Where Are You

Where Are You
Awal bertemu 2



" Kamarmu lantai berapa " tanya arion sambil menekan tombol lift


" 9 " jawab alyssa


Arion langsung menekan angka 9


" Kamar kita berada dilantai yang sama.


Kamu harus temani aku dulu, aku tidak tau dimana letaknya "


" Dilantai 9 cuman ada 2 kamar saja, salah satunya milikku " jelas alyssa


" Oh ya, baguslah kalau begitu "


tersenyum senang.


" Kenapa tersenyum hey " tanya alyssa bingung.


ting


" Kamarmu berada disebelah kiri dan aku dikanan " tunjuk alisya


" Ayo kita kekamar mu "


ajak alyssa menarik lengan arion


" Aku tidak mau, aku ingin kekamar mu terlebih dahulu " arion sekarang menarik lengan alyssa.


Pasrah karena arion lebih kuat menarik lengannya


" Apa kau tidak kesepian dikamar sebesar ini "


tanya arion memperhatikan kamar alyssa.


" Ya begitulah...


aku sangat menyukai ketika ada kunjungan seperti ini karena aku punya teman.


Biasanya aku hanya menghabiskan waktu bersama dengan dia "


menunjuk laptop yang ada dimeja belajarnya.


" Tiba-tiba aku ingin berubah menjadi laptopmu "


" Kenapa " bingung.


" Agar aku bisa selalu menghabiskan waktu bersamamu "


Tersenyum


" Kau bisa istirahat disofa itu atau kau kembali kekamar mu " ucap alyssa


" Aku tidak mau, aku hanya ingin disini bersamamu " duduk disofa yang berada di kamar alyssa


" Yasudah "


" Kemarilah "


menarik lengan alyssa untuk duduk, dan langsung merebahkan kepalanya kepangkuan alyssa.


" Arion apa yang kau lakukan "


merasa aneh dengan posisi ini


" Aku hanya ingin beristirahat "


jawabnya dengan mata tertutup


" Apa tidak apa-apa, dengan posisi seperti ini "


tanya alyssa dia meraskan hal aneh dalam dirinya


" Tidak ada masalah sayang, aku sangat menyukai posisi saat ini "


" Benarkah, ya sudah istirahatlah "


alyssa memainkan rambut arion lembut


Arion melingkarkan tangannya ke pinggang alyssa dan mencium perut alyssa


" Arion hentikan ini membuatku geli "


ucap alyssa menjauhkan kepala arion


Arion menghentikan ciuman diperut alyssa. Dengan tangan yang masih melingkar dipinggang alyssa dia masih memejamkan matanya.


Kenapa dia tampan sekali, apa aku sedang jatuh cinta apa aku benar-benar mencintainya. Aku belum pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya


Alyssa menundukkan kepalanya


CUP mengecup pipi Arion


ada apa dengan diriku kenapa aku menciumnya ini sangat memalukan


Arion membuka matanya dan bangun untuk duduk menghadap dengan Alyssa


" Kamu meruntuhkan pertahananku sayang..."


ucap arion


Sebenarnya Arion sangat menahan dirinya untuk tidak melakukan hal aneh-aneh dengan Alyssa. Karena takut Alyssa marah padanya. Namun malah Alyssa yang memulai dengan mengecup pipinya.


Arion perlahan meraih tengkuk Alyssa dan mencium bibirnya dengan lembut .


Bibirnya sangat manis


" Aku tau ini yang pertama untukmu, dan


aku beruntung menjadi orang pertama yang merasakan bibirmu ini "


ucap arion di saat melepaskan ciumannya


Arion kembali menikmati bibir Alyssa yang ia rasa begitu manis, memperdalam ciumannya dan melingkarkan tangan satunya kepinggang Alyssa. Arion merapatkan tubuh nya dengan tubuh Alyssa.


Alyssa hanya diam dia membiarkan Arion melakukan ciumannya karena dia juga sangat bahagia sekarang.


"Jangan pernah melakukannya dengan orang lain, hanya aku saja yang boleh melakukannya denganmu hm " ucap arion disela ciuman mereka


Alyssa hanya bisa mengangguk pasrah dia tidak megerti dengan dirinya sekarang ini


Arion melanjutkan ******* lembut dibibir Alyssa. Dia menggendong Alyssa ke tempat tidur dan menjatuhkannya disana menindih tubuh Alyssa dan kembali ******* lembut bibir Alyssa.


Arion mulai menggeluti leher jenjang Alyssa, tangannya masuk kemini dress pink yang dikenakan Alyssa, meraba perut Alyssa. Memainkan jemarinya dan sambil terus mencium leher Alyssa.


Tangan Arion terus bermain hingga akhirnya berhenti didada Alyssa. Dia mulai meraba dan sesekali meremasnya. Alyssa menggeliat karena pertama kali merasakan sentuhan seperti ini


" Engh .. " Alyssa mendesah sungguh ini momen yang membuatnya gila Alyssa begitu menikmatinya. Arion benar-benar membuat Alyssa terbuai.


Arion berhenti diarea itu, tangannya bergerak kepunggung dan melepaskan pengait bra alyssa begitu saja dan membuangnya sembarang.


Arion mulai mengangkat dress Alyssa dan mulai menciumi buah dada Alyssa sambil memainkan lidahnya dan mulai menghisapnya dengan lembut.


" Aaaaah.. "


" Arrrrr.. ssshhh.. " kata Alyssa lirih


Alyssa merasa semakin terbakar. Ini sangat luar biasa.


" Ya sayang ada apa " tanya arion karena alyssa memanggilnya


Alyssa tidak bisa menjawab dia juga tidak mengerti namun ketika Arion menghentikan kegiatannya Alyssa merasa kecewa.


Karena tidak mendapat jawaban dari Alyssa, Arion memulai aktivitasnya lagi, tangan Arion mulai turun kebagian bawah.


Alyssa begitu menikmati setiap sentuhan yang Arion berikan. Alyssa begitu terlena dengan semua yang di lakukan Arion, Alyssa hanya bisa pasrah.


" Tidak apa-apa kan aku akan melakukan hal yang lebih jauh lagi " tanya Arion meminta persetujuan


Alyssa mengangguk malu.


Alyssa terlalu menikmati semuanya hingga tak sadar bahwa sekarang dia dan Arion sudah telanjang. Tanpa sehelai benang pun mereka melanjutkan hal yang lebih jauh.


-----


Malam hari


Tok tok tok


Bina ingin membuka pintu kamar Alyssa namun terkunci.


" Tidak biasanya kamar nona terkunci apa yang dia lakukan sekarang. Sebaiknya aku turun karena kalau nona merasa lapar dia juga akan turun nanti " ucap bina yang ingin memberi tahu untuk segera makan malam


Ketika sudah turun menuju meja makan dia melihat ada beberapa mahasiswa yang sudah siap makan.


Oh sepertinya alasan nona mengunci pintunya karena ada mereka ini. Nona aku sangat bangga padamu menajaga dirimu dengan baik.


" Lanjutkan lah makan kalian " ucap bina


-----


Dikamar Alyssa


Alyssa terbangun lebih dulu, dia pun tersenyum melihat Arion tertidur pulas dengan tangan memeluk erat tubuhnya.


Alyssa mengelus lembut pipi Arion dan mengecupnya.


Arion terbangun dari tidurnya, dia tersenyum karena mendapati orang yang begitu dia cintai disampingnya.


Hari ini adalah hari yang takkan mereka lupakan, karena mulai saat ini dan seterusnya Alyssa sudah menjadi miliknya.


Hanya tinggal segera menikahinya itulah yang Arion pikirkan sekarang.