
Pagi pertama Alyssa berada diUkraina.
Alyssa baru keluar dari kamar mandinya.
Lalu menghampiri Alion yang masih berbaring ditempat tidur.
Alyssa memberikan ciuman selamat pagi untuk anak laki-lakinya.
Lion sudah bangun, namun masih berada ditempat tidurnya. Lion merasa badannya sangat lelah.
Karena melakukan perjalanan pulang kemarin, dari Belanda ke Ukraina.
Mungkin kurang lebih empat jam lamanya.
Alyssa sangat tidak tega melihat anak laki-lakinya seperti ini.
" Apa badan Lion terasa sakit sayang, atau hanya kelelahan saja "
tanya alyssa mencari tahu apa yang dirasakan anaknya.
Alyssa memperhatikan anaknya, yang masih berbaring di tempat tidur.
" Lion hanya lelah Mom " ucap alion lemah dengan mata yang masih terpejam.
" Yasudah Lion istirahat saja ya sayang...
Apa Lion mau Mommy peluk "
tanya alyssa, Alyssa merentangkan tangannya.
Alion hanya menganggukan kepalanya saja.
Alyssa berbaring disamping Alion.
Langsung memeluk Alion dengan sayang, memberi usapan lembut dikepala Alion. Mereka berpelukan cukup lama sambil Alyssa menciumi wajah Alion gemas.
" Mom, Lion haus "
ucap lion yang masih berada dipelukan mommynya
" Sebentar, Mommy ambilin air untuk Lion dulu "
melepaskan pelukannya
Alyssa beranjak dari tempat tidur, menuju meja kecil yang masih berada di dalam kamarnya, mengambilkan air untuk Alion.
Membawakan air minum untuk Alion
" Ini sayang, Lion duduk dulu baru minum airnya "
Alion duduk mengambil air yang dibawakan Mommynya langsung meminumnya sampai habis.
Drrtt drrtt drrtt
Tiba-tiba handpone Alyssa bergetar.
Alyssa menuju arah asal suara, meraih handponenya diatas nakas kecil.
Lalu memperhatikan layar handponenya.
Ternyata Arion yang menghubunginya.
Alyssa tersenyum senang, karena dia sudah merindukan Arion.
" Halo, ada apa sayang "
tanya alyssa kenapa arion pagi-pagi sekali sudah menghubunginya.
" Sayang Aku minta ma'af ya..... "ucap arion merasa tidak enak. disebarang sana
" Minta ma'af karena apa "
tanya alyssa bingung
" Sepertinya untuk hari ini aku tidak bisa menjemput kalian...
Ada pekerjaan yang sangat penting, yang harus aku tangani hari ini. Karena masalahnya cukup besar.
Aku janji, setelah semuanya selasai, aku akan menjemput kalian.
Entah itu nanti malam atau besok...
Tunggu aku ya sayang "
memberikan penjelasan pada Alyssa,
karena Arion merasa sangat bersalah dengannya dan Alion.
" Iya sayang, tidak apa-apa.
Kenapa bisa terjadi, ada apa memangnya "
tanya alyssa ingin tahu, alyssa hawatir setelah mendengar penjelasan arion.
Apa yang terjadi pada perusahaan
arion saat ini.
" Pada saat aku tinggalkan beberapa hari yang lalu keBelanda. Ada satu Perusahaan yang mengakhiri kerja sama mereka.
Mereka menganggapku lalai dalam bekerja.
Tapi kamu tenang saja ya sayang.
Aku bisa menanganinya, jangan menghawatirkanku ya "
" Iya sayang. Selesaikan saja dulu pekerjaanmu. Jika kamu memerlukan bantuan, bilang saja padaku nanti "
Arion tersenyum
" Sayang... aku hanya ingin bilang, kalian jangan kemana-mana, tunggu Daddy diapartemen saja ya... "
menggoda alyssa
" Iya Daddy sayang.
Aku sangat merindukanmu "
ucap alyssa dengan nada yang sangat manja
" Hahaha... sekarang kamu jadi sangat manja sekali ya. Sayang apa Alion sudah bangun, Daddynya begitu merindukannya. "
" Oh, jadi Daddy tidak merindukan
Mommy " ucap alyssa becanda
Alyssa mengarah ketempat tidur Alion, ternyata anaknya itu kembali memejamkan matanya.
Arion tersenyum
Daddy sangat merindukan kalian berdua sayang " ucap arion jujur
Alyssa senang mendengarnya
" Alion sudah bangun. Tapi dia masih berada ditempat tidur. Sepertinya dia sangat kelelahan. Apa mau bicara dengannya "
Alyssa menghampiri Alion, duduk diatas tempat tidur.
" Lion... ucap alyssa memanggil anak
laki-lakinya, yang masih memejamkan matanya, lalu menempelkan handponenya ditelinga Alion.
Daddy Sayang "
ucap alyssa memberi tahu alion
Alion tersenyum, membuka matanya. Langsung memegang handpone yang sudah ditempelkan Mommy ditelinganya.
" Halo Dad.....
Dad, Lion sangat merindukan Daddy.
Daddy sudah janjikan kemarin, kata Daddy akan menjemput Lion dan Mommy hari ini. Ayo Dad cepat "
alion mengingat janji daddynya kemarin, lion begitu tidak sabar ingin bertemu dengan daddynya lagi
" Iya sayang, nanti Daddy akan menjemput Lion. Daddy kekantor dulu sebentar ya sayang, setelah pulang dari kantor.
Daddy pasti akan menjemput Lion dan Mommy "
Wajah lion langsung berubah sendu
" Hhmm... baiklah... " ucap alion sedih. karena dia ingin Daddynya menjemputnya sekarang.
Alyssa tersenyum, menyadari perubahan wajah anaknya, yang kembali sendu.
" Jangan sedih, Daddy tidak suka.
Lion jangan nakalya sayang. Jangan bikin Mommy susah. Daddy janji akan menjemput Lion nanti "
" Iya Dad " ucap lion ceuk
-----
Tok tok tok.
Iva mengetuk pintu kamar Alyssa, lalu membukanya.
Iva menuju kearah Ibu dan anak yang masih berada diatas tempat tidur.
" Kaka berangkat kerja dulu ya, ingat kalian jangan kemana-mana.
Kaka juga sudah menyiapkan sarapan untuk kalian..... mendekat kepada alion
Dadah Lion sayang "
mencium pipi ponakannya
" Dah " ucap alion cuek
Iva terlihat bingung, dengan sifat keponakannya pagi ini.
" Ada apa, kenapa Lion jadi sangat dingin seperti ini " mencoel hidung mancung alion
Lion hanya diam.
Lalu Iva menatap Alyssa meminta penjelasan kepada
" Tidak apa-apa ka.
Lion hanya ngambek dengan Daddynya. Karena Daddynya tidak bisa menjemputnya hari ini "
" Oh..... kembali kearah alion
Daddy Lion mungkin sibuk sayang. Lion tidak boleh seperti ini. " iva mencoba menjelaskan
Lion hanya diam saja, kalau sudah ngambek ya seperti ini, susah. Alyssa yang sudah mengetahuinya santai saja. Nanti juga Lion akan kembali ceria.
Sifat Alion sama dengan Daddynya, tapi Alyssa belum mengetahuinya. Karena Arion belum pernah menunjukan sifatnya itu kepada Alyssa.
" Kaka berangkat kerja saja. Lion tidak apa-apa " ucap alyssa
" Ya sudah kaka berangkat "
menuju arah keluar kamar
" Iya ka. Hati-hati "
Iva pergi kekantor, meninggalkan dua orang ibu dan anak diapartemen.
-----
Disebuah Kantor utama yang terletak dipusat kota Ukraina.
Perusahaan yang dulu dijalankan Daddy Arion. Namun sekarang Arion yang menanganinya. Karena memang Arion pewaris utama dari perusahaan ini.
Kenzie Grup atau yang lebih dikenal
dengan " KEN Grup " adalah perusahaan konglomerasi (holding company) yang bermarkas di Kiev, Ukraina. KEN Grup memiliki banyak perusahaan subsidiari. Bisnis inti dari KEN Grup adalah asuransi, termasuk properti dan asuransi jiwa.
Padahal Arion juga memiliki dua perusahaan dan anak cabang perusahaannya. Yang sangat terkenal di Ukraina.
Arion mempercayakan Max untuk menangani semua perusahaannya yang bergerak dibidang Otomotif dan Telekomunikasi itu.
Daddynya tiba-tiba masuk keruangan Arion, dia mengetahui kekacauan yang menimpa perusahaan yang ditangani anaknya.
" Semua ini karena perempuanmu itu. Dia yang menyebabkan perusahaan mengalami kerugian yang sangat besar "
ucapnya langsung ketika berada didepan arion. daddynya duduk dikursi meja kerja, berhadapan dengan arion
Arion memperhatikan daddynya sebentar, dia tidak menyadari kedatangan daddynya, karena terlalu fokus dengan laptopnya.
•
•
•
•
•
Jangan lupa ya setelah membaca tekan like.
Terimakasih, sudah mau membaca ceritaku.
Jangan lupa kritik dan saranya. ♥️♥️♥️