
Selama lima tahun ini hidupku terasa begitu hampa, tidak bahagia. Bahkan bisa dibilang sangat menderita.
Dihari ketika aku ingin menjemputya untuk menepati janjiku padanya. Tapi ternyata aku kehilangannya. Perempuan yang sangat aku cintai, dia meninggalkan ku tanpa tahu kemana dia pergi.
Selama seminggu aku berusaha mencari keberadaanya diIstana namun tidak ada sedikitpun informasi yang aku dapat kan. Semua pelayan menutup mulutnya, seolah tidak ada terjadi apapun.
Karena tidak menemukan apapun, aku memutuskan untuk pulang. Saat itu juga, aku langsung terbang keBelanda.
Menemui Mommy ku, karena aku sudah berjanji ingin mengenalkan perempuanku dengannya.
-----
" Mom.......
Dia meninggalkanku.
ucap arion dengan suara bergetar
Dia meninggalkanku Mom.......
Apa aku tidak pantas untuknya, aku sangat mencintainya Mom... Aku merasa sangat hancur sekarang "
Seketika badanku ambruk, aku tidak mengerti kenapa aku selemah ini.
Sudah cukup dua bulan itu menyiksaku, karena begitu merindukannya.
Tapi ternyata, kali ini dia pergi meninggalkan ku. Dan aku tidak mengetahui kemana perginya Perempuanku.
" Sayang jangan seperti ini, kenapa begitu mudah sekali menyerah. Mintalah penjelasan padanya "
Arion mulai terisak
"Bukan Mom... dia tidak ada disana, dia meninggalkan ku. Dia pergi "
dengan isakan yang begitu pilu siapa pun yang mendengarnya
-----
Satu tahun pertama ketika Alyssa meninggalkan ku, hidupku begitu terpuruk.
Aku hanya berdiam diri dikamar,
tidak melakukan apapun. Mommy ku selalu memaksaku untuk makan dan menyuapiku. Hidupku begitu hampa, karena kehilangannya, dan hampir setiap malam aku selalu memimpikannya.
Setelah aku merasa lelah dengan yang aku jalani saat ini,
aku mencoba untuk memikirkan bagaimana caranya agar aku bisa menemukannya kembali.
Aku mulai bertanya kepada orang lain, mencari informasi dari orang terdekatnya. Semua aku lalukakn semata-mata hanya untuk bisa bertemu dengannya kembali.
Aku memutuskan untuk kembali keUkraina, aku berusaha untuk mencarinya lagi. Mencari keberadaan perempuanku.
Aku kembali mengunjungi Istana.
Ketika aku sampai aku melihat perempuan yang tidak begitu asing, dia sedang duduk disofa ruang tamu Istana.
Ah iya betul, itu Jesica.
Sepertinya aku harus bertanya dengannya. Tapi, perempuanku akan marah jika dia melihatku bersama dengan Jesica, kereka tidak akur.
Tapi tidak ada cara lain lagi, selain seperti ini.
Dia pasti mengetahuinya pikirku.
" Maafkan aku ya, sayang aku harus mendekatinya agar aku bisa mendapatkanmu kembali " gumamku
Aku mencoba apa yang pernah Alyssa katakan padaku.
Kata sayangku, Jesica sangat menyukai ku kerena aku tampan.
Saat ini aku harus memanfaatkan ketampananku untuk mendekatinya.
Aku ingat kalau Jesica menyukaiku. Perempuanku yang mengatakannya.
Aku menanyakan keberadaan Alyssa padanya.
Aku mendapatkan informasi tentang perempuanku. Tapi informasi yang membuat hatiku sangat sakit,
seolah jiwaku sudah hilang.
" Aku rasa kamu akan berhenti menanyakan tentangnya, setelah aku menceritakan rahasia besar yang dia lakukan.
Dia melakukan kesalahan yang sangat memalukan.
Hamil tanpa suami. Dia diusir dari istana tanpa membawa apapun, dia memang pantas untuk menerimanya.
Kenapa, karena dia seorang Putri, tapi ternyata dengan begitu mudahnya memberikan dirinya pada semua laki-laki..... Mungkin sata ini hidupnya sangat menderita Malam itu dia dibuang di tengah kota, tanpa uang sedikitpun. "
dia mengatakannya sambil tersenyum. ada apa dengan perempuan ini tanyaku pada diriku sendiri.
Jantungku, terasa berhenti berdetak.
" Sayang dimana kamu sekarang, apa yang sedang kamu lakukan.
Harus kemana lagi aku mencarimu sayang. Aku mohon bertahanlah, saat ini aku sedang berusaha mencari keberadaanmu "
Setelah tiga tahun hidupku
terombang ambing, dengan terus mencarinya aku berusaha untuk bangkit.
Aku kembali menjalankan perusahaanku sendiri, dalam waktu satu tahun saja
semua perusahaanku kembali
berkembang cukup pesat.
Aku kembali menyuruh beberapa orang
Pada saat itu Daddy juga menyerahkan perusahaannya denganku.
Lagi-lagi, Daddy memintakku untuk segera menikah.
Daddy memintaku untuk menikah dengan salah satu karyawannya. Daddyn berusaha agar aku bisa dekst dengannya.
Daddy mengangkatnya menjadi sekretaris untukku diperusahaan.
Iva Roselin perempuan yang menolong adikku.
Aku selalu menolak saat Daddy ingin mengatakan hal itu.
Aku tidak mau memikirkannya lagi.
Aku bekerja sangat keras, ini semua kulakukan untuk perempuanku. Aku tidak ingin, ketika aku menemukannya kembali,
dia harus hidup bahagia.
Cukup ketika dia menghilang saja. Ketika dia bersamaku aku akan membahagiakannya.
-----
Satu hari yang lalu Mommy menelponku dia mengatakan ada seseorang yang mirip denganku.
Aku begitu penasaran dengannya.
Siang itu aku bertemu denganya.
Dia sangat mirip denganku dan tatapan matanya lagi-lagi membuat ku sedih. Tatapan matanya mengingatkan ku dengan perempuan yang begitu berarti dalam hidupku. Dia memanggilku Daddy hatiku bertambah perih.
Aku kembali mengingat bagaimana kehidupan perempuanku, apa hidupnya baik-baik saja, dimana dia tidur, apa dia sudah makan, dan yang terpenting adalah apa dia masih ada diDunia ini.
Aku sedikit kesal dengan anak laki-laki ini, dia bersikeras mengatakan kalau aku Daddynya. Dia juga ingin aku menemui Mommynya, dia selalu menanyakan apa aku benar-benar tidak mengenal Mommynya.
Terakhir kalinya dia mengatakan apa Daddy benar tidak mengenal mommy, aku marah dengannya. Tapi seketika itu juga aku bungkam, aku masih mencerna kata-katanya
Setelah aku sadar, air mataku begitu deras mengalir.
Aku menemukannya, aku menemukan perempuan ku kembali.
Ya dia Alyssa nama yang selalu aku ingat dari awal aku bertemu dengannya dia sudah membuat hidupku begitu bahagia.
Aku sangat bersyukur, karena waktu itu aku mengikuti kunjungan keIstana. Karena menemukanku dangan perempuan yang begitu berarti dihidupku.
-----
Kurang lebih dua bulan lagi aku wisuda. Tetapi anehnya kami mendapat tugas tambahan dengan alasan agar mendapat nilai sempurna.
Dihari yang sama saat aku ingin mengunjungi Mommy dan adikku diBelanda, aku baru diberitahu kalau hari ini aku dan ketiga temanku mendapatkan tugas tambahan itu, yaitu melakukan kunjungan keKerajaan dipedalaman Ukraina selama seminggu, membuat moodku hancur aku sangat kesal. Aku menolaknya namun ternyata Daddy ku sudah menyetujuinya tanpa sepengetahuanku. Aku marah dengan Daddyku saat itu.
Kami melakukan perjalanan sore hari. Perjalanan kesana sangat lama, dan sangat melelahkan.
Kami sampai jam 4 dinihari. Masih sangat sepi tapi ada beberapa parajurit yang menyambut kami, tidak lama setelah itu datang seorang laki-laki dia terlihat sangat berwibawa ya dia Rajanya disini, dia sangat dihormati.
Dia menyambut kami dengan sangat sopan, dan sangat baik. Aku begitu tersanjung dengannya karena menyambut kami di jam tidur seperti ini, Tapi itu tidak merubah moodku. Moodku begitu buruk.
Setelah penyambutan aku pikir langsung beristirahat ternyata tidak, kami langsung diberi pengarahan cukup lama. Setelah selesai, aku berpikir untuk istirahat kembali, tetapi Yang Mulia Raja itu mengajak kami untuk menikmati sunrise pagi hari Mr.matteo dan teman-temanku tidak bisa menolak. Aku hanya diam saja, menundukan kepalaku, karena sangat mengantuk.
Tiba-tiba aku mendengar seseorang berteriak
" Ayah apa aku terlambat, katanya
Semua orang menoleh kepadanya hanya aku saja yang masih menundukkan kepalaku.
teman-temanku begitu memujanya, tapi itu tidak mempengaruhiku. Aku tidak pernah menyukai perempuan karena mereka membuatku susah dan membuat adik perempuanku menderita.
Ketika dia mendekat, entah kenapa aku mengangangkat kepalaku untuk melihatnya.
Deg... ada apa dengan jantungku, kenapa berdebar begitu cepat. Apa karena melihat perempuan yang sangat cantik ini dengan senyuman yang begitu manis.
Aku masih belum menyadari perasaanku padanya. Tapi tidak lama setelah itu, dia tidak sengaja dengan kalimatnya yang mengatakan kalau dia cemburu melihat Rose yang dekat denganku.
Aku menyadari perasaanku, karena tingkah yang menggemaskan darinya, dia begitu lugu. Hanya karena dibilang anak kecil saja dia marah, dan ketika itu dia terjatuh aku begitu hawatir tapi ternyata dia hanya membohongiku, hanya karena ingin menangkapku saja. Dia memelukku sangat erat, tidak tau keadaan jantungku saat itu seperti apa.
Alyssa ya dia adalah milikku hanya milikku. Hanya dia yang mampu memporak porandakan hidupku. Saat pertama bertemu dengannya, dia cinta pertamaku, secepat itu aku jatuh cinta dengannya, kenapa aku menyimpulkan kalau aku mencintainya karena belum ada yang membuat ku berdebar seperti ini.
Perempuan ini meruntuhkan tembok yang aku bangun selama ini, aku tidak menyukai sifat perempuan yang selalu menyusahkanku.
Aku memutuskan untuk membenci mereka karena suatu masalah yang melibatkan adik perempuan, aku juga mengalami hal sulit waktu itu karena aku adikku yang jadi pelampiasan mereka, aku menyalahkan diriku.
Sejak saat itu hanya tiga perempuan yang aku bisa terima dalam hidupku. Mommy, adikku, dan Iva dia yang menolong adikku dari keganasan para perempuan yang menyukaiku.
Tapi setelah aku bertemu dengan Alyssa semua itu tidak berlaku. Aku begitu ingin memilikinya, aku benar-benar mencintainya.
Ini bukan hanya rasa kagum karena kecantikannya.
Aku ingin memilikinya seutuhnya aku ingin menikahinya.
•
•
•
•
•
Jangan lupa ya setelah membaca tekan like.
Terimakasih, sudah mau membaca ceritaku.
Jangan lupa kritik dan saranya. ♥️♥️♥️