Where Are You

Where Are You
Merasa nyaman



" Ayo sayang " ajak Arion. mengulurkan tangannya kepada Alyssa, yang saat ini masih berada didalam mobil Arion.


Mereka bertiga sudah berada dihalaman mansion orang tua Arion. Setelah cukup lama Arion meyakinkan Alyssa untuk ikut bersamanya. Kekediaman orang tuanya, akhirnya Alyssa mau juga, tetapi.


Sekarang malah seperti ini,


Alyssa tidak mau keluar dari dalam mobil. Tidak seperti biasanya, untuk saat ini Alyssa benar-benar merasa tidak percaya diri dan


sedikit takut.


Karena Arion mengajaknya bertemu dengan orang tua Arion dan akan meminta restu.


Walaupun, Alyssa sudah pernah bertemu dengan Ibunya Arion. Tapi Alyssa benar-benar merasa tidak percaya diri.


Arion menyadari kegelisahaan dari Alyssa


" Jangan takut sayang,,,


ucap arion menenangkan Alyssa,


tapi Arion tersenyum, karena tingkah Alyssa.


"Aku baru tahu ternyata calon istriku ini juga bisa merasa takut ya " ucap arion cengengesan


" Sayang... aku juga manusia biasa.


Pastinya juga punyai rasa takut seperti saat ini " ucap Alyssa jujur


" Mom, ada Lion Mommy tidak perlu takut. Lion akan melindungi Mommy, dan Dad juga pasti akan melindungi kita "


ucap Alion menunjuk dirinya dan daddynya, yang sudah lebih dulu digendong Arion, untuk keluar dari mobil


" Iya, benar apa yang dikatakan Lion, sayang...


ada aku dan Lion, jadi kamu tidak perlu takut.


Dua laki-laki tampan ini akan menjagamu "


ucap arion dengan sombongnya


Alyssa tersenyum dibuatnya, Alyssa merasa sangat disayangi oleh kedua laki-laki yang dimilikinya saat ini.


" Iya...yah, kan Mommy punya dua jagoan kesayangan Mommy..... Yasudah ayo Mommy tidak merasa takut lagi sekarang "


beranjak dari dalam mobil, untuk keluar.


Mulai melangkahkan kaki mereka menuju pintu utama mansion, milik orang tua Arion.


" Sayang aku ingin tahu alasannya, kenapa kamu bisa takut dengan hal seperti ini " tanya arion penasaran


Alyssa menatap Arion


" Aku hanya takut orang tuamu tidak mau menerimaku..... "


lalu alyssa menundukan kepalanya.


seorang perempuan yang hidup sendiri, tidak punya keluarga satupun dan sudah mempunyai seorang anak " dengan suara sendu


" Hanya itu....


tanya arion, alyssa mengangguk lesu.


Sayang kamu tidak perlu memikirkan hal itu, mereka mau atau tidak.


Aku akan tetap menikahimu. Kita bertiga akan tetap hidup bersama. Aku akan memprerjuangkan kalian " meyakinkan Alyssa


" Dan Lion juga anak aku. Anak kita, bukan anak kamu saja. Aku yakin Daddy akan menerimanya, dan akan sangat menyayanginya "


" Daddy Grandpa tidak akan jahatin


Lion dan Mommy kan "


tanya Alion dengan Daddynya


" Itu tidak akan terjadi sayang.


Daddy akan selalu menjaga Lion dan


Mommy "


-----


Mereka bertiga sudah berada didalam mansion yang luar biasa mewahnya, berjalan kearah ruang tamu yang sangat luas.


Arion tidak menemukan siapapun di ruang tamu saat ini.


" Mom..... Mommy... Mom "


teriak arion mencari mommynya


Kebiasaan Arion dari kecil, saat pulang dari sekolahnya. Arion akan selalu berteriak untuk menemukan Mommnya. Dan sampai sekarang menjadi kebiasaanya.


" Mommy didapur sayang "


memberitahu keberadaanya


Arion mengajak Alyssa kedapur, menemui Mommynya. Yang Saat ini sedang memasak untuk makan malam mereka, dan dibantu oleh beberapa pelayan.


" Mom... liat Rion bawa siapa "


ingin memberikan kejutan untuk mommynya


Saat ini Mommynya masih memotong beberapa sayuran membelakangi mereka.


" Mommy sudah tahu "


ucap mommynya santai. lalu berbalik, dia sudah tahu siapa yang akan diajak oleh Arion.


Karena suaminya yang memberitahunya.


" Menantu dan cucu kesayang Mommykan... " memeluk Alyssa


" Maaf ya Ma, Alyssa jadi merepotkan


Mama seperti ini "


ucap alyssa tidak enak


" Mama tidak merasa direpotkan sayang...


mengusap lembut pundak Alyssa,


beralih keAlion


Hay tampan Grandma... mencium pipi Alion


Grandma lagi sibuk sekarang, jadi tidak bisa menggendong Lion ya " alion mengangguk paham


" Rion, ajak mereka untuk istirahat di ruang tamu, atau kekamarmu dulu. Mommy baru mulai memasak. jadi akan lebih lama "


" Mama... Alyssa bisa bantuin Mama


alyssa ingin tetap berada didapur


" Tidak perlu sayang, ada bebepara pelayan juga yang bantuin Mama. Ayo istrirahat saja dulu sana "


" Iya Ma...... " ucap alyssa,


menuju kearah Arion


" Ma Rion keatas dulu ya "


-----


flasback


17.30 pm


Suaminya baru pulang.


" Sayang, kenapa baru pulang "


tanya mom arion pada suaminya yang baru saja pulang dari kantornya, biasanya lebih cepat dibandingkan hari ini


" Aku dari kantor Arion... memeluk istrinya.


Aku rasa ada yang salah dengan anak itu. Apa dia sangat tidak menginginkan pernikahannya dengan Iva, dia jadi seperti itu " gumamnya namun bisa didengar oleh istrinya


" Ada apa memangnya... Kenapa dengan Arion " penasaran, apa yang terjadi dengan anaknya


" Aku juga tidak memahaminya, dia sangat aneh. Mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal. Dan anak itu juga mengatakan kalau dia sudah mempunyai seorang anak yang sangat tampan, mirip dengannya.


Apa itu masuk akal, sepertinya otaknya benar-benar sedang bermasalah....


Ini semua karena perempuan itu. " ucap dad arion kesal, dan masih menyalahkan alyssa


" Kalau benar Arion punya anak..... apa yang akan kamu lakukan. Aku rasa memang benar, dia sudah menanamkan benihnya dengan perempuan itu "


Memberitahu suaminya sebuah kebenaran


" Anak kurang ajar..... mengepalkan tangannya.


Aku tidak pernah mengajarinya melakukan hal seperti itu.....


Jika hal itu benar aku tidak akan pernah menganggapnya sebagai anakku lagi. Aku akan menghapusnya dari daftar keluarga. Kita hanya memiliki satu orang anak ... "


bicara dengan emosi yang memuncak


" Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi.


Dia anakku, aku tidak akan pernah memaafkan mu jika kamu tetap melakukannya " pergi meniggalkan suaminya


" Sayang... mengejar istrinya


sayang, sayang maaf. Maaf ya, iya aku tidak melakukannya. Jangan marah lagi, semalam kamu juga marah... "


Mom Arion mendiamkan suaminya, dia benar-benar marah dengan apa yang diucapkan suaminya.


Dad Arion sebenarnya tidak ingin memberi tahu hal ini pada istrinya. Tapi saat ini tidak ada pilihan lain lagi, selain mengatakannya.


" Sayang..... aku yakin kamu tidak akan marah lagi denganku, saat aku mengatakan ini....."


jurus ampuh


Mom Arion menatap suaminya.


Rion bilang dia akan mengajak kekasihnya itu kesini, dan Rion memintamu memasak untuk makan malam bersama. Dia juga meminta lebih banyak sayuran seperti bisanya "


Mom Arion sangat senang, mendengar hal itu. Dia langsung mengajak pelayannya untuk membantunya memasak dan kembali menghiraukan suaminya.


flashback end


-----


Dikamar Arion


" Sayang sebaiknya kamu mandi dulu. Lion sudah mainnya sayang, sini sama Mommy. "


mengambil alion yang saat ini dipangkuan arion... " Ayo Daddy mandi dulu sana "


ucap alyssa menarik lengan arion yang saat ini masih saja duduk


Dengan sekali tarikan saja, Arion menarik lengan Alyssa. Sekarang malah Alyssa yang berada dipangkuannya.


" Sebentar saja sayang "


memeluk alyssa, menghirup aroma tubuh alyssa, yang selama ini sangat dirindukannya.


lalu memejamkan matanya, karena marasa sangat nyaman


" Mom, Lion juga " ucap lion yang juga ingin ikut di pangkuan daddy dan mommnynya


" Sayang... ada Lion, jangan seperti ini. Ayo kamu harus mandi dulu " berusaha keluar dari pelukan arion.


arion malah mengeratkan pelukannya.


alyssa tetap berusaha melepaskan pelukannya.


" Mommy... Mom... Lion juga "


mengerucutkan bibir kecilnya cemberut. karena alyssa tidak mendengarkannya


" Sayang... Lion cemburu sekarang, lepasin dulu "


Arion membuka matanya...


" Lion main game dulu ya sayang...


itu handpone Daddy. tunjuknya


Daddy ingin seperti ini dulu dengan Mommy . Jangan ganggu Daddy ya "


Alion mengangguk, lalu menatap Mommy dan Daddnya bergantian. Sepertinya Lion paham kalau Daddynya sangat merindukan Mommy.


Lion membiarkan Mommynya, dan asik dengan game yang ada dihandpone Daddnya.







Jangan lupa ya setelah membaca tekan like.


Terimakasih, sudah mau membaca ceritaku.


Jangan lupa kritik dan saranya. ♥️♥️♥️