
"Ayo sayang"
menggendong Alion keluar dari mobil.
" Mommy Lion bisa jalan sendiri "
ucap lion cemberut, alyssa selalu saja ingin menggendong anak laki-laki kesayangannya
" Noo, disini bahaya sayang... Tunggu masuk mallnya dulu baru Lion jalan sendiri "
bujuk alyssa
" yess mom " jawabnya singkat
-----
Mereka sudah berada didalam mall. Alyssa membeli berbagai macam sayuran. Lion tidak mau makan kalau tidak ada sayur, dan Lion juga tidak menyukai daging Sapi, Lion hanya menyukai daging Ayam dan Ikan saja. Sama seperti Alyssa ketika masa kehamilannya dulu.
" Mommy Lion ingin susu Mommy "
rengek lion, menarik-narik lengan alyssa. Yang ingin ketempat susu
" Sebentar sayang, tunggu dulu.
Lion liat kan Mommy lagi milihin daging ayam dan ikan untuk Lion... "
ucap alyssa lembut pada anak laki-lakinya
" Iya Mommy. Tapi apakah boleh Lion kesana untuk mengambilnya sendiri. Mommy bisa liat Lionkan dari sini " jelasnya, lion begitu tidak sabar
" Ya sudah, Mommy juga hampir selesai " belum selesai Alyssa bicara. Lion sudah berlari ketempat berbagai macam susu
Alyssa hanya menggeleng melihat tingkah anak laki-lakinya itu. Dia masih berada dibagian daging dan memasukan
daging-daging yang sudah dipilihnya ketrolly.
Alion sudah berada ditempat susu dan dia mencari susu yang biasa dia minum. Matanya hanya fokus pada susu-susu yang ada didepannya.
bruukk...
Lion menabrak seorang wanita yang cukup berumur.
" Awhh... " Alion terhuyung
Langsung menyeimbangkan tubuh kecilnya
" Maaf, maafkan saya Grandma. Grandma apa kaki grandma sakit "
ucap lion tulus sambil memperhatikan kaki wanita itu
Wanita itu hanya diam, menatap bocah kecil yang ada dihadapannya sekarang, dengan tersenyum sangat bahagia.
Dimana orang tuanya, apa dia sendiri disini. Aku ingin membawanya pulang, dia mengingatkan aku dengan arion kecil.
dia begitu tampan dan sangat sopan.
" Grandma ada apa, kenapa Grandma tersenyum. Lion tulus minta maaf kepada Grandma " menyatukan telapak tangan kecilnya memohon
" Ahh, tidak apa-apa. kaki Grandma tidak sakit. Siapa namamu sayang??? "
mensejajarkan tubuhnya dengan anak laki-laki yang tidak sengaja menabraknya itu
" Alion grandma, panggil saja Lion "
Ini kebetulan atau apa, kenapa bisa terjadi seperti ini, dia sangat mirip dengan putraku dan namanya hampir sama hanya berbeda satu huruf saja
Alyssa menghampiri anak laki-lakinya yang terlihat berbincang dengan seorang Grandma
" Lion jangan mengganggu Grandma, Grandma sedang berbelanja sayang.
Minta maaf sekarang "
mendekati anaknya, memberitahu alion untuk minta maaf
perempuan ini...
ya dia yang dicari Arion selama ini. pantas saja Arion sefrustasi itu ternyata dia sudah menanam benihnya dengan perempuan ini. dia juga sangat cantik
" Grandma Lion minta maaf ya, mohon maafkan Lion Grandma " ucap bibir mungilnya itu tulus
" Tentu saja tampan..."
mengusap kepala lion lembut
" Apa perempuan cantik ini Mommy mu
sayang " tanya grandma pada lion
Alion menganggukan kepalanya cepat
" Iya Grandma, perempuan cantik ini Mommy Lion. Mommy bukan hanya perempuan cantik tapi Mommy juga perempuan yang sangat hebat. Mommy membesarkan Lion sendiri Grandma " jelas lion kepada grandma
aku semakin yakin mereka yang Arion cari selama ini. Arion pasti akan sangat senang
" Lion... " menatap anaknya memberitahu untuk berhenti berbicara
" Tante maafkan anak saya ya dia memang banyak bicara seperti ini "
ucap alyssa tidak enak
Mendekati anak laki-lakinya ingin membawanya menjauh dan melanjutkan belanja mereka.
" Mommy, Lion boleh punya Grandma...
Apa Grandma mau jadi grandma Lion.
Lion tidak punya siapa-siapa selain Mommy " menatap mommynya, memohon dengan gemas
Alyssa hanya diam dia tidak bisa menolak, putranya ini, begitu menggemaskan ketika memohon sesuatu.
Grandma langsung mengiyakan dia sangat senang
"Tentu saja boleh sayang. Grandma juga ingin memiliki cucu sepertimu. Kamu mengingatkan Grandma dengan anak Grandma, kamu sangat mirip
dengannya "
" Wah benarkah Grandma, apa dia tampan seperti Lion "
" Apa dia mirip dengan Lion. Apa Lion boleh berteman dengannya " ucap lion senang, karena akan ounya teman baru
" Tidak sayang anak Grandma itu sudah besar sekarang, dia laki-laki yang sangat hebat "
" Wahh benarkah Grandma. Apa Lion boleh memanggilnya Daddy Grandma, Lion tidak pu... " Perkataan Alion langsung dipotong Alyssa
" Sayang tidak boleh seperti itu, cukup punya Grandma saja ya, sekarang ayo kita lanjutkan belanjanya, setelah selesai belanja kita makan siang... "
menggandeng tangan lion
" Tante kami lanjut belanja ya.
Terimakasih sudah mau jadi Grandma Lion " pamit alyssa ingin meninggalkan
Alyssa merasa tidak enak Lion langsung menganggap bahwa anak Grandma itu Daddynya.
" Tidak apa-apa, Tante sangat senang dipanggil Grandma oleh cucu tampanku ini. Apa boleh Tante ikut makan bersama kalian " sambil memikirkan cara bagaimana menemukan mereka dengan putranya
" Tentu saja boleh Grandma, Lion juga ingin bercerita banyak dengan Grandma
Mommy apakah boleh Garandma ikut bersama kita " tanya alion, menatap mommynya meminta persetujuan
Tidak seperti biasanya, Alion tidak mudah dekat dengan orang lain, tapi kenapa dengan wanita ini dia mudah sekali menerimanya.
" Tidak apa-apa sayang " menyetujui permintaan anaknya
" Tapi tunggu aku belanja dulu ya Tan, masih ada yang mau aku beli dulu " ucap alyssa merasa tidak enak
" Iya tidak apa-apa lanjutkanlah, ayo " melangkah ingin menemani
" Tante sebaiknya tante istirihat saja, disana ada kursi Tante bisa istirahat disana.
ayo Tan " ajak alyssa
Mereka sudah berada dikursi peristirahatan di dalam mall.
" Tan aku tinggal dulu ya, ayo sayang " mengajak Alion
" Mommy Lion juga mau istirahat " memasang wajah lelahnya. alion ingin lebih tahu banyak dengan daddynya
Alyssa terlihat berpikir
" Iya biarkan Lion sama Grandma disini, Grandma juga tidak akan membawa nya kemana-mana percayalah "
ucap grandma meyakinkan alyssa, ia tahu pasti alyssa takut menitipkan anaknya kepada orang yang baru saja dia kenal
" Baiklah. Sayang jangan buat Grandma
susah ya "
" Siap Mommy " sahut alion senang
Alyssa berjalan meninggalkan mereka berdua
" Lion, Grandma boleh bertanya sesuatu " tanya grandma
" Boleh Grandma "
" kemana Daddy Lion ? "
" Kata Mommy Daddy pergi, Tetapi Daddy juga berjanji kepada Mommy, Daddy akan menjemput Mommy kembali nanti.
Sekarang Lion dan Mommy juga sedang mencari Daddy " cicit bibir mungilnya itu
" Menjemput, Mencari maksudnya "
tidak paham dimaksud lion
" Lion juga tidak tau Grandma, tapi Lion ingin punya Daddy...
Apa anak Grandma mau jadi Daddy Lion...???
Grandma Lion boleh minta tolong, tolong bilang kepada anak Grandma, untuk menjadi Daddy Lion " pinta lion
" Tentu saja sayang. Nanti Grandma sampaikan. Ah sebentar " mendapatkan sebuah ide
Grandma terlihat menghubungi seseorang.
" Ada apa mom, sabarlah sebentar lagi pesawat ku akan landing kalian siapkan saja semuanya lusa kita akan kembali " sahut seseorang
" Sudah Mommy urus...
Ada seorang anak kecil yang ingin bicara denganmu " ucap perempuan itu senang
" Siapa Mom ?? " tanya arion bingung
Perempuan itu menyerahkan handpone pada Lion, Lion langsung mengerti bahwa yang di telpon adalah Daddynya
" Halo..... Apa aku boleh memanggilmu Daddy, kata Grandma aku sangat mirip denganmu. Sepertinya kamu Daddy yang aku cari selama ini. Daddy mau kan, Mommyku perempuan yang sangat cantik, dia juga sangat hebat, dia pintar, dan juga kaya.
Apa Daddy mau jadi Daddy ku " pinta lion
" Hahaha. Apa yang kamu bicarakan anak kecil, siapa yang mengajari mu hal seperti ini " merasa lucu dengan permitaan lion
" Tidak ada yang mengajariku, aku memang pintar. Kata Mommy, Daddy sangat pintar jadi aku sama sepertinya.
Aku akan memastikannya nanti ketika aku bertemu denganmu. Kalau benar Daddy tampan dan juga mirip dengan ku berarti benar kamu memang Daddyku " ucap bibir mungilnya itu
" Wah wah, aku begitu penasaran denganmu. Bagaimana bisa kamu merangkai kalimat seperti itu. Bagaimana kalau kita bertemu, nanti malam aku baru sampai. Bisakah besok kita bertemu ? " arion begitu penasaran seperti apa bocah laki-laki yang memintanya untuk menjadi daddnya
" Tentu saja kita harus bertemu, aku akan memastikannya besok " ucap lion
" Oke sampai bertemu disana "
" Baiklah Daddy aku menunggumu.
Apa Daddy juga ingin bertemu dengan Mommy. Aku akan mengajaknya nantin "
" Aku tidak mau, aku hanya ingin bertemu dengan mu.
Aku sudah mempunyai perempuan lain dihatiku " jawan arion jujur
Alyssa sudah selesai dengan belanjanya
dan kembali ketempat istirahat Lion dan Grandma.
" Sayang apa yang kamu lakukan. Mommy sudah bilangkan jangan menyusahkan
Grandma " ucap alyssa melihat anaknya memegang handpone milik grandma
" Tidak apa-apa Mommy, Grandma terimakasihya " mengembalikan handpone grandma
Grandma mengakhiri sambungannya
" Sudah dulu ya sayang " ucap grandma
" Ya Mom, dimana Mommy menemukannya "
tutt tutt
Sekarang Mereka makan siang bertiga, diRestoran mewah yang masih berada didalam mall itu.
" Apa kalian besok ada waktu "
tanya grandma basa basi
" Besok Sekolah Lion libur dan Mommy juga sudah wisuda jadi Mommy tidak kuliah lagi kan Mom " tanya lion
Mendangar ucapan Lion Grandma sangat senang
" Oh ya baguslah. Apa kalian mau datang Grandma mau mengundang kalian untuk merayakan kelulusan anak perempuan Grandma besok, bagimana " tanyanya lagi
" Sepertinya aku tidak bisa Tan, ada yang mau aku urus besok " jawab alyssa jujur, besok dia akan mengurus surat kepindahan
" Mom bagaimana kalau besok Lion saja yang ikut kerumah Grandma, Mommy urus saja urusan Mommy " pinta lion, besok adaalh kesemptannya untuk bertemu daddynya
" Wah itu ide bagus sayang. Besok Grandma akan menjemputmu ya " sahut grandma
Alyssa mengiyakan karena memang besok tidak ada yang menemani Alion diapartemen.
-----
Esok harinya
" Lion janji jangan nakal ya " ucap alyssa mengingatkan lion
" Iya Mom. Lion janji "
" Ayo masuk Lion. kalau urusanmu sudah selesai menyusullah kerumah Tante ya " ucap grandma dia menjemput lion ke apartemen
" Iya. Maaf ya Tan merepotkan "
merasa tidak enak karena menitifkan lion dan menjemput lion keapartemen mereka
Alyssa memberikan Alamatnya kemaren
Lion dan Grandma sudah berada didalam mobil. Menuju rumah Grandma untuk bertemu dengan anaknya yang dipanggil Alion Daddy.
•
•
•
•
•
Terimakasih, sudah mau membaca ceritaku.
Jangan lupa kritik dan saranya. ♥️♥️♥️