kemalingan. Orang yg pertama di sekap adalah kevin. Kebetulan saat itu kamar kevin di matiin lampu nya, ketika malingnya mulai mengikat tangan kevin dan memberi sumpalan ke mulut kevin, kevin melihat maling itu seperti hantu karna baju nya yg serba hitam, kevin sangat ketakutan. Ia berusaha untuk menjerit, untung papa nya kevin keluar untuk minum, jd dia menelepon polisi baru ke kamar kevin. Papa nya kevin mengalami luka sayatan di tangannya karna berusaha menolong kevin, kevin yg melihat itu hanya dapat menangis. Namanya juga saat itu kevin masih kecil, dia berumur 9tahun, semenjak kejadian itu dia ga berani tidur sendiri dan selalu memeluk papa nya ketika ingin tidur. Mungkin karna takut kehilangan papa nya jd ia seperti itu, ketika dia mulai sekolah menengah atas, dia mulai memberanikan diri untuk tidur sendiri di kamar, tetapi ketika tengah malam, ia selalu mengedor-ngedor pintu kamar tante dengan alasan ga bisa tidur, jd tante mengambil inisiatif untuk selalu nemenin kevin ketika ingin tidur, setelah kevin tidur, baru tante keluar" kata mama monic yg menjelaskan
"Oh gtu ya tan. Pantesan aja td kevin ga ngebolehin anggri keluar" kata anggri sambil tersenyum malu
"Berarti selama ini dia suka meluk gue karna pobia nya dia, gue kiraiin mesum" gumam anggri dalam hati
"Jd maklumin aja yaa anggri. Maaf nd ngerepotin kamu"
"Gapapa kok tan, engga ngerepotin"
"Oh ya, kamu mau kemana?"
"Anggri mau ke kampus tan, ada tugas kelompok soalnya"
"Nanti kamu kesini lagi kan?"
"Hm iya tan" kata anggri yg beranjak berdiri
Anggri langsung berpamitan kepada tante monic dan pergi meninggalkan kevin yg tertidur.
...
Ketika sore hari, kevin yg sudah bangun dari tidur nya melihat anggri yg sudah tidak ada lagi di samping nya mencoba untuk mencari anggri ke semua ruangan.
Sampai di ruangan tamu, ia melihat mama nya yg tengah menonton tv.
"Maa, anggri kemana?"
"Anggri pamit sama mama tadi kata nya mau ke kampus ngerjain tugas kelompok!" Kata mama monic yg tetap fokus menonton tv
"Tapi kata nya td dia mau kesini lagi" kata mama monic kembali
"Oh" kata kevin pelan disertai senyum bahagia
...
***Gaes. Mon maap bgt nih kalau aku jarang up. Karna sekarang aku lagi banyak bgt tugas.
Harus belajar online dan segala macam.
Jd buat kalian yg uda nunggu² mon maap bgt yaa🙏
Aku mohon sama kalian, kalian bisa comment atau like agar supaya bikin aku semangat terus buat bikin novel ini.
Aku butuh komentar kalian, aku butuh dukungan kalian, aku butuh saran kalian tentang novel ini😪
Kalian juga bisa follow instagram aku di @nanda.auliarism***_
Terimahkasih buat kalian yg selalu baca novel ini:)