
" Hahaha... kalau memang dia kekasihmu. Daddy akan segera menikahkan kalian dan akan membatalkan pernikahanmu
dengan Iva "
ucap daddynya santai, keluar dari ruangan arion
Arion yang mendengar ucapan Daddynya, merasa sangat senang mengejarnya keluar ruangannya.
" Apa... Daddy serius, aku akan mengajaknya kemansion nanti malam "
Arion akan membawa Alyssa kemansion utama, dan mengenalkannya pada Daddynya.
Dan meminta Daddynya untuk merestui pernikahan nya dengan Alyssa.
" Iva tolong ajak Rion kerumah sakit,
periksakan keadaan otaknya apa tidak bermasalah "
ucap daddynya, menurutnya hayalan arion sangat tidak masuk akal. Lalu melanjutkan masuk kedalam lift.
Arion tidak memperdulikan Iva, menyusul Daddynya.
" Daddy tunggu "
arion ikut masuk kedalam lift
" Dad Rion serius akan me.... "
" Daddy melupakan sesuatu..."
potong daddynya
" Apa Dad "
" Yang sekarang kamu anggap sebagai kekasihmu itu, dia sudah mempunyai seorang anak laki-laki, namun tidak ada yang bisa mendapatkan fotonya.
Orang-orang masih tidak mengetahuinya.
Apa kamu masih mau mengakuinya sebagai kekasihmu "
Dengan Iva saja dia tidak mau, apa lagi dengan seseorang yang sudah mempunyai seorang anak. pikir daddynya
" Anak laki-lai yang Daddy maksud itu anak Rion Dad, dia sangat tampan mirip sekali dengan Rion. Namanya Alion "
memberi tahu daddynya yang sebenarnya
Plakk
Memukul kepala Arion, untuk menyadarkan hayalan anaknya yang benar-benar tidak masuk akal. Menarik lengan Arion
" Ikut Daddy kerumah sakit "
" Awwh kenapa Daddy memukul Rion "
memegang kepalanya yang sakit
Mereka keluar dari lift, menuju parkiran.
" Daddy hanya ingin menyadarkanmu...
masuk sekarang "
menyuruh arion masuk kedalam mobilnya
" Rion akan menjemput mereka dulu.
tolak Arion
dan bilang sama Mommy untuk menyiapkan makan malam..... sediakan lebih banyak sayur karena yang memakannya ada dua orang nanti malam "
-----
Saat ini Arion sudah ada dilobby apartemen Alyssa. Sebelumnya Arion sudah menghubungi Alyssa, mengatakan kalau dia akan keapartemen sekarang.
ting
kotak masuk dari Arion
" Sayang aku sudah ada dibawah "
" Tunggu sebentar aku akan turun "
balas alyssa
" Lion tunggu sebentar ya sayang, Mommy mau kelobby dulu "
Hanya diangguki oleh alion yang saat ini sedang asik menonton kartun kesukaanya.
Alyssa keluar dari kamar apartemen meninggalkan Aliom sendiri, menuju kearah lift, dan menekan lantai dasar apartemen. Untuk menemui kekasihnya.
Alyssa berjalan kearah Arion, yang sedang berbicara dengan seseorang lewat handponenya.
Alyssa langsung memeluk Arion dari arah belakang " Sayang " panggil alyssa
Arion membalikkan badannya, tersenyum. Lalu menyudahi panggilannya.
" Aku sangat merindukanmu "
ucap arion membalas pelukan alyssa
" Ayo.... " menarik lengan arion kearah lift.
Saat mereka sudah didepan pintu apartemen Alyssa.
" Sayang, kamu tunggu disini saja dulu ya "
Belum sempat Arion bertanya. Alyssa sudah meninggalkannya masuk kedalam apartemen, meninggalkan Arion diluar sendirian
Alyssa mengajak Lion, untuk keluar sekarang.
" Daddy "
teriak alion senang ketika melihat daddynya yang sedang menyandarkan punggungnya di dinding apartemen
" Hay tampan, Daddy sangat merindukanmu "
Arion langsung menggendong Alion
" Lion juga sangat merindukan Daddy "
melingkarkan tangan kecilnya keleher Arion
" Ayo " ajak alyssa kepada arion dan lion
" Sayang kita mau kemana memangnya " tanya arion bingung
" Aku akan mengajakmu kekamar apartemen
yang lain saja. "
" Kenapa "
" Aku tidak nyaman dengan kakaku, membawa laki-laki masuk keapartemenya. Dia masih bekerja sekarang, takutnya ketika dia pulang dan melihatmu diapartemenya dia akan marah "
" Oh... yasudah, ayo " mengeti yang dimaksud alyssa
Alyssa membawa Arion menuju kamar apartemen yang belum ada pemiliknya.
Mereka masuk kedalam.
Arion merasa sangat takjub, memperhatikan apartemen yang sangat mewah ini.
" Aku baru pertamakali masuk kesini.
Padahal Daddy juga punya satu unit apartemen disini.
Sepertinya aku juga akan membeli satu "
gumamnya. tapi didengar oleh alion
ucap arion yang masih berada digendongan daddynya
Arion melupakan sesuatu, dia lupa kalau apartemen ini milik kekasihnya. Karena merasa begitu takjub dengan desainnya.
Alyssa yang mendengar ucapan anaknya, menimpalinya.
" Bukan milik Mommy... Sekarang sudah jadi milik Lion. "
" Lion masih kecil Mom "
" Mommy tidak mau mengurus nya lagi. Nanti Mommy minta paman saja untuk mengurus semuanya. Mommy akan fokus pada kalian berdua saja "
Arion tersenyum, menghampiri Alyssa.
" Aku akan secepatnya menikahimu. Agar aku juga bisa menjaga kalain berdua "
Alyssa tersenyum " Bagaimana kalau sekarang " ucap alyssa senang
" Tidak bisa sayang, sekarang aku harus mengajak kalian dulu kemansion utama. Aku akan mengenalkanmu dengan Daddyku.
Dia sangat mengagumimu. "
Alyssa hanya menatap Arion bingung
" Para pembisnis sialan itu mereka sangat menggumimu. Mereka membicarakanmu, dan menyimpan beberapa fotomu handpone meraka " ucap arion kesal, memberitahu alyssa
" Apa Daddy cemburu " ucap lion, ingin tahu
" Alion " Lion langsung senyum sangat manis pada Mommynya, Lion tahu panggilan itu menyuruhnya untuk diam, tidak boleh ikut saat orang tua bicara.
" Apa Lion takut sama Mommy "
tanya arion saat melihat tingkah anaknya
" Lion tidak takut, Lion hanya tidak ingin Mommy marah dengan Lion "
" Anak pintar " ucap alyssa
mencium pipi gembul anaknya
" Lion. Apa boleh Daddy meminta sesuatu dengan Lion "
" Tentu saja boleh Dad "
" Lion main game saja dulu ya, ada hal penting yang ingin Daddy bicarakan dengan Mommy "
Alion mengangguk, meminjamkan handponenya pada anaknya.
Lalu Arion mengajak Alyssa duduk ditempat disofa dekat jendela.
" Saayang.....
panggil arion ragu
" Ada apa "
" Sayang... apa boleh... aku... meminta bantuan denganmu "
" Minta bantuan " tanya alyssa bingung
Arion hanya mengangguk diam menatap alyssa
" Apa, katakan saja... " alyssa sangat penasaran
Hening
Arion hanya diam menatap Alyssa, dia malu untuk meminta tolong dengan Alyssa.
" Sayang... jangan pernah malu untuk meminta bantuan denganku.
Aku akan menuruti semua kemauanmu.
alyssa terhenti bicara seketika.....
Tapi aku tidak bisa kalau kamu memintaku untuk meningglkanmu lagi "
ucap alyssa tiba-tiba sedih.
dipikirannya arion akan memintanya untuk meninggalkannya.
Air matanya sudah siap menetes
" Bukan itu sayang... Jangan menangis. mengusap air mata alysaa yang sudah jatuh.
" Aku tidak akan pernah meminta hal bodoh seperti itu "
" Lalu apa "
" Ini masalah perusahaan ku. Aku harus cepat mencari teman bisnis untuk kerja sama. DiUkraina hanya ada dua bisnis yang memenuhi inti dari perusahaanku. Bisnis punyamu dan yang mengakhiri kerja samanya dua hari yang lalu "
ucap arion jujur
" Maksudmu, kamu memintaku untuk bekerja sama dengan perusahaanmu " tanya alyssa langsung keinti pembicaraan
Arion mengangguk
" Aku punya satu syarat "
" Apa itu sayang "
" Kamu harus menjadi suamiku,
dan aku akan menyerahkan semua padamu "
ucap alyssa memeluk arion
" Sayang secepatnya kita akan menikah,
mencium puncak keapla alyssa yang sedang memeluknya
" Nanti malam kalian harus ikut aku menemui orang tuaku ya " pinta arion
" Sayang apa benar yang kamu katakan tentang Daddymu " tanya alyssa mengenai kalau daddy arion sangat mengaguminya
" Kamu mau mendengar kata-katanya yang sangat menyakiti hatiku " tanya arion
Alyssa mengangguk cepat
" Katanya, kalau Daddy masih muda Daddy akan menjadikanmu kekasihnya, dan akan secepatnya menikahimu...
Tapi dia cukup sadar diri dengan usianya, dia begitu mengagumimu sebagai pemilik dari TSRAH "
" Apa Daddy tidak marah jika aku ikut nanti malam " tanya alyssa lagi
" Dia sangat marah karena kamu pernah meninggalkanku. Tapi tidak apa-apa, kita coba saja dulu "
Alyssa diam
" Ahh, iya jangan lupa. Nanti malam jika kita sudah ada dimansionku. Kamu harus memanggilnya Ayah, pasti dia akan sangat senang "
" Kenapa "
" Kerena sebentar lagi dia akan menjadi Ayah mertuamu "
•
•
•
•
•
Terimakasih, sudah mau membaca ceritaku.
Jangan lupa kritik dan saranya. ♥️♥️♥️