
Jerman pukul 14.00 genau (tepat dalam bahasa indonesia)
Karna kebetulan david, clarissa dan angga menempuh pendidikan di kampus yg sama.
Ada banyak waktu yg bisa mereka habiskan bersama.
Hari ini mereka akan bertemu disebuah cafe yang tak jauh dari kampus mereka.
...
"Hei maaf lama" ucap clarissa yg menghampiri angga dan david
"Lama amat sih lu" sewot david
"Uda, duduk clar" ucap angga mereda kan mereka
Clarissa memesan beberapa minuman untuk diri nya dan angga david.
Mereka berbincang bincang dengan beberapa perdebatan antara clarisa dan david. Mereka memang tak pernah akur selama ini.
Di tengah pembicaraan, clarissa menyinggung hubungan angga dengan anggri.
"Ngga, gimana lo sama anggri?" Tanya clarisa
"Ga gimana², gue masih temenan kaya biasa sama dia" ucap angga
"Lo beneran yakin mau kuliah di sini?" Tanya clarisaa kembali
"He'em" jwb angga sambil meminum minumannya.
"Si anggri gimana cerita nya sih bisa sama si dosen lu itu?" Tanya david
"Gue gatau cerita asli nya sih, cuman anggri bilang sama gue kalau mereka itu di jodohin karna urusan perusahaan gitu" ucap angga
"Kasian bgt lu, padahal uda suka dari kita SMA" kata david sambil terkekeh
"Lu mau gue siram pakai ini?" Geram angga sambil menunjuk minumannya.
"Oh oke maaf², santai dong" ucap david sambil mengangkat kedua tangannya
Mereka melanjutkan pembicaraan mereka disertai canda tawa. Hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 yang dimana mereka harus memasuki kelas nya masing².
...
Sedangkan anggri.
Seperti biasa, ia akan pulang di antar oleh kevin.
Tak banyak yang berubah dari anggri dan kevin, mereka semakin lama tampak semakin mesra.
Dan tampak sudah tak ragu untuk melakukan hal² yg semestinya.
...
Jerman pukul 22.00
Angga, david dan clarissa pulang bersama.
Karna clarisa perempuan, jadi david selama ini menjaga ketat saat clarisa bersama nya. Meskipun setiap mereka berjalan bersama selalu di sertai pertengkaran yang tidak mengenakan tetapi mereka tak pernah berpikir untuk tidak berteman.
Clarisa menjadi senang karena kedatangan angga yang membuatnya tak takut. Sekarang ada 2 penjaga yang akan menjaga nya selama di jerman.
...
"Cepetan dong" ucap kesal david kembali yang melihat clarissa masih tertinggal di belakang nya.
Clarisa masih tidak menjawab ucapan david. Ia berjalan sambil menundukkan kepala nya.
Brukkkkkkk....
David dan angga langsung menoleh ke arah belakang.
"Clarissa" teriak david dan angga yang langsung berlari menghampiri clarissa.
Clarisa menundukkan kepalanya sambil meringis kesakitan memegang kaki nya.
"Aw" ucap clarisa
"Lu kenapa ha? Kalo jalan hati² dong" ucap david kesal
"Huaaaaaaaaa" tangis clarisa sejadi jadi nya.
"Eh kok nangis sih" kata david bingung.
"Eh uda clar, entar gue dikira ngejahatin elu" ucap david kembali.
"Kaki kamu terkilir ya clar?" Tanya angga melirik ke arah kaki clarisa yang sedari tadi di pegangi oleh clarisa.
Clarisa mendongakkan kepalanya ke arah angga yg berdiri di hadapannya. Ia mengangguk memberi jawaban iya.
"Hem lu kok jahat bgt sih. Bentak bentak gue" tanya clarisa kepada david sambil mengusap airmata nya.
"Gue ga maksud" kata david sambil mengelus-elus pucuk kepala clarisa
"Tanggung jawab lu dav, kan lu tadi yang nyuruh dia cepet², jadi nya gini nih" ucap angga
"Cihh kok gue sih, dia aja yang jalan ga hati²" bela david
"Huaaaaaaaa, lu pada jahat emang" ucap clarisa sambil menangis
"Uda lu gendong aja dia, sakit tu kaki nya" ucap angga lalu pergi meninggalkan mereka berdua.
"Anggaaaa" teriak david
"Sialan, dasar angga! Awas aja lu ya" gerutu david.
Sedangkan clarissa masih menangis tersedu-sedu karna sakit yang dialami nya.
David menjongkokkan diri nya agar sejajar dengan tubuh clarissa.
Ia menatap gadis itu yang masih menangis sembari menundukkan kepala nya.
"Mau pulang ga?" Tanya david yang memutar tubuh nya untuk menggendong clarisa
"Mau" ucap clarissa terisak isak
"Cepetan naik, sebelum gue berubah pikiran" kata david
Clarissa mengiyakan perkataan david.
Ia harus di gendong oleh david karena kaki nya yang terkilir.