
" Alion... panggil Alyssa pada anaknya
Minta maaf dengan Grandpa sekarang. "
ucap Alyssa memberitahu anaknya
Grandpa, aku punya cucu, jadi dia cucuku
Alion turun dari kursinya, menuju kearah Grandpa, yang masih berdiri diam.
" Grandpa Lion minta maaf..... Grandpa mau ya maafin Lion... "
menyatukan tangan kecilnya.
" Grandpa Lion sayang Grandpa, Grandpa tidak mau peluk Lion, atau gendong Lion " ucap lion pada grandpanya.
Alion sangat senang karena punya Grandpa
Daddy Arion memperhatikan anak laki-laki kecil didepannya, yang sangat mirip dengan Arion. Dia juga sangat pintar, dan sopan sekali.
" Grandpa. Kenapa masih diam saja. Grandpa mau kan memaafkan Lion.
Lion tidak sengaja Grandpa ....
Maafin Lion ya. "
senyum pada grandpanya
Lion tidak mau, Mommy Lion marah
dengan Lion "
tunjuk alion pada alyssa, lalu menatap grandpanya sedih
" Iya Grandpa memaafkan kamu "
ucapnya, menganggukkan kepala
Lalu mencoba menggendong Alion, memperhatikan wajah tampan Alion.
Dia sangat mirip dengan rion, anak ini
benar-benar putranya. berarti dia cucuku, cucuku yang dilahirkan oleh nona muda selly, berarti nona muda selly menantuku. oh yang benar saja
" Siapa Namamu " tanya grandpanya.
Daddy Arion ingin lebih dekat dengan cucunya.
" Alion Grandpa. Tapi Grandpa cukup panggil Lion saja.
Karena Lion sangat kuat... Rooaarr "
menirukan suara singa
memberitahu grandpanya.
Grandpanya tersenyum mendengar ucapan cucunya yang sangat pintar ini, dengan sengat mudahnya Lion mengambil hati Grandpanya. Yang sudah sangat menyayangi Lion.
" Kemarilah Dad "
Ajak Arion, pada Daddynya yang masih berada ditempatnya yang saat ini menggendong Alion
Daddynya perlahan melangkahkan kaki, mendekat kemeja makan.
Yang sudah siap dengan berbagai menu masakan, tinggal dimakan saja lagi. Mereka semua sudah duduk di kursi masing-masing.
" Sebaiknya kita makan terlebih dulu.
Setelah selesai makan, Rion akan mengatakan sesuatu "
Mereka memulai makan malamnya, Daddy Arion terlihat sangat canggung sekali.
Kerana perempuan muda yang selama ini sangat dikaguminya, ada dihadapannya. dan makan malam bersama dengan keluarganya.
Cukup lama mereka menyelesaikan makan malam mereka. Tidak ada yang berbicara, sangat hening, kecuali sesekali terdengar suara Alion yang meminta Mommynya untuk mengambilkan yang Lion inginkan.
Oh ternyata cucuku ini yang dimaksud Rion, yang akan memakan banyak sayur seperti dirinya. ternyata mereka benar ayah dan anak
tersenyum senang
Saat semua sudah menyelesaikan makannya, Arion langsung angkat bicara.
" Dad.... perkenalkan dia perempuan yang selama ini menginggalkan Arion.
Perempuan ini yang membuat Arion terpuruk dan yang menyebabkan kekacauan diperusahaan Rion waktu itu. "
ucap Arion mengenalkan Alyssa dengan Daddynya.
Arion mengenalkan Alyssa seperti itu, karena ingin memberitahu Daddynya kalau perempuan disampingnya ini perempuan yang meninggalkannya selama ini, Nona Selly yang dimaksud Daddynya.
Alyssa tidak mengerti tujuan Arion memberi tahu Daddynya seperti itu.
Alyssa tidak terima apa yang dikatakan Arion, dia tidak meninggalkan secara sengaja. Alyssa mencoba menjelaskan dengan Daddy Arion.
" Ayah... " panggil Alyssa pada daddy Arion
Yang membuat Daddy Arion seketika menoleh kepadanya, dan terpaku dengan wajah cantiknya.
" Tidak apa-apa kan aku
memanggil Ayah. " tanya Alyssa pada Daddy Arion
Tersenyum mengangguk
" Aku tidak meninggalkannya Ayah Aku diusir dari kediamanku saat Ayahku tahu kalau aku sedang hamil, waktu itu aku masih berusia 18 tahun dan masih berstatus pelajar.....
Ayah sangat malu dengan keadaanku, dan semua orang menyalahkanku mengatakan, aku telah melakukan kesalahan yang sangat besar. Mereka mengusirku, membawaku ketengah kota, dan meninggalkan ku disana "
Alyssa masih melanjutkan ceritanya. Dia menceritakan semuanya dengan Orang tua Arion, tidak berbohong sama sekali.
Arion yang baru mengetahuinya. Langsung memeluk Alyssa dan mengatakan ma'af berulang kali.
Kedua Orang tua Arion juga sangat sedih mendengarnya. Tapi tidak mengalahkan rasa kagum mereka dengan Alyssa, yang mampu menjalani hidupnya.
Lily semakin menyangi kaka iparnya.
Aku tidak salah selama ini begitu mengagguminya, dia benar-benar perempuan yang luar biasa.
Aku membawa kekasihku, dan juga anakku, saat ini. Karena aku ingin meminta restu dari kalian. Aku ingin menikahinya, dan aku ingin hidup bersama dengan mereka...
Hingga hanya kematian yang dapat memisahkan kami "
ucap Arion tulus meminta restu kepada orang tuanya
Membuat Alyssa semakin mencintainya, Alyssa memperhatikannya, memperhatikan laki-laki yanh sangat dicintainya. Yang akan hidup bersama selamanya dengannya.
Mommy Arion merasa sangat bangga dengan anak laki-lakinya bertanggung jawab dan begitu setia.
" Mommy merestui kalian, dari sebelum kamu memintanya "
jawab mommy nya santai, karena dia memang menginginkan Alyssa yang menjadi menantunya.
" Lily juga " ucap Lily angkat suara, yang membuat Daddynya menoleh padanya.
" Lily merestui ka Rion menikah dengan kaka ipar. Lily sangat menyayangi kaka ipar "
ucap lily membari tahu semua orang
Lily kembali membuat Daddynya tercengang.
Dengan Apa yang diucapkan nya.
Sebernarnya Daddy Arion juga merestui mereka. Tapi masih ada sesuatu yang harus dia selesaikan dulu. Dan bertanggung jawab dengan apa yang sudah dilakukannya.
" Bagaimana denganmu Dad..... " tanya arion dengan daddynya hanya diam
Daddy Arion masih diam, dia tidak mau menjelaskannya didepan Alyssa. Tidak ingin membuat Alyssa membencinya. Dan kemungkinan besar Alyssa akan meninggalkan Arion lagi.
" Ikut dengan Daddy. Ada yang ingin Daddy bicarakan denganmu "
perintah deddynya pada arion
Arion merasa emosi, kenapa tidak membicarakannya sekarang saja.
" Asal Daddy tahu. Rion mengajaknya kesini hanya ingin memberitahukannya pada Daddy saja. Kalau Daddy tidak merestui kami, aku akan tetap menikah dengannya "
ucap arion memberitahu daddynya. dengan nada yang cukup berat didengar
Membuat Alion takut
" Sayang... jangan seperti ini " ucap alyssa menenangkan Arion
Arion menyadari anaknya sedang memperhatikannya.
" Sayang bawa Lion kekamarku. Aku akan bicaranya dengannya.....
tunjuk Arion pada Daddynya
"Lion jangan takut ya sayang. Lion harus tidur sekarang. Nanti Daddy akan
menyusul Lion dan Mommy untuk tidur "
mencium puncak kepala Alion
Alyssa mengangguk, menggendong Alion. Lalu menatap Mama dan Lily memberi tahu mereja kalau dia akan kekamar.
Mama dan Lily mengiyakan. Lalu Alyssa meninggalkan mereka yang masih berada dimeja makan.
Alyssa dan Alion menuju kamar Arion.
-----
" Apa yang ingin Daddy bicarakan "
tanya Arion langsung saat mereka sudah masuk kedalam ruang kerja Daddynya
" Kamu terlalu emosi nak..... dan kamu membuat anakmu sendiri takut denganmu "
tatap Daddy Arion tajam
" Maksudmu apa. Kamu menghawatirkannya... ? kamu tidak sadar, siapa yang menyebabkanku begini "
sindir Arion
" Ya jelas Daddy menghawatirkan nya, dia cucuku. Aku sangat menyayanginya.
Kita baru menemukannya saat dia sudah berusia lima tahun. Daddy akan memberikan semuanya pada Alion "
ucap daddynya jujur
" Cihh.....
Apalagi sekarang yang ingin kamu lakukan, diam-diam mengambilnya atau diam-diam menyembunyikan calon istriku dan anakku "
Karena Daddynya diam-diam merencanakan pernikahannya dengan Iva. Pikiran Arion sudah sangat buruk pada Daddynya.
" Pikiranmu terlalu jauh nak...
Daddy merestui kalian... Daddy akan menikahkan kalian. Tapi Daddy harus menyelesaikan permasalahan dengan Iva dulu. Daddy minta waktu denganmu. Daddy sendiri yang menyelesaikanya "
Arion diam menatap Daddynya
" Kamu tidak perlu ikut campur, karena Daddy yang memulai semua ini.
Daddy hanaya diam, karena Daddy tidak mau mengatakannya langsung dengan calon istri dan anakmu.
Daddy tidak mau dia merasa bersalah dan Daddy tidak mau dia membenci Daddy, karena sudah ingin menikahkanmu dengan perempuan lain "
•
•
•
•
•
Jangan lupa ya setelah membaca tekan like.
Terimakasih, sudah mau membaca ceritaku.
Jangan lupa kritik dan saranya. ♥️♥️♥️