Where Are You

Where Are You
Hari terakhir



Hari ini sudah hari terakhir mereka bertiga berada di West Frisian Island. Alion sangat senang, baru kali ini dia merasakan liburan bersama dengan Daddynya.


Mereka bertiga menghabiskan waktu bersama. Seperti bersepeda mengelilingi pulau melewati rute yang sudah ditentukan, beternak sapi, dan banyak hal lain yang mereka lakukan bersama.


Sore hari ini mereka bertiga akan kembali kekediaman Grandma. Karena, besok mereka langsung melanjutkan perjalanan pulang ke Ukraina.


-----


Saat ini mereka sedang sarapan di Restaurant hotel tempat mereka menginap. Alyssa mengambilkan beberapa makanan, tidak lupa beberapa sayur untuk dua orang kesayangannya, Arion dan Alion. Mereka memakannya sampai habis.


Arion memberi tahu kepada anak


laki-lakinya, kalau hari ini, hari terakhir


mereka berada disini.


" Lion, setelah selesai sarapan apa yang ingin Lion lakukan. tanya arion


Ini hari terakhir kita berada disini. Nanti sore kita akan kembali pulang kerumah Grandma "


ucap arion, setelah alion menghabiskan sarapan nya


Alion menatap daddynya sedih


" Dad, kenapa cepat sekali pulang. Lion hanya ingin disini saja "


ucap alion dengan wajah sedihnya dia


tidak ingin pulang


" Sayang... ucap alyssa lembut


Besok kita akan pulang ke Ukraina, Lion mau kesana kan. Jadi sore ini kita harus kembali kerumah Grandma " alyssa memberitahu alion


Dari dulu, Alion memang ingin sekali mengunjungi negara mommynya.


" Benarkah, iya Lion mau. Lion mau kesana Mom...


Mom apa kita kesana bersama Daddy juga "


tanya lion, dia tidak ingin berpisah dengan daddynya


" Iya sayang, kita pulang bersama Daddy "


sahut alyssa


" Woah benarkah Dad " tanya alion senang, kepada daddynya


" Iya Lion, Loin juga akan tinggal dimansion bersama dengan Daddy. Kita akan hidup


bersama-sama disana "


memberitahu anak laki-lakinya, bahwa mereka akan terus bersama. Bahkan sampai dikehidupan selanjutnyapun, mereka 1akan tetap bersama.


" Sudah selesaikan, ayo kita kembali kekamar. Lion bantuin Mommy ya sayang, membereskan barang- barang bawaan kita "


Alyssa mengajarkan Alion sejak dini, untuk membantunya dalam hal sekecil apapun agar anaknya terbiasa membantu orang lain, hingga dia dewasa nanti.


" Siap Mommy " ucap lion semangat


" Anak Daddy memang pintar sekali " menggendong alion menuju kamar mereka.


-----


Saat sudah berada dikamar,


Alyssa membereskan barang bawaan mereka, dengan dibantu oleh Alion.


Arion sedang mengurus pekerjaannya menggunakan laptop yang dari tadi di pandanginya.


Setelah selesai membereskan barang bawaan mereka, Alyssa membawa Alion kebalkon, agar tidak menggaanggu Daddynya yang sedang sibuk, dan sangat serius dengan laptopnya.


Alion duduk dipangkuan Mommy nya,


mereka duduk di kursi santai yang ada dibalkon kamar hotel tempat mereka menginap.


" Mom, kita akan tinggal bersama Daddy kan " tanya alion memandang mommynya,


memastikan apa yang dikatakan daddynya tadi tidak bohong.


Alyssa menatap Alion, Alyssa sebenarnya tidak ingin tinggal bersama dengan Arion, sebelum mereka menikah. Alyssa merasa tidak nyaman dengan orang tua Arion.


Ya kalian pikir saja, baru bertemu langsung diajak tinggal bersama, dengan membawa seorang anak, tanpa dikenalkan terlebih dahulu. Alyssa benar-benar memikirkan hal itu, dia sungguh tidak nyaman dengan kedua orang tua Arion. Orang tua mana yang mau anaknya tinggal dengan perempuan yang sudah mempunyai anak.


Walaupun anak itu darah dagingnya sendiri.


Namun, jika Arion sudah menikahinya, dan disetujui oleh kedua orang tuanya, Alyssa dengan senang hati akan tinggal bersama dengan Arion.


" Kalau tidak bagaimana, Lion tidak


apa-apakan, Mommy tidak enak dengan Grandma dan Grandpa.


Kita akan menyusahkan mereka sayang " memandang anaknya lembut


" Lion juga punya Grandpa Mom.


tanya alion


Dan kenapa menyusahkan mereka, Lion janji tidak akan nakal Mommy " mengacungkan jari kelingking kecilnya dihadapan mommynya


" Iya sayang, Lion punya Grandpa.


alion mengangguk paham


" Siapa yang bilang kalau anak Mommy ini nakal " mencubit pipi alion gemas


" Lion hanya berpikir, kalau Lion anak nakal. Lion tidak mau menyusahkan Grandpa Mom. Lion anak baikkan Mom " ucap bibir kecilnya itu


" Anak Mommy ini anak yang sangat baik.....


Tapi dengan cara kita tinggal disana, kita akan menyusahkan mereka.


Jadi Lion dan Mommy akan tinggal diapartemen saja dulu, nanti setelah Mommy menikah dengan Daddy baru kita akan tinggal bersama dengan Daddy "


Alion mengangguk lemah. Lion tidak mau melawan apa yang dikatakan Mommynya, dan yang dikatakan Mommynya juga benar. Sebenarnya Lion ingin sekali tinggal bersama dengan Daddynya. Dia ingin menghabiskan waktu bersama dengan Mommy dan Daddynya.


Alyssa menyadari kesedihan anak


laki-lakinya itu.


" Kita tinggal diapartemen saja ya, gedung apartemen itu milik Mommy. Jadi Lion bisa bebas melakukan apapun. Lion juga bisa bertemu dengan onty Iva, dan bermain-main disana sepuasnya "


ucap alyssa membujuk anaknya


" Oh, ya. ucapnya berbinar


Iya Lion mau Mom, kita akan tinggal diapartemen Mommy saja...


Mom, apa Lion tetap boleh bertemu dengan Daddy. Lion sangat ingin bersama dengan Daddy, apa Daddy saja yang ikut dengan kita "


" Iya, tentu boleh sayang.


Nanti Mommy yang bicara dengan Daddy, dan Mommy pastikan Daddy pasti mau ikut bersama kita. Lion tenang saja "


ucap alyssa yakin


" Sedang apa kalian "


ucap arion tiba-tiba datang dari arah pintu menuju balkon


" Daddy "


" Sayang apa sudah selesai, tanya alyssa.


kami tidak ingin mengganggumu. Jadi aku mengajak Alion kesini "


" Tidak perlu sayang, aku tidak pernah merasa terganggu dengan kalian "


mencium puncak kepala alyssa. lalu mengambil alion yang sedang dipangkuan alyssa


" Apa yang Lion mau lakukan sekarang sayang " ucapnya menggendong alion


Alyssa langsung menyahut


" Tidak ada yang dilakukan sekarang, Lion akan bobo siang " beranjak dari duduknya


" Ayo sayang, Lion sudah dua hari ini tidak bobo siangkan. Nanti Lion kecapean, istirahat saja untuk hari ini ya " menggendong alion kembali


" Dad " panggilnya dengan muka memelasnya,


meminta pertolongan dengan daddynya


Arion tersenyum, dia gemas melihat wajah memelas anak laki-lakinya ini.


" Daddy tidak bisa membantumu sayang, benar apa yang dikatakan Mommy " membenarkan apa yang dikatakan alyssa, alion cemberut karena daddynya tidak mau menolongnya.


Alion langsung melingkarkan tangannya dan membenamkan kepalanya ke leher Mommynya. Alion tidak menoleh lagi kearah Daddynya.


Alyssa tersenyum dengan tingkah anaknya, lalu membawanya masuk kekamar. Menidurkan Alion, seperti biasanya.


Alion harus dipeluk terlebih dahulu. Dia masih belum terbiasa, padahal sudah berjanji dengan Mommy nya. Tapi, Alyssa juga tidak tega dengan anak laki-laki yang sangat disayanginya, yang menemaninya selama lima tahun belakangan ini.


-----


Alyssa menemani Alion tidur, Arion juga ikut merebahkan dirinya, dibelakang Alyssa. Lalu memeluk Alyssa erat dari belakang.


" Sayang, kamu juga harus tidur. Tadi malam kamu tidak tidurkan "


Arion sangat sibuk dengan pekerjaannya, dia sudah meninggalkan kantornya beberapa hari. Dan menumouklah semua pekerjaanya.


" Hhhmmm " ucap arion mengiyakan. arion makin mengeratkan pelukannya dan membenamkan wajahnya pada kerimbunan rambut alysa


" Sayang jangan seperti ini "


Namun tidak ada jawaban dari Arion, Arion juga ikut tertidur bersama Alion setelah memeluk perempuan yang begitu dicintainya.







Jangan lupa ya setelah membaca tekan like.


Terimakasih, sudah mau membaca ceritaku.


Jangan lupa kritik dan saranya. ♥️♥️♥️