Where Are You

Where Are You
Dede bayi



" Sayang aku ingin sekarang " menatap alyssa dengan penuh harap


" Katamu kamu lelahkan " menjauhkan tubuhnya


" Sekarang tidak lagi. Aku menginginkannya sekarang " menarik lengan alyssa


Alyssa menganggukan kepalanya, sebagai jawabannya.


Arion langsung mencium bibir lembut istrinya, ********** pelan, kemudian ciuman itu menjadi panas. Tanpa sadar Alyssa sudah berada dipangkuan Arion.


Memperdalam ciumannya, menekan tengkuk Alyssa dan melingkarkan tangan satunya dipinggang Alyssa.


Arion merapatkan tubuhnya dengan tubuh Alyssa. Ciuman Arion mulai turun ke leher menciptakan tanda kissmark disana. Tangannya tidak tidak tinggal diam meremas payudara Alyssa. Mencium ****** Alyssa yang mulai mengeras sambil memainkan lidahnya dan menghisapnya dengan lembut.


" Mmmmpphh.. sayang.. Aahhh enghhh " alyssa hanya bisa mendesah tak karuan


Alyssa mulai menggerakan pinggulnya pelan mencari kenikmatannya. Arion melenguh saat payudara Alyssa bergesekan dengan dadanya, kembali meraup payudara Alyssa dengan mulutnya. Dan ikut menggerakan pinggulnya.


Semakin lama gerakan mereka semakin cepat. Mencari kepuasan masin-masing.


Hingga akhirnya Arion mendapatkan pelepasannya.


Selesai mandi bersama dan bercinta


didalam sana. Mereka memutuskan untuk langsung tidur karena memang tubuh


mereka sangat lelah.


-----


Keesokan paginya Alyssa lebih dulu terbangun, kedua matanya mengerjapkan menyesuaikan cahaya yang masuk dari setiap celah yang ada dikamar Arion.


Alyssa melihat Arion dan Alion tertidur dengan posisi memeluknya. Alyssa memadangi wajah suami dan anak laki-lakinya Alyssa tersenyum seakan ada sesuatu yang menyiratkan kebahagian dari kedua mata perempuan itu.


" Alion. Lion bangun sayang " sambil mengelus rambut alion dengan penuh kasih sayang


Alion menggerakan rubuhnya


" Mom " panggilnya dengan suara serak khas orang bangun tidur dengan mata yang masih menyesuaikan cahaya pagi


Alion memperhatikan Daddynya yang juga sedang memeluk Mommynya.


" Ayo bangun anak Mommy sayang " ucapnya gemas


Alion langsung beranjak duduk, memberikan ciuman selamat pagi untuk Mommynya.


" Selamat lagi anak Mommy " Alyssa membalas ciuman anak laki-lakinya keseluruh wajah


" Pagi Mom. Daddy bangunin " tanyanya menatap mommynya


" Berikan Daddy banyak ciuman selamat pagi dari Lion. Agar Daddy bangun "


Beralih ke Daddynya yang masih terlelap memeluk Mommynya.


" Dad. Daddy. Daddy bangun " sambil menciumi wajah Daddynya


" Hhemm " mengeratkan pelukannya


" Sayang ayo bangun " ingin melepaskan dirinya


" Iya. Daddy sudah bangun "


" Yasudah ayo bangun "


" Sayang lagi ya " ucapnya ambigu dengan mata yang asih terpejam


" Apa yang lagi "


Arion langsung memainkan tangannya kemana-mana. Sambil meremasnya sesekali.


" Aaaa " Alyssa langsung beranjak duduk, menyentakan tangan Arion


Alion bingung memperhatikan Mommy dan Daddnya .


" Ada apa sayang " ucapnya sambil membuka mata. Terperanjat karena Alion sedang memperhatikannya


Alyssa tersenyum meledeknya, langsung mengangkat Alion turun dari dari tempat tidur. Mengalihkan kebingungan anaknya.


" Selamat pagi Daddy. Kami mau mandi dulu ya "


langsung menuju kamar mandi sambil menggandeng tangan Alion


Alyssa lebih dulu memandikan Alion, setelah selesai membawa Alion keluar, mengoleskan memakaikan pakaiannya.


" Lion tunggu Mommy mandi dulu ya. Baru kita turun untuk sarapan " yang diangguki oleh Alion


Alyssa kembali kekmar mandi.


-----


Alion masih menatap Daddynya dengan penuh tanda tanya.


" Apa " tanya Arion merasa tidak nyaman dengan tatapan anaknnya sendiri. Seolah dia melakukan keasalahan yang sangat besar.


" Tidak " jawabnya singkat, mengalihkan tatapannya


" Lion ingin punya dede bayikan "


Lion kembali menatap daddynya, menganggukan kepalanya cepat


" Kalau Lion ingin dede bayi. Lion harus bobo sendiri nanti dikamar yang sudah Daddy siapkan dimansion ya "


Alion tersenyum senang


" Iya Lion memang bobo sendiri nanti. Lion ingin dede bayi laki-laki "


" Lion tenang saja. Sebentar lagi dede bayi laki-lakinya akan ada diperut Mommy " ucap arion percaya diri


" Benar Dad " tanyabalion antusias


" Tentu saja. Daddy hebat dalam urusan pembuatan dede bayi " menepuk dada bidangnya


" Apa tadi Daddy ingin membuatkan dede bayi untuk Lion " masih pebasaran apa yang diliatnya tadi


" Hah... tadi, kapan Daddy tidak tahu " jawabnya mencari alasan karrna malu dipergoki anaknya sendiri


" Lion ayo turun " Alyssa yang baru saja keluar dari kamar mandi sudah berpakaian lengkap


" Sayang kamu juga harus mandi sekarang "


Arion beranjak, mencium Alyssa lebih dulu baru menuju kamar mandi. Alion berusaha turun dari tempat tidur


" Ayo, Mommy bantu " melihat anaknya yang kesusahan


" No. no. no Lion bisa sendiri Mommy. Lion kan sebentar lagi punya dede bayi. Jadi Lion harus bisa turun sendiri " mendaratkan kakinya kelantai


" Wah hebat anak Mommy " memberikan pujian karena keberhaailan anaknya


Mereka turun kelantai bawah, langsung menuju ruang makan. Grandpa dan Grandma terlihat menikmati sarapannya.


" Cucu Grandma sudah bangun. Lion mau makan apa sayang " yang melihat kedatangan menantu dan cucunya


" Sandwich dan susu saja Grandma " cicitnya


" Tunggu sebentar Grandma ambilin dulu " mengambil dua potong sandwich dan menuangkan susu coklat, lalu menyerahkannya untuk cucu kesangannya


" Terimakasih Grandma " ucap alion senang


langsung memakannya


" kamu sayang. Mau makan apa " tanyanya pada Alyssa


" Alyssa bisa ambil sendiri Ma "


" Jangan merasa tidak enak. Kamu sekarang sudah sah menjadi menantu Mamakan. Mama sudah menganggapmu seperti anak Mama sendiri " karena melihat alyssa yang masih saja terlihat kaku didepannya.


" Iya Ma, terimakasih " tersenyum dengan indahnya. Yang tidak lepas dari tatapan seseorang


" Sayang kenapa kamu diam saja dari tadi. Dan makananmu tidak kamu sentuh sama sekali " memeprhatikan piring suaminya yang sama sekali belum disentuh







Terimakasih, sudah mau membaca ceritaku.


Jangan lupa kritik dan saranya. ♥️♥️♥️