YOU AND HIM

YOU AND HIM
Rasa Iri



Setelah mengambil beberapa minuman dingin, anggri kembali ke atas untuk memberikan kepada teman² nya.


2 jam sudah berlalu, angga dan david masih betah memainkan PS 3 milik anggri, sedangkan clarissa masih lelap tertidur.


Anggri yg melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul 5 sore pun mengajak angga, david dan clarissa pulang ke rumah nya.


"Angga, david, pulang yuk, uda sore ini" ajak anggri


David dan angga yg tadi nya fokus memainkan PS kini menoleh ke arah anggri.


Mereka mengiyakan ajakan anggri lalu david melihat ke arah clarissa yg masih tertidur pulas.


Anggri yg ingin membangunkan clarissa di tahan oleh david.


"Uda biar gue aja yg bangunin" ucap sini david seperti ada yg ia rencanakan.


Dugaan anggri benar, david membangunkan clarissa dengan menyiprat-nyiprat kan air ke arah wajah clarissa. Sontak membuat angga, anggri dan david terkekeh geli melihat wajah panik clarissa.


....


Kini mereka sudah sampai di rumah anggri yg lumayan besar.


Mereka memang pernah ke rumah anggri, tetapi itu dahulu dan tak sebesar ini.


Angga yg melihat kondisi rumah anggri merasa iri dan menjadi ciut karna merasa tidak pantas untuk mencintai anggri.


"***Ngga lu harus sadar diri, anggri anak orang kaya sedangkan lu miskin" ucap iblis jahat yg terngiang di kepala angga.


"Ngga, ga usah di dengerin, iblis jahat memang gtu, suka gatau diri. Kejar aja sih anggri, buktiin ke dia kalo lu bisa bahagaiaiin dia" ucap iblis baik sambil menatap sinis ke arah iblis jahat***


"Angga" panggil anggri yg memecah lamunan angga


"Iya" jwb angga sambio jalan menuju kearah anggri


Anggri yg berjalan memandu mereka untuk menuju kamar.


David dan angga akan tidur di kamar tamu dan clarissa akan tidur bersamanya.


Ya seperti sudah menjadi anak kost-kost'an yg harus berbagi kamar dengan teman² nya.


....


Angga yg duduk disamping anggri pun merasa canggung tetapi ia tidak memperlihatkannya.


Angga melirik ke arah anggri yg tengah sibuk membaca novel melalui ponsel nya.


"Angga" panggil aulia tbtb dan sontak membuat angga menoleh


"Gue nyender yaa" sambil tersenyum seperti anak bayi yg menggemaskan


"Kan lu bisa nyender di sofa" jwb santai angga


"Pegel yg ada entar kepala gue" jwb anggri


"Nih yaudah" sambil menepuk lengan nya sendiri


Anggri yg sudah nyender di lengan angga pun merasa nyaman. Ia tidak pernah melepas genggaman tanggannya yg menggenggam lenggan angga.


Angga pun melihat apa yg sedang di baca oleh anggri. Ia kaget karna yg sedang di baca anggri adalah novel romantis yg pameran utamanya sedang mencium bibir wanita nya.


Angga menelan ludah dan membuang tatapan nya kembali ke arah tv.


Tetapi sesekali ia kembali melihat apa yg sedang anggri baca. Ternyata anggri sudah tidak membaca itu lagi. Angga pun menghela nafas senang.


"Nggri, gua iri deh" ucap bayu yg memecah keheningan.


"Hmm kenapan?" Jwb anggri sambil mengangkat kepalanya dri pundak angga


"Yaa iri aja gtu, lu masih muda tapi uda jd pembisnis, sedangkan gua, masih sekolah, sekolah pun ilmu nya belum tentu nyampek ke otak"


"Hhh, ga usah iri, setiap orang punya waktu yg berbeda untuk sukses"


"Hmm" ucap lemes david sambil kembali memakan cemilannya


"Ternyata bukan cuman gue yg iri, ini bocah jug iri toh. Hhh ada temen gue iri dong" Gumam dalam hati angga