
5 tahun kemudian.
Amsterdam, Belanda.
" Mommy... Mommy janji kan " ucap anak laki-laki tampan itu di depan sekolahnya
" Iya Mommy janji sayang. Secepatnya setelah pengumuman nilai, Mommy akan kembali menonton pertunjukan mu "
alyssa meyakinkan putranya
Mengecup kedua pipi putranya sebelum dia pergi.
" Benarkan Mommy, Mommy tidak
bohongkan " menatap mommynya
Lion masuk ya, dadah Mommy " melambaikan tangan memasuki sekolahnya
" Dadah anak Mommy sayang "
membalas lambaian anaknya
Alyssa memasuki mobilnya kembali, menjalankannya keaula tempat acara wisudanya.
-----
Hari ini adalah hari wisuda Alyssa, dia memutuskan untuk berkuliah setelah melahirkan. Alyssa mengambil jurusan Bisnis Internasional, Alyssa berkuliah tidak untuk bekerja pada orang lain dia menggunakan ilmunya untuk menjalani bisnis yang iya punya.
Alyssa melahirkan seorang anak laki-laki yang sangat tampan. Alyssa memberikannya nama Alion yang hampir sama dengan nama Daddynya.
Anak laki-laki tampan itu sekarang sudah berusia empat tahun, diusianya sekarang dia termasuk anak yang sangat cerdas.
Alion bersekolah di Playground. Dimasa-masa akhir kuliah Mommynya. Alion meminta untuk bersekolah.
Alyssa tidak bisa menolak, anak laki-laki tampannya ini mempunya banyak alasan agar bisa bersekolah.
Akhirnya Alyssa menyerah dan mendaftarkan anak laki-lakinya itu dengan tujuan agar Lion bisa berteman dan bermain-main bersama temannya di playground. Biasanya Lion hanya diapartemen bersama baby sisternya.
Setelah Alion Sekolah Alyssa tidak menggunakan jasa baby sisternya lagi.
Alyssa selalu menitipkannya kalau dia ada kelas tambahan, setelah selesai kelas Alyssa akan menjemputnya dan pulang bersama.
Alyssa begitu menikmati kehidupannya sekarang, tidak ada penyesalan sama sekali dihidupnya. Dia tetap mencari keberadaan Arion hampir diseluruh sudut kota Belanda sudah didatangi Alyssa tetapi tetap tidak mendapat kemajuan.
Sampai Akhirya Alyssa menyelesaikan kuliahnya. Alyssa telah duduk dibarisan paling depan disebuah aula.
Lagi-lagi Alyssa mendapatkan nilai terbaik.
Namun kali ini tidak ada yang menghadiri wisuda Alyssa, sebelumnya ada Iva yang menghadiri kelulusan SMAnya, tapi sekarang mereka berbeda negara.
Setelah pengumuman nilai terbaik selesai Alyssa buru-buru meninggalkan acara wisuda yang masih berlangsung saat ini.
Karena hari ini juga ada acara pentas disekolah Alion. Ini adalah pentas pertama Alion, Alyssa sangat senang karena anaknya ikut berpartisipasi diacara sekolah. Alyssa tidak ingin melewatkannya.
Brukkk... !!!
Akibat buru-buru Alyssa tidak sengaja menabrak seorang perempuan yang hari ini juga berwisuda sama dengannya.
" Maafkan aku nona. Apa nona tidak apa-apa "
tanya Alyssa sambil membantu perempuan itu berdiri
" Ah iya tidak apa-apa " memperhatikan wajah cantik Alyssa sambil berdiri
" Syukurlah, maafkan aku ya. Aku sedang buru-buru sekarang, sampai jumpa lagi ya " setelah membantu perempuan itu alyssa langsung hendak meninggalkannya
" Nona tunggu apa kita pernah bertemu sebelumnya " tanya perempuan itu
aku seperti pernah melihatnya tapi dimana, wajah cantik ini hanya dimiliki olehnya. dia sekarang ada dihadapanku
" Mungkin, kita satu tempat kuliah pasti saja bertemu. Walaupun aku baru kali ini juga bertemu denganmu " yang memang baru bertemu pertama kali dengan perempuan yang ditabraknya ini
" Iyayah. maafkan aku nona "
jawabnya cengengesan
aku rasa tidak aku saja selalu dikelas bagaimana bisa aku bertemu dengannya. ternyata memang ada manusia yang mempunyai wajah begitu cantik seperti ini, apa sebelumnya aku bermimpi bertemu malaikat yang mirip denganya. kenapa perasaan ku begitu senang ketika melihatnya. dia benar-benar tidak asing
" Sudah dulu ya. aku pergi " pamit alyssa
Alyssa langsung meninggalkan perempuan yang masih terdiam diam ditempatnya. Alyssa memasuki mobilnya dan melajukannya ketempat sekolah Lion.
Ketika Alyssa sampai acara sudah dimulai. Alyssa merasa sedih karena tidak dapat menyaksikan pertunjukkan pertama bagi anaknya.
Tapi ternyata itu hanya acara pembukaan saja, dia tidak melewatkan pentas yang ditunjukan anaknya diatas panggung itu.
Ketika acara sudah selesai Alyssa menghampiri anak laki-laki tampannya yang masih didalam ruangan bersama teman-teman dan para Ayah Ibu mereka.
" Hay tampan Mommy "
mengagetkan putranya dari belakang yang sedang berbincang dengan temannya
Alion berbalik
" Mommy... Mommy mengagetkan Lion. Apa
Mommy melihatnya, atau Mommy baru datang sekarang " tanyanya sedih hendak
memeluk mommynya
" Mommy kenapa Mommy tidak mengajak Daddy, teman-temanku semua ada
Daddynya, kata Mommy kan Lion juga punya Daddy, tapi kenapa tidak ada Daddy
sekarang "
matanya mencari-cari keberadaan daddy nya keseluruh ruangan
" Iya sayang kamu mempunyai Daddy, tapi Daddy lagi mencari kita, Daddy pasti bisa menemukan kita sayang " ucap alyssa yakin
menciumi wajah anaknya
" Benarkah Mom, Lion sudah tidak sabar ingin
bertemu dengan Daddy " jawabnya senang
" Apa Lion mau membantu Mommy mencari Daddy " berusaha meyakinkan anaknya agar tidak sedih
" Mau Mommy, Lion akan menemukan Daddy, kata Mommy Daddy sangat tampan kan. Lion harus mencari seseorang yang tampan juga " jawabnya polos karena mommynya selalu bercerita kalau daddyny sangat tampan
" Sayang bukan begitu, jangan sembarangan mengakui kalau laki-laki tampan adalah Daddy mu "
" Kan kata Mommy tampan jadi Lion harus mencari laki-laki tampan juga, agar Lion cepat punya Daddy "
" Tidak seperti itu sayang "
alyssa terlihat berpikir
" Ah ingat ini. Daddy mu sangat mirip denganmu jadi kita harus mencari laki-laki tampan yang mirip dengan Lion,
mengertikan " mendapat ide yang bagus
" Oh iya Mommy kan juga pernah bilang kalau wajah tampan Lion mirip Daddy. Ayo Mommy kita cari Daddy sekarang " menarik tangan mommnya keluar ruangan
" Sayang tunggu dulu.
Sekarang kita harus merayakan kelulusan Mommy dan pentas pertama Lion, bagaimana kalau kita belanja bahan makanan "
alyssa menahan alion. alyssa tahu tidak mungkin langsung mendapatkan daddynya jadi dia memutuskan untuk mengajak lion berbelanja saja
" Oke Mommy ayo " jawab alion senang
" Ayo sekarang kita kemobil, kita pulang dulu untuk berganti pakaian " mengajak anaknya
" Iya Mommy "
Mereka sudah sampai keapartemen. Alyssa dan Lion mengganti pakaiannya.
Drrrttt Drrrttt Drrrttt
Alyssa meraih handpone yang ada didalam tasnya ternyata Iva yang menghubunginya.
" Ada apa ka " tanya alyssa
" Apa sudah selesai wisudamu, bagaimana dengan nilaimu " tanya iva penasaran
" Sudah selesai, aku juga sudah pulang. sekarang aku mau ke mall membeli beberapa bahan makanan untuk merayakan kelulusanku bersama anak laki-lakiku yang tampan ini "
" Nilaimu bagaimana. Dimana Lion ontynya ini sangat merindukannya "
" Kaka masih menanyakan itu, aku selalu menjadi yang pertama. Lion onty ingin bicara denganmu sayang " menyerahkan handponenya kepada Alion yang berada disampingnya
" Hallo onty "
" Sayang onty sangat merindukanmu. Onty ingin sekali bertemu langsung denganmu, ajaklah Mommy mu itu untuk kembali kesini "
" Lion dan Mommy harus menemukan Daddy dulu. Lion juga ingin bertemu dengan onty "
" Bujuklah Mommymu itu, dia akan sangat lemah denganmu " iva tahu kelemahan adiknya saat ini
" Oke nanti Lion coba ya, onty tidak bekerja " cicitnya
" Bekerja sayang tapi onty sangat merindukanmu dengan Mommy mu itu. Jadi onty mencoba menghubungi kalian "
" Ayo sayang " ucap alyssa sudah bersiap
" Iya mommy " menyerahkan telponnya
" Ka sudah dulu ya, apa kaka tidak takut dimarahi bos Es kaka itu haha " tertawa setelah meledek kakanya
Iva sekarang sudah menjadi sekretaris dikantornya bekerja. Kerena yang menjabat sekarang anak laki-lakinya. Bos Iva yang terdahulu menyerahkan jabatannya pada anak laki-lakinya, dan dia juga mengangkat Iva untuk menjadi sekretaris anak laki-lakinya
itu sekarang.
" Tidak suasana hatinya sedang senang sekarang. Adik perempuannya juga wisuda hari ini dan dalam waktu dekat mereka akan kembali kenegara ini "
Iva sering bercerita tentang bos barunya itu yang dingin sekali seperti salju dikutub utara.
" Oh ya. Sudah ya ka " saat sudah berada diparkiran
" Ya sudah, jaga diri kalian baik-baik "
" Iya "
mematikan telponnya
Memasuki mobilnya dan melajukannya kemall untuk belanja bahan makanan