YOU AND HIM

YOU AND HIM
Kelulusan



Setelah seminggu mereka di liburkan. Mereka datang ke sekolah kembali untuk melihat kelulusan di mading sekolah.


Ketika sampai disana anggri mencari-cari keberadaan teman² nya.


Mereka sudah ada di depan mading, ketika clarissa berbalik badan ia langsung berlari ke arah anggri.


"Anggriiiiiiiiiiiii! Kita lulus" teriak clarissa sambil memeluk anggri dan loncat² kesenangan seperti anak kecil.


"Gue?" Kata anggri sambil menunjuk diri nya dan clarissa langsung melepaskan tangannya


"Lu lulus juga geblek" jwb clarissa sambil mencubit pipi anggri.


Angga dan david yg dtg menuju arah clarissa dan anggi pun tersenyum.


"Gue lulus juga nih" ucap angga sombong


"Gue juga dong" sahut david dengan nada santai


Karna mereka sudah melihat hasil pengumuman, mereka memutuskan untuk pergi ke cafe anggri yg menjadi langganan mereka.


Disana mengobrolkan akan melanjutkan ke universitas mana dan mengambil jurusan apa.


Sebelum itu anggri sudah memesan beberapa minuman untuk teman² nya dan memerintah pelayan cafe untuk mengantarkan ke atas ruangan khusus untuk anggri itu.


"Lu nanti mau kuliah dimana ngga?" Tanya david


"Gua niat nya pengen kuliah di Jakarta, ngambil jurusan kedokteran" jwb angga


"Wihhh gila, banyak duit lu" ucap david


"Itu juga ngutang" kata angga sambil sedikit terkekeh


Anggri yg sudah datang membawa minuman di tampan pun mulai memberi mereka satu persatu minuman lalu duduk di samping angga.


"Nggri, lu nanti masuk mana?" Tanya clarisa


"Disuruh di Jakarta gue, ngambil kedokteran" kata anggri sambil mengambil bantal untuk menutupi rok sekolah nya yg pendek.


Flashback off


Anggri memakai rok putih abu² yg pendek untuk melihat hasil pengumuman disekolah nya.


Karna rok nya yg panjang di cuci oleh pembantu anggri, jd ia terpaksa memakai itu. Karna sekolah mewajibkan untuk memakai pakaian sekolah ketika melihat pengumuman.


"Samaan dong sama angga" ucap david


"Kok bisa samaan sih?" Kata clarissa


"Cie ciee ciee, sikat dong ngga" kata david


Angga dan anggri hanya melempar pandang seakan membiarkan apa kata teman² nya.


Obrolan mereka berlanjut sampai tak ada batas nya. Sampai mereka lupa kalau hari sudah mulai petang. Teman² anggri langsung bersiap siap untuk pulang dan berpamitan dengan nya.


....


Sambil menunggu penerimaan mahasiswa baru, anggri menyibukkan diri nya dengan berbelanja baju untuk kuliah dan mencari cari tempat kost untuk tempat tinggal selama kuliah di daerah jakarta dengan browsing melalui internet.


Ketika di pusat perbelanjaan Bandung, tak sengaja angga melihat anggri yg seorang diri sedang melihat lihat pakaian.


Angga menghampiri anggri, dan anggri mengajak angga untuk menemaninya makan di sebuah cafe di mall.


"Pesen aja nggri. Gue yang bayar" kata angga


"Banyak duit lu? Ngutang apa minjem?" Kata anggri


"Kerja apaan lu? Jd ******?" Kata anggri terkekeh


"Angriiii" kata angga dengan nada penekanan.


Ia tidak suka diri nya di katakan ******. Dan angga juga tak suka apa yg di ucapkan anggri. Bagi nya itu adalah sebuah penghinaan.


Anggri yg tau kalo angga ngambek malah sengaja tertawa dan mendiamkan nya saja.


Selama makan, mereka hanya hening dan tak ada sepatah kata pun keluar dri mulut mereka. Setelah selesai makan, angga langsung berdiri dan hendak pergi gtu aja sedangkan anggri masih menyesap minumannya.


"Ngga" panggil anggri.


Angga menoleh dan duduk kembali.


"Paan?" Jwb angga


"Lu mau kemana?" Kata anggri


"Bayar" jwb singkat angga


"Abis ini temenin gue belanja dong" kata anggri


"Hmm" jwb angga.


Setelah melakukan pembayaran, angga selalu menuruti kemana arah yg akan dituju oleh anggri.


Sampai anggri berhenti di toko es krim, dan membelikannya untuk dia dan angga.


"Nihh" kata anggri sambil meyodorkan es krim


"Gue ga suka manis" kata angga


"Dihh sombong amat" kata anggri dengan memasang wajah cemberut.


"Cobak dulu, aaaaaaaaaaaaaa" kata anggri kembali sambil membuka mulut nya seperti memberi makan anak bayi.


Angga masih menutup mulut nya dan memundurkan kepala nya agar tak tersentuh beda dingin itu.


"Angga! Ini nih enak bgt tau, di cobak duluu" anggri kembali menyodorkan es krim tsb ke mulut angga.


Karna terpaksa, angga menerima suapan es krim dri anggri. Anggri memasang wajah senang ketika angga mau mencoba nya.


Karna angga tidak suka makanan manis, anggri menghabiskan es krim punya angga td.


Angga melihat ada es krim di bibir anggri dan ingin membersihkannya.


"Woi, di bibir lu tuh ada es krim" kata angga sambil mata nya menunjukkan ke arah bibir.


"Mana?" Anggri meraba-raba bibirnya.


"Disini" angga menghapus es krim tsb di bibir anggri lalu meraih tisu yg ada di samping anggri untuk membersihkan tangannya td.


Anggri kaget dan jd salah tingkah sedangkan angga hanya bertingkah biasa² saja seakan tidak ada yg terjadi.


"Lu ngapain bengong" kata angga sambil memetikkan jari nya di depan wajah anggri.


"Ha" kata anggri yg sadar dri lamunan nya


"Uda habisin cepet, makannya yg bener, jgn belepotan, entar gue hapus pakek bibir gue mau lu" kata angga sambil membuang wajah nya ke arah depan.


"Anggaaaa" jwb anggri dengan nada penekanan dan mencubit tangan angga.