Where Are You

Where Are You
Apa ini nyata



" Tunggulah dulu, hanya sebentar saja sepertinya dia juga sudah selesai dengan urusannya. Menunggunya selama 5 tahun saja kamu bisa, masa hanya beberapa jam saja kamu sudah seperti ini " tahan mommynya yang melihat anaknya begitu tidak sabaran


" Lion bagaimana kalau Lion telepon


Mommy. Tanya apakah sudah selesai dan bilang sama Mommy kalau Mommy saja yang menjemput Lion kerumah Grandma ya " bujuk grandma, agar mommy dan daddynya bertemu


" Iya Grandma, ayo telepon Mommy


sekarang " ucap lion tidak sabar


Grandma mengambil handponenya dan menghubungi Alyssa.


Memberikan handponenya yang sudah terhubung dengan alyssa, kepada Alion. Handpone grandma sengaja sudah di loudspeker terlebih dulu.


" Halo Tan, ada apa " tanya alyssa


" Mommy, ini Lion. Apa Mommy sudah selesai ??? " tanya alion


" Sebentar lagi sayang. Bilang sama Grandma, kalau Mommy saja yang menjemput Lion nanti " alyssa merasa tidak enak karena grandmanya yang harus mengantar lion pulang


" Iya Mommy. Mommy cepat ya kesini, Daddy sudah begitu tidak sabar ingin bertemu dengan Mommy " ucap bibir kecilnya itu memberitahu


Arion yang masih terisak pun tersenyum karena anaknya ini.


Alyssa merasa lucu dengan apa yang diucapkan anaknya.


" Sayang kamu begitu ingin punya Daddy? Kata Mommykan tunggu sebentar lagi, nanti Daddy akan menemui kita. Jangan sembarangan memanggil orang lain Daddy, nanti Daddy mu akan sedih mendengarnya "


" Mommy, Daddy memang lagi sedih sekarang. Karena baru bertemu dengan Lion. Daddy sangat mirip dengan Lion Mommy. Kata Daddy, Daddy juga mencari kita kemana-mana. Daddy sangat sedih ketika Mommy meninggalkan Daddy " ucap lion panjang lebar dengan suara yang begitu sedih


Alyssa merasa sedih mendengarnya, dan dia juga cukup kesal dengan Daddy Lion karena membuat anaknya begitu mempercayainya.


" Ternyata Daddy barumu itu sangat pintar sekali berbohong ya. Jangan percaya dengannya, dan jangan percaya dengan kata-katanya. Sayang sudah dulu ya, Mommy selesain ini dulu, biar Mommy cepat jemput Lion " alyssa begitu tidak percaya


" Iya Mom, Mommy jangan kaget ya nanti "


" Iya. ucap alyssa cuek


Jangan lupa bilang sama Grandma Mommy saja yang menjemput Lion nanti "


" Iya Mom "


mengakhiri telepon dengan Lion.


Lion mengembalikan handpone Grandmanya dan langsung beralih memandang Daddynya yang sudah terisak lagi.


" Daddy... Daddy kenapa menangis lagi " memandangan daddynya yang begitu cengeng


" Daddy sangat merindukan Mommy sayang "


ingin memeluk lion, namun lion menghindarinya


" Daddy jangan seperti ini, nanti Mommy tidak akan mau dengan Daddy. Daddy begitu kacau sekarang. Daddy masih belum mandikan cepat mandi dulu sana " merasa jiji dengan keadaan daddynya sekarang


" Kenapa kamu marahin Daddy " tanya arion bingung


" Mandi dulu kata Lion, nanti Mommy tidak mengenali Daddy " ucapnya marah


" Bagaimana kalau kita mandi bersama, Daddy begitu menginginkannya " langsung menggendong badan kecil alion


" Iya ayo Dad " jawabnya berbinar, lion selama ini sangat menantikan saat-saat seperti ini


" Mom Rion mandi dulu ya "


ucap arion meninggalkan mommymya, mereka naik keatas kekamarnya arion untuk mandi


-----


Setelah sudah selesai dengan urusannya, Alyssa memasuki mobilnya dan langsung melajukan menjemput Lion dirumah Grandma. Alyssa sudah diberikan Alamat rumah Grandma saat menjemput Lion pagi tadi.


Saat sudah sampai, Grandma sudah menunggu didepan.


Grandma menghampiri Alyssa.


" Sudah selesai.


tanya grandma menghampiri alyssa


Kamu sudah makan. Makanlah dulu, Lion juga lagi mandi dengan Daddynya "


Tersenyum


" Kenapa dia begitu mudah sekali dekat dengan Tante dan anak Tante. Biasanya dia sangat rewel dengan orang baru. Aku tadi sangat hawatir, takut Grandma nya ini tidak sanggup menjaganya " ucap alyssa


" Ayo, masuklah. Letakkan saja tas kerjamu di sana " tunjuk grandma diatas nakas yang berada diruang tamu. Grandma langsung menuju ruang makan


" Iya Tante " alyssa menyusul kemeja makan


" Ayo makan, Tante temani " meletakkan piring makan alyssa, mereka duduk dikursi meja makan berhadapan


" Iya Tante, maaf membuat Tante jadi repot begini " ucap alyssa tidak enak


" Ehmm... Bagaimana kalau kamu panggil Tante, Mama saja..." ucapnya cepat


Mama merasa tidak direpotkan sayang, santai saja. Ayo makanlah " tersenyum senang


Alyssa terdiam, dia masih belum mengerti apa yang dimaksud Grandma Lion ini.


Grandma yang menyadari diamnya Alyssa langsung melanjutkan bicaranya


" Daddy Lionkan anak Tante, dan kamu Mommy Lion. Kalian sepasang kekasih. Jadi kamu harus memanggil Tante Mama, karena kamu menantu Mama " jelas grandma begitu senang


Alyssa masih terdiam, dia tidak tahu harus berkata apa. Dia juga begitu tidak nyaman dengan Grandmanya Alion.


" Apa tidak mau makan " tanya grandma pada alyssa, karena belum memasukkannya kemulut sedikitpun


" I-iya Tan, ma-mau ko " sahut alyssa gelagapan


" Mama, panggil Mama " bersikeras


" Iya Mamma " dengan suara rendahnya begitu canggung


melihat kepiring alyssa yang masih belum termakan


" Iya Ma. Apa Mama menyukai sayuran ? "


tanya alyssa, karena melihat begitu banyak sayur-sayuran diatas meja makan saat ini, walaupun hanya sisa tapi masih begitu banyak


" Suka tapi sewajarnya saja. Ini semua untuk anak laki-laki Mama dia tidak akan makan kalau tidak ada sayuran " ucap grandma jujur


" Apa Ma, dia tidak mau makan kalau tidak ada sayur "


ulang alyssa tidak percaya, ternyata ada juga yang sama seperti anaknya


" Iya. Dia juga tidak suka daging merah, dia hanya menyukai ayam atau ikan saja "


tambah grandma


" Kenapa bisa sama dengan Lion. Anak itu juga tidak akan makan kalau tidak ada sayuran, dan hanya memakan daging ayam dan ikan saja " tidak percaya karena punya kesamaan yang sama persis dengan anaknya grandma


" Benarkah, pantas saja dia makan sayur begitu lahap. Sepertinya mereka benar Daddy dan anak "


alyssa langsung menghentikan kunyahannya


" Mom...Mommy. Mommy bicara dengan siapa " tanya lily, turun dari tangga


" Nona, kita bertemu lagi " ucapnya senang


" Sayang kamu tidak apa-apa " tanya grandma bingung, biasanya dia tidak akan bicara dengan perempuan seumurannya


" Tidak apa-apa Mom, Lily baik-baik saja "


tersenyum senang


" Dia anak tante " tanya alyssa merasa kenal


" Iya. Kalian sudah saling mengenal "


tanya grandma bingung, anaknya tidak berteman dengan siapapun


" Iya Ma. Dia satu kuliah denganku " ucap lily antusias


" Ah kebetulan sekali "


" Kamu semakin cantik saja ya Nona " puji lily


" Hah,,, ada apa " bingung, semakin cantik apa mereka pernah bertemu sebelumnya


" Aku begitu mengagumi kecantikanmu. Lima tahun ini aku juga sangat penasaran denganmu, karena hanya bisa melihatmu dihandpone kakaku saja waktu itu " begitu senang


" Malihatku dihandpone kakamu ??? " semakin bingung


Hanya diangguki oleh Lily dengan senyumanya.


" Mommy " ucap anak laki-laki yang akan menuruni tangga


Alyssa menoleh ke asal suara


" Sayy.....


pandangan alyssa beralih dengan laki-laki yang sedang menggendong alion.


Deg


Apa ini nyata, apa yang harus aku lakukan


" Mom ini Daddy " ucap lion senang


mereka berdua mendekati alyssa yang masih duduk dimeja makan


" Mom " panggil alion sedih, kenapa dengan mommyanya kenapa Mommya menangis


" Sayang " panggil arion


suara yang selama ini begitu dirindukan alyssa


Alyssa beranjak dari duduknya. Langsung menubrukan badannya ke laki-laki yang sangat dirindukannya ini


" Sayang maafkan aku. maafkan aku yang tidak bisa menemukan kalian selama ini " ucap arion merasa bersalah


" Aku begitu merindukanmu "


" Maafkan aku sayang, aku begitu bodoh. Aku tidak bisa menemukan kalian lebih awal sayang "


Alyssa menggeleng


" Aku yang pergi "


ucap alyssa di sela tangisannya


" Aku juga berusaha mencari keberadaanmu, aku juga ingat kalau adik dan mamamu ada di sini jadi aku memutuskan untuk


ke negara ini "


" Kenapa aku begitu bodoh. Aku hanya mencarimu diukraina saja. Ternyata kalian disini. Sayang aku sangat merindukanmu "







Jangan lupa ya setelah membaca tekan like.


Terimakasih, sudah mau membaca ceritaku.


Jangan lupa kritik dan saranya. ♥️♥️♥️