Where Are You

Where Are You
Mengiklaskan



" Iya sayang. Pergilah "


Daddy Arion mengajak Iva bertemu denganya, disalah satu cafe dimall ini.


Laki-laki itu terlihat memasuki sebuah cafe yang agak sepi didalam mall ini, hanya ada beberapa orang saja, lalu menghampiri seorang perempuan cantik yang sedang duduk sendirian.


" Maaf ya... Om agak lama kesininya "


ucapnya, langsung duduk dikursi kosong berhadapan dengan perempuan cantik itu


Perempuan cantik itu terlihat sangat bahagia saat melihat laki-laki yang ditunggunya ini datang dan duduk dihadapannya.


" Iya Om, tidak apa-apa. Iva juga baru sampai " iva bicara sangat sopan dengan calon mertuanya


Daddy Arion sangat sulit sekali memulai pembicaraanya, beberapa kali menarik nafas agar rilex. Saat sudah benar-benar rilex langsung membicarakan tujuannya.


" Om ingin memberitahumu, sesuatu yang sangat penting " ucapnya serius


" Iya Om, ada apa memangnya "


tanya iva pada daddy arion yang sangat serius menatapnya


ada apa ini, apa pernikahanku akan dipercepat tapi kenapa aku merasakan sesuatu yang kurang mengenakan


" Sebelumnya Om ingin minta maaf dulu sama kamu " menatap iva serius


Iva merasakan ada sesuatu yang aneh. Dan kenapa Om malah minta maaf padanya.


" Kenapa memangnya Om, Om tidak ada salah sama Iva "


Daddy Arion diam menatap iva sebentar lalu melanjutkan pembicaraannya


" Om tidak punya pilihan lain lagi


kecuali ini !! Ini tentang pernikahanmu dengan Arion.... Om tidak bisa melanjutkan pernikahan kalian " menarik nafasnya dalam ...


" Arion sudah menemukan kekasihnya yang meninggalkannya lima tahun lalu, dan yang lebih mengejutkan. Arion sudah mempunyai seorang anak dengan perempuan itu...


Rion sangat menyayangi Mommy dan anaknya.


" Om tidak bisa memisahkan mereka. Dan sepertinya mereka memang sudah ditakdirkan untuk bersama. Lima tahun lamanya berpisah tidak tahu keberadaan masing-masing, tapi mereka tetap bersatu kembali. Mereka saling setia satu sama lain. Om tidak bisa melawan takdir mereka "


" Sekali lagi Om minta maaf.....


Apa yang bisa Om lakukan agar kamu mau memaafkan Om "


ucap daddy arion yang merasa sangat bersalah dengan iva


Selama ini dia yang memaksa Iva untuk mendekati Arion dan menjadikannya sekretaris untuk anaknya.


Bak disambar petir. Tubuh Iva seketika melemas. Untung saja Iva lagi duduk, nafasnya begitu berat. Tapi Iva berusaha agar tetap terlihat tegar.


" Iya Om, tidak perlu minta ma'af. Aku juga tidak sadar diri selama ini, aku terlalu mengharapkannya juga "


berusaha mengambil nafasnya


" Iva mema'afkan Om, om tenang saja "


iva tersenyum tulus dalam kepedihannya


aku memang tidak sadar diri om, aku yang salah terlalu mengharapkannya. aku akan berusaha mengiklaskannya dengan perempuan itu


Daddy Arion merasa cukup lega ketika melihat senyuman tulus dari wajah Iva.


" Ah bagusalah... Om merasa lega sekarang.


terimakasih sudah mau memaafkan Om.


Om harus pergi sekarang "


daddy arion tidak mau terlalu lama bersama dengan iva karena dia merasa sangat bersalah dengan prempuan baik ini. dan dia kuga tidak mau istrinya menunggu terlalu lama


" Iya Om... " iva juga menunggu kepergian daddy arion. karena iva bisa melampiaskannya kesakitannya


Daddy Arion beranjak dari duduknya.


Ingin pergi meninggalkan Iva, lalu kembali menayap iva. Dia tidak mau mengatakan ini tapi iva juga harus mengetahuinya


" Ah.... Iya. Om melupakan sesuatu. Arion sebentar lagi akan menikah dengan perempuan itu. Om harap kamu datang ya...


Om minta ma'af sekali lagi "


daddy arion merasa sangat bersalah dengan iva, dia sangat tidak tega berlama-lama menatap wajah dari perempuan yang pernah menolong anaknya. Daddy Arion cepat-cepat keluar dari cafe itu


Iva sudah tidak bisa lagi menjawab. Dia tidak mampu lagi menahan air matanya, air matanya mengalir sangat deras. Tidak memperdulikan lagi beberapa orang yang ada didalam cafe itu menatapnya penuh tanya.


Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menghampirinya


" Hay ada apa denganmu.. ? "


tanya laki-laki itu bingung


" Kenapa menangis disini. Kamu tidak malu diperhatikan orang-orang "


membari tahu iva kalau beberapa orang yang ada didalam cafe ini sedang


Iva mengangkat kepalanya, memperhatikan laki-laki yang menghampirinya, laki-laki itu masih berdiri didepannya. tidak mau menjauh


" Ka Max..... kaka sedang apa disini " tanya iva bingung kenapa bisa ada max disini


Iva mengenal laki-laki yang menghampirinya ini, dia adalah Maxime sahabat Arion sekaligus orang kepercayaan Arion.


Laki-laki itu duduk disamping Iva, mengambil beberapa lembar tisu, lalu mengusapkannya lembut ke pipi mulus Iva, untuk menghapus air mata yang membasahi pipinya.


Iva tidak menolak, perlakuan dari laki-laki ini


" Kaka..... kaka sedang apa disini "


tanya Iva disela isakannya, saat ini iva kembali berusaha menahan air matanya. Dia tidak mau terlihat menyedihkan oleh seseorang yang dikenalnya.


" Aku ada janji dengan bosmu. Ada yang ingin aku bicarakan dengannya. Dia memberitahuku, untuk bertemu dengannya


diRestoran miliknya "


Iva kembali merasa sesak saat mendengar nama Arion. Iva sudah berusaha agar mengiklaskannya, tapi tidak semudah yang Iva bayangkan. Iva berusaha menutupi kesedihannya, memperhatikan jam yang melekat ditangannya. " Sudah waktunya...


Iva tersenyum


" Ka... sepertinya aku harus


pergi sekarang " pamit iva, segera beranjak dari duduknya " Mau kemana...? " tanya max


" KeRestoran bosku, untuk menemui adikku. Dia ingin mengenalkan calon suaminya padaku " ucap iva senang, iva sangat tidak sabar, ingin bertemu dengan calon suami dari adiknya


Max beranjak dari duduknya mengikuti Iva, mensejajarkan langkah kakinya, karena tujuan mereka sama.


" Kenapa kaka mengikutiku " tanya iva bingung, karena max mengikutinya saat ini


" Aku juga mau kesana... Rion mengajakku bertemu disana. Katanya dia juga akan mengajak calon istrinya... dan aku juga ingin memastikannya apa memang dia perempuan yang dicainya selama ini.


Aku sangat merindukan perempuan itu,


dia sangat cantik "


ucap max memberi tahu iva, karena memang arion mengatakan kalau dia akan membawa calon istrinya.


Arion menceritakan pada Max kalau dia berhasil menemukan Alyssa dan akan menikahinya.


Iva menghentikan langkahnya... seketika pikirannya mulai kesana kemari, iva seperti menemukan sesuatu dalam pikirannya, ingatannya saling berkaitan satu sama lain.


" Apa benar mereka... "


gumam iva masih tidak percaya


" Kenapa, apa yang kamu bicarakan " tanya max karena mendengar iva berbicara


" Tidak-tidak. Ayo jalan " iva menarik lengan max, memasuki restoran yang sudah mereka tentukan


Iva dan Max sudah duduk disalah satu meja direstoran itu. mereka duduk berhadapan


" Ka... apa aku boleh bertanya " ketika mereka sudah duduk " Tentu saja, ada apa " tanya max menatap iva serius


" Siapa nama calon istri bosku "


iva ingin memastikan sesuatu, apa benar yang sedang dipikirkannya


" Alyssa... ya aku sangat ingat namanya, dia perempuan yang sangat cantik. Aku saja begitu mengaguminya " ucap max membaritahu iva


benar, ternyata adikku yang dicarinya selama ini. dan dia yang dicari adikku juga selama ini, kenapa aku tidak menyadarinya. kenapa aku bodoh sekali.


aku akan berusaha sebisa mungkin mengiklaskannya untuk adikku. aku harus bisa, jangan mengambilnya dari adikmu. dia sudah cukup menderita.


" Aku rasa ada yang aneh denganmu hari ini "


tanya max pada iva, karena merasa ada yang salah dengan iva hari ini


Iva masih larut dalam pikirannya, tiba-tiba sadar ada yang sedang bicara didepanya


" Iya ka, ada apa " tanya iva bingung


Max tersenyum melihat tingkah Iva yang sangat aneh, tadi menangis, tiba-tiba pas menyebut adiknya dia sangat senang, dan sekarang diam saja, seperti ada sesuatu yang dilamunkannya. Pikir Max


" Tidak ada, aku hanya memperhatikanmu yang agak sedikit aneh hari ini. Biasanya kamu tidak pernah seperti ini, ini bukan gayamu. sedih, diam, senang berlebihan dan tiba-tiba melamun... aku sangat tidak menyukainya "


setahu max iva sangat dewasa, tidak seperti ini sangat labil







Terimakasih, sudah mau membaca ceritaku.


Jangan lupa kritik dan saranya. ♥️♥️♥️