
Alion mengangguk, lalu menatap Mommy dan Daddnya bergantian. Sepertinya Lion paham kalau Daddynya sangat merindukan Mommy.
Lion membiarkan Mommynya, dan asik dengan game yang ada dihandpone Daddyany.
Alyssa juga membiarkan posisinya dengan Arion saat ini, sebenarnya Alyssa juga sangat merindukan Arion.
Alyssa ingin sekali memeluk dan mencium Kekasihnya ini. Tapi Alyssa benar-benar menahan dirinya agar tidak melakukan hal itu.
" Sayang... panggil Alysaa
" Emmh " sahut Arion masih memejamkan matanya.
" Lain kali jangan seperti ini ya, saat ada Lion. Aku tidak mau mengotori matanya. Karena perbuatan Daddy dan Mommynya sendiri " jelas alyssa, namun tidak ada sahutan dari Arion
" Sayang... apa kamu tidur... sayang... sayang "
menepuk lembut lengan Arion yang melingkar diperutnya erat, tapi tetap tidak ada sahutan
" Aku akan membiarkanmu kali ini... " ucap alyssa
Lalu memperhatikan anaknya yang sedang asyik bermain game, dengan handpone Daddynya.
Tiba-tiba ada suara ketukan pintu dari luar kamar Arion
Tok tok tok...
Langsung terbuka. Alyssa tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa diam. Badannya terkunci oleh Ario
" Kaka..... panggil Lily. "Dimana Lion.
Ka-kalian sedang apa "
tanya lily saat melihat posisi kaka dan kaka iparnya
" Hay Onty... ucap alion saat melihat lily didepannya...
" Lily bisa bantu aku untuk memba..... "
Sahut lily dengan cepat, karena merasa tidak enak dengan kaka iparnya.
" Oh tentu bisa. Aku akan membawa Lion keluar... Ayo Lion ikut Onty "
menggandeng Alion, membawanya keluar dari kamar.
" Aku bawa Lion keluar ya kaka ipar "
Saat berada didepan pintu, keluar dari kamar Arion
" Apa yang sedang dipikirkan Lily..... Aku meminta tolong dengannya untuk membangunkan Kakanya, bukan membawa Lion keluar dari sini " gumam Alyssa
Alyssa sudah merasa sangat bosan dengan Arion yang masih terlelap dengan tidurnya, yang sudah cukup lama.
Namun tiba-tiba Alyssa merasa ada yang aneh dilehernya. Ternyata Arion mendaratkan bibir nya di leher Alyssa dan memainkan jemarinya diperut Alyssa, sambil terus menciumi lehernya.
" Sayang apa yang sedang kamu lakukan.... Lepasin sayang " sebisa mungkin alyssa menghindari ciuman arion
" Kamu mandi dulu sayang "
Arion membalikan badan Alyssa...
menghadap kepadanya
Arion menatap Alyssa
" Sayang kamu ingin anak berapa nanti "
tiba-tiba Arion menanyakan ingin mempunyai anak berapa dengan Alyssa
" Aku... aku ingin punya anak tiga sayang "
jawab alyssa
" Tiga itu termasuk Alion " tanyanya
" Iya... Jadi kita hanya perlu dua lagi "
" Oke hanya perlu dua lagi. Aku akan mengabulkan permintaanmu sayang. Aku menginginkan anak perempuan satu, pasti dia akan sangat cantik sama seperti Mommynya "
" Iya terserah mau kamu apa. Sekarang Daddynya harus mandi dulu, ayo Daddy sayang "
" Huhh baiklah. Mommy bantuin Daddy buka pakaian Daddy ya "
" No. Mommy tidak mau, nanti saja setelah menikah aku akan melakukan semuanya untukmu. Ayo cepat, kenapa susah sekali disuruh untuk mandi saja "
mendorong ario kekamar mandinya
" Iya Mommy sayang "
Arion masuk kedalam kamar mandinya. Meninggalkan Alyssa sendiri saat ini dikamarnya.
Alyssa dari tadi sangat penasaran dengan satu foto wanita yang ada di atas nakas samping tempat tidur Arion.
Alyssa mendekati foto itu, mencari tahu siapa. Ternyata didalam foto itu dirinya, yang diambil Arion diam-diam.
Alyssa merasa haru, tiba-tiba air matanya langsung mengalir keluar.
Menemukan Foto ini membuat Alyssa semakin yakin dengan Arion. Keraguan dihatinya sedikit berkurang.
" Sayang maaf, membuatmu kehilanganku beberapa tahun ini. Aku akan berjanji pada diriku sendiri tidak akan pernah meninggalkanmu lagi sayang "
-----
" Sayang... Ayo " ucap arion saat sudah rapi
setelah mandi
" Kenapa kamu tampan sekali " memperhatikan Arion yang sangat tampan setelah selesai mandi dengan rambut yang sudah disisir rapi
" Kamu yang baru menyadarinya sayang. Aku memang selalu tampan. "
mencium bibir alyssa lembut
" Sayang " ucap alyssa menghentikan perbuatan Arion
Menyadari perbuatannya
" Ayo " menarik tangan Alyssa keluar kamar
" Lion sedang apa sayang " tanya alyssa yang baru datang pada anaknya...
lion berbalik menghadap mommynya dengan mulut yang penuh dengan biskuit
" Lion ingin membantu Grandma Mom. Tapi Grandma melarang Lion, Grandma malah memberi Lion biskuit ini " Lion bicara dengan biskuit yang masih ada didalam mulutnya.
Lalu menunjukan pada Mommynya biskuit yang sedang dimakannya.
" Iya. Tidak apa-apa sayang...
Pelan-pelan makannya, jangan seperti ini "
Memberi tahu Lion bahwa tidak apa-apa memakan biskuit itu. Alyssa biasanya melarang Arion saat ingin memakan sesuatu
" Lily panggil Daddy dulu ya Mom " ucap lily karena melihat kaka, dan kaka iparnya sudah turun. Tinggal Daddynya saja lagi yang belum.
beranjak dari duduknya
" Iya sayang " lalu mendudukan dirinya berhadapan dengan Alion
" Lily... biar kaka saja, Kembalilah duduk "
ucap Arion menghentikan Lily yang ingin memanggil Daddynya
" Kaka tidak marah lagi dengan Daddy "
tanya Lily ingin tahu
" Tidak, kembalilah duduk temani
kaka iparmu "
melangkahkan kakinya keruang kerja Daddynya
" Siap Ka "
Lily kembali duduk...
Tapi sekarang dia duduk disamping Mommynya menghadap Alyssa dan Alion
Alyssa sedang membersihkan mulut anaknya, yang kotor bekas biskuit yang dimakan Alion.
-----
" Hay Dad " panggil Arion saat sudah masuk kedalam ruang kerja Daddynya
" Mau apa kamu kesini. Oh iya apa kamu menepati janjimu "
tanya Daddynya tersenyum
" Daddy liat saja sendiri dibawah.....
Daddy sudah berjanjikan akan membatalkan pernikahanku. Aku mengajak kekasihku kesini hanya untuk meminta restu kalian "
Daddynya langsung beranjak dari kursi kerjanya, tanpa memperdulikan Arion.
Arion mengjar Daddynya
" Dad... Rion hanya mengingatkan Daddy, jangan mempermalukan diri Daddy sendiri nanti ya " ucap Arion memberi tahu Daddynya
Mereka berdua beriringan menuruni anak tangga. Saat sudah berada didekat meja makan. Daddy Arion berhenti.
Daddynya memperhatikan perempuan yang menurutnya tidak asing. perempuan yang diajak oleh Arion.
memperhatikannya dari belakang. Karena posisi Alyssa mambelakanginya saat ini.
Arion melangkah lebih dulu, kearah Alyssa.
Menyuruh Alyssa berdiri, dan membalikan badannya
" Sayang... " meraih pinggang Alyssa, menunjukan pada Daddynya dengan bangga.
" Dia Daddy ku... Yang ingin kukenalkan denganmu " tunjuk Arion pada Daddynya yang seketika diam mematung
Saat Alyssa membalikan tubuhnya, Daddy Arion begitu memperhatikan Alyssa. Seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang.
Alyssa menampilkan senyuman terbaiknya, untuk mengambil hati dari Daddy Arion. Agar mereka berdua di restui, dan akan menikah secepatnya.
Daddy Arion terdiam, tidak ada pergerakan sama sekali. Hanya beberapa kali mengedipkan matanya memastikan sesuatu.
nona muda Selly, apa itu dia. tapi dia terlihat lebih cantik. apa karena saat melihatnya secara langsung seperti ini....
benarkan itu dia..... iya benar itu Selly.
Dia tersenyum denganku, aku tidak sungguh tidak percaya ini, sekarang dia ada dihadapanku. Kenapa bisa Arion mendapatkannya. Apa dia benar-benar kekasih Arion. Aku harus mengabadikan ini,,,,, sial aku meninggalkan handpone ku
Daddy Arion terlalu sibuk dengan pemikirannya. Dan tiba-tiba dia disadarkan oleh ucapan anak laki-laki kecil yang sedang memperhatikannya.
" Daddy..... Apa laki-laki tua itu Grandpa Lion "
tanya Alion pada daddynya...
Membuat Arion, Lily dan Mommya tertawa. Karena pertanyaan dari Alion. Menanyakan Laki-laki tua itu.
" Alion. panggil alyssa pada anaknya
Minta maaf dengan Grandpa sekarang. "
ucap alyssa memberitahu anaknya.
•
•
•
•
•
Jangan lupa ya setelah membaca tekan like.
Terimakasih, sudah mau membaca ceritaku.
Jangan lupa kritik dan saranya. ♥️♥️♥️