YOU AND HIM

YOU AND HIM
Kepindahan Angga



Anggri masuk kuliah dengan biasanya. Ia membawa mobil nya sendiri dan dengan penampilan celana jeans koyak, kaos lengan pendek yg di masukan ke celana nya, senada dengan rambut terurai dan sepatu sneakers nya. Ia mengandeng jas putih nya.


Di jalan ia bertemu dengan angga, tetapi ketika ingin menyapa nya, angga langsung membuang wajah nya ke sembarang arah.


...


Di kantin anggri juga mendapati angga yg sedang sendirian menyesap minumannya.


Anggri menghampiri nya dan angga ingin beranjak dari kursi tetapi anggri mencegah nya.


"Tunggu dulu!" Pinta anggri sambil menarik tangan angga.


Angga hanya melihat anggri lalu kembali duduk.


"Lu kenapa sih?" Tanya anggri


Angga hanya diam tak menggubris


"Lu marah sama gue?" Tanya lagi anggri


Angga masih diam dan tetap menyesap minuman kaleng nya.


"Anggaaaaaaa" panggil anggri dengan nada rendah tetapi ada nada penekanan di kalimat nya


"Ha!"


"Jangan diemin gue dong! Lu kalo ada masalah cerita ke gue!


Angga diam sejenak lalu menghela nafas panjang.


"Gue mau pindah ke jerman!" Kata angga dengan nada santai


"Apa! Ke jerman?" Ucap anggri dengan nada membentak


"Hmm"


"Kok tibtiba sih ngga!"


"Sengaja!" Kata angga lalu hendak pergi meninggalkan anggri


"Angga, tungguin gue" teriak anggri.


....


Anggri masih mengikuti angga sampai ke ruang kelas. Di kelas sudah ada kevin yg menunggu siswa nya itu.


"Darimana saja kalian? Apa kalian ingin saya keluar kan dari kelas?" Ucap kevin yg menatap tajam ke arah anggri


"Maaf, saya dari kantin" kata angga datar


"Maaf pak" sahut anggri yg menunduk


"Ayo masuk." Kata kevin mempersilahkan kedua nya untuk masuk


Kevin sibuk menjelaskan tentang materi apa yg akan di teliti dan untuk di presentasikan di depan kelas.


Anggri dan angga masih mendengarkannya.


Ketika pembagian kelompok anggri menyenggol lengan angga sebelum duduk.


"Kenapa lu pindah ke jerman ngga?" Bisik anggri di telinga angga yg jarak nya cuman 5cm itu.


Kevin hanya melihat nya dari kejauhan dengan tatapan tajam.


"Kepo bgt" kata angga datar


"Iih angga!" Kata anggri sambil mencubit pipi angga gemas.


"Sakit bjirr" kata angga sambil memegang kedua pipiny


"Rasain"


...


Penelitian pun berlangsung. Di sela² anggri kembali menyenggol lengan angga dan bertanya.


"Angga"


"Hmm"


"Disini aja ngapa, kagak usah pindah"


"Ga bisa"


"Kenapa?"


"Bisa gagal move on gue kalo disini terus."


"Ha! Lu masih mikirin mantan lu itu?"


"Dihhh kagak lah, najis gue mikirin tu bocah"


"Terus kenapa bambang?"


"Gapapa"


"Iih ga jelas bgt lu"


"Lu yg ga jelas"


Dari arah kejauhan kevin tetap hanya bisa memperhatikan kelakuan tunangannya tsb.


...


Setelah pulang kuliah, anggri berniat untuk pulang bersama angga.


"Angga mana yaa?" Gumam dalam hati anggri yg tidak melihat angga di parkiran


"Lagi nungguin siapa? Tanya kevin yg tiba² muncul dari arah belakang.


Anggri yg terkejut membalikkan badan nya dan menoleh ke arah kevin.


"Nungguin angga!"


"Mau ngapain?"


"Kepo bgt"


Dari arah berlawanan, angga menuju ke arah anggri yg melambaikan tangan nya tsb.


"Ngga, pulang bareng yuk" ajak anggri


Angga sekilas melihat wajah kevin "ini anggri ngajak gue pulang bareng kok berani amat yak, tunangannya di sebelah padahal, uda ga waras ini bocah pasti" gumam dalam hati angga


"Eh ga deh, gue pulang sendiri aja"


"Iih angga, biasanya juga mau" rengen anggri yg mendekati angga ketika angga hendak memakai helm nya.


Kevin hanya geram melihat tingkah laku anggri tetapi dia hanya bisa diam.


"Lu pulang sama tunangan lu aja, entar nilai gue jd ancaman kalo gue pulang sama elu kampret" bisik angga di telinga anggri


Anggri langsung menoleh ke arah kevin dan menghampirinya.