Where Are You

Where Are You
Tidur bersama daddy



Alyssa dan Alion menginap dirumah Arion. Arion tidak membolehkan Alyssa dan Alion untuk pulang. Arion takut tidak bisa menemukan mereka lagi.


Arion mengajak Alyssa dan Alion untuk tidur, karena memang sudah larut malam. Alyssa lebih dulu membawa Alion kekamar mandi, untuk menggosok giginya.


Arion sudah menunggu ditempat tidur, saat keluar dari kamar mandi Alion langsung berlari menuju ditempat tidur Daddynya.


Alion berbaring disamping Daddynya, Alyssa menghampiri mereka berdua


" Mom, Lion sangat senang sekarang. Biasanya Lion sama Mommy hanya berdua saja, sekarang ada Daddy yang menjaga kita " ucap lion senang, bergantian menatap mommy dan daddnya


" Iya sayang, karena sudah ada Daddy. sekarang ayo Lion bobo " mengajak alion untuk tidur karena sudah larut. alion takut ketika dia tidur daddynya akan pergi lagi


" Daddy tidak akan kemana-mana kan "


ucap lion menatap daddynya sayang


" Tidak Lion sayang, ayo tidurlah "


Lion memeluk Daddynya terlebih dahulu, lalu memeluk Mommynya, Lion tidur dipelukan Mommynya. Karena sudah menjadi kebiasaan Alion, dia harus memeluk Mommynya terlebih dahulu sebelum tidur.


" Selamat tidur anak Mommy " ucap alyssa kepada alion yang sudah berada dipelukan nya, dan mengecup pipi gembul alion dengan sayang


Arion memperhatikan cara tidur anaknya yang membuatnya kesal sendiri


" Sayang, apa Lion harus dipeluk dulu


saat ingin tidur " tanya arion penasaran, dia sangat cemburu dengan anaknya sendiri


" Iya, dia tidak akan bisa tidur kalau tidak memeluk Mommynya "


Alyssa tersenyum memperhatikan Arion yang sebenarnya cemburu dengan anaknya sendiri.


" Sayang akan bahaya kalau jadi kebiasaannya " arion takut kalau lion akan terbiasa seperti itu sampai besar, bagaimana dengannya


" Tidak akan, kami berdua sudah melakukan perjanjian "


" Perjanjian " ulang arion bingung


" Lion sudah berjanji, dia tidak akan seperti ini lagi kalau sudah bertemu dengan Daddynya "


" sekarangkan sudah bertemu dengan Daddy, kenapa kamu ga ingatin dia " tanya arion sambil beranjak dari tempat tidur


" Sayang mau kemana " tanya alyssa bingung


karena arion beranjak dari tempat tidurnya


" Aku tidur disini, aku juga ingin memelukmu "


ucap arion yang berpindah tempat, dia memeluk alyssa dari belakang


" Sayang ceritakan bagaimana kalian menjalani hidup selama lima tahun ini "


tanya arion penasaran


" Seperti manusia pada umumnya " jawab alyssa santai


" Cerita lebih jelas, ceritakan dari awal ketika kamu keluar dari Istana " arion sambil memainkan tangannya di dada alyssa


" Hhmm... Sayang ceritanya sangat


panjang, aku membertahukanmu keadaan kami saja yah. Kami berdua sangat bahagia sayang. Keluar dari istana juga suatu kebebasan untukku. Tapi yang paling menyiksaku ketika aku benar-benar merindukanmu, saat itu aku merasa sangat terpukul " mencoba menatap wajah arion


" Sayang maaf... Terus kenapa kamu sanggup menjalaninya sampai sekarang, kamu sangat hebat sayang "


Arion tidak percaya kalau Alyssa bisa menjalani hidup seperti ini, dia saja begitu terpukul. Bagaimana dengan Alyssa yang juga sedang mengandung anaknya saat itu.


" Karena aku ingin hidup bersamamu. Mungkin kamu alasan kenapa aku masih bertahan sekarang " air mata alyssa mulai menggenang


" Sayang, aku akan secepatnya menikahimu. Aku akan menjaga anak dan istriku dengan baik. Aku tidak akan pernah membuatmu bersedih lagi, jangan menangis " ucap arion lembut, sambil menciumi puncak kepala alyssa


Alyssa hanya dengan perlakuan Arion padanya. Karena dia juga sangat merindukan perlakuan dari laki-laki ini.


" Sayang bagaimana kalian mendapatkan uang untuk hidup selama ini, dan punya apartemen " tanya arion bingung


" Dan dimana kalian mendapatkannya aku akan berterimakasih dengannya "


Arion sangat ingin menemui orang yang sudah membantu Alyssa selama ini, dia akan berterimakasih kepada orang yang sudah baik terhadap Alyssa.


" Hhmm. alyssa terdiam sebentar


Sayang kamu tidak marahkan. Kami berdua tinggal bersama Daddynya Lion "


ucap alyssa tersenyum.


Alyssa mengerjai Arion, karena Arion menanyakan dimana dia mendapatkan uang. Kenapa Arion memikirkan hal itu. pikir alyssa


" Sayyaanngg. " panggil arion sedih


" Hahaha, bohong sayang. Itu semua... aku mendapatkannya dari Ayah, Ayah sudah menyiapkan semuanya untukku "


" Yang Mulia yang menyiapkan semua " tanya alion bingung, karena yang mulia sendiri yang mengusir anaknya


" Iya, saat aku diusir dari Istana. Para pelayan memberikanku dua buah koper, satu berisi pakaianku, satunya berisi berkas-berkas penting yang bisa aku gunakan untuk menjalankan hidupku "


" Benarkah... Sayang selama ini aku sangat menghawatirkanmu, aku takut kamu tidak tidur, kamu tidak makan, kamu kedinginan. Aku berjanji tidak akan membuat kalian bersedih lagi, aku akan berusaha semampuku membuat kalian bahagia " ucap arion sedih


" Sayang, terimakasih sudah menepati janjimu " membalikan badannya dan memeluk arion sangat erat


" Sayang, itu memang harus ditepati, aku sangat mencintaimu. Janji ya tidak akan pergi kemana-mana lagi setelah ini "


ucap arion menatap wajah alyssa


" Iya sayang, aku juga sangat mencintamu "


alyssa menenggelamkan wajahnya, didada bidang arion


Hingga mereka tertidur saling memeluk.


-----


Alyssa bangun lebih dulu dari tidurnya, pagi ini perasaanya sangat bahagia. Ketika bangun dari tidurnya Alyssa melihat dua laki-laki yang sangat disayanginya, memeluk erat tubuhnya. Seolah takut Mommynya akan meninggalkan mereka.


" Lion, Lion bangun sayang "


menepuk lembut pundak alion


" Lion, anak Mommy bangun ayo "


ucap alyssa pelan


Alion menggeliat, membuka matanya


" Mom, Daddy mana " tanya alion panik, karena daddynya tidak ada disampingnya


" Daddy dibelakang Mommy " beritahu alyssa pada alion


" Kenapa Daddy berpindah tempat Mom " tanya alion bingung


" Lion ingatkan, janji Lion dengan Mommy. Lion tidak akan memeluk Mommy lagi saat ingin tidur kalau sudah ada Daddy. Ingat kan " tanya alyssa mengingatkan


" Oh iyaya Mom, Lion lupa Mom, apa Daddy marah dengan Lion. " tanyanya sedih


" Tidak sayang. Daddy memaafkanmu kali ini, karena kita baru bertemu. Daddy mengalah denganmu. "


" Oh ya, apa Daddy menyangi Lion Mom "


" Tentu saja sayang, kamukan anak Daddy "


" Mom Lion pikir, Lion bermimpi lagi tentang Daddy. Kalau kita bertemu dengan Daddy, ternyata tidak, ini nyata "


Lion sering bermimpi tentang Daddynya


" Iya ini nyata, ayo bangun anak Mommy " beranjak, ingin menggendong lion


" No Mommy... Lion mau disini saja dengan Daddy " alion menggeser tubuhnya mendekati daddynya yang masih tidur, lalu memeluk daddynya


Alyssa hanya bisa menggeleng, melihat tingkah anaknya


" Ya sudah lakukan sesukamu, Mommy mau mandi dulu " menuju arah kekamar mandi


" Iya, Mom


Alyssa membersihkan badannya dikamar mandi. Memakai pakaian yang dipinjamkan Lily adik Arion. Setelah selesai dia keluar dari kamar mandi.


" Apa Lion masih mau disini, Mommy turun kebawah ya " alion mengiyakan


Alyssa langsung menuju ke arah dapur, ternyata Mama dan Lily sudah berada disana.


" Selamat pagi. Hay kaka ipar " sapa lily begitu senang, dia memperhatikan wajah kaka iparnya


" Hay " balas alyssa merasa canggung


" Bagaimana bisa kamu mendapatkan kecantikan seperti ini. Bagaimana kamu mendapatkannya, aku ingin tahu tentangmu, apa boleh. Aku begitu penasaran dengan sosok perempuan yang ada dihandpone kakaku selama ini "


lily begitu mengagumi kecantikan alyssa


" Apa itu aku, bisa sajakan orang lain " alyssa menyangkalnya


" Aku mengenali wajahmu, apa kamu mau tahu. Kakaku tidak pernah mengganti fotomu diwallpaper handponenya.


Aku tidak pernah melihatnya menyukai perempuam sebelum kamu masuk dihidupnya " lily memberitahu kebenaran tentang kakanya


" Kakamu itu sama seperti Daddy dan Grandpa, Ketika mereka mencintai perempuan, mereka akan berusaha mendapatkannya dan menjalaninya hingga akhir " sahut mommynya


" Kamu memang pantas mendapatkan kakaku dan aku merestui kalian " ucap lily senang


" Sayang Mommy sangat menyayangimu "


merasa senang dengan ucapan anaknya, yang sudah mau menerima orang lain dihidup kakanya


" Terimakasih. Mama apa juga merestui hubungan kami " tanya alyssa


" Arion begitu terpukul ketika dia tidak menemukanmu diistana waktu itu. Dia menangis saat bercerita kepada mama. Mama tidak mau melihtnya seperti itu lagi. Mama juga merestui kalian "


" Maafkan aku Ma, aku " alyssa sedih mendengarnya


" Bukan salahmu sayang. Jangan pernah menyalahkan diri kalian, tidak ada yang salah diantara kalian. Mulailah kembali "


" Iya Ma, terimakasih "


" Mom, Istana apa " tanya lily bingung


" Kaka iparmu ini dulunya seorang Putri, tapi terjadi suatu kesalahan dia keluar dari Istananya "


" Pantas saja dia sangat cantik " tak henti-hentinya memandangi wajah alyssa


" Sayang kenapa kamu tidak membangunkan ku " tanya arion dari arah belakang, yang sedang menggendong alion. menghampirinya


" Aku tidak tega membangunkanmu.


Lion ayo mandi sayang "


ajak alyssa ingin menggendong alion


Namun Alion menolak ajakan mommynya


" Lion ingin mandi bersama Daddy "


ucap alion melingkarkan tangan kecilnya keleher daddynya


" Lion, Jangan menyusahkan Daddy "


" Mommy bagaimana kalau kita mandi


bertiga " ucap lion senang, karena ingin merasakan mandi bertiga dengan daddy dan mommynya


" Daddy sangat setuju sayang, ayo " ingin membawa alyssa kembali keatas


" Mommy sudah mandi sayang " ucap alyssa


" Mom apa kita tidak terlihat disini. Sepertinya dunia ini hanya milik mereka bertiga " ucap lily karena merasa tidak dianggap keberadaanya


" Cepat mandi sana, Alyssa membantu Mommy menyiapkan makanan disini "


ucap mommy arion, memisahkan alyssa dan arion







Jangan lupa ya setelah membaca tekan like.


Terimakasih, sudah mau membaca ceritaku.


Jangan lupa kritik dan saranya. ♥️♥️♥️