THE PRISONER OF MAFIA

THE PRISONER OF MAFIA
SECOND PALACE (karya baru)



Emak ada karya baru berjudul Second Palace (Istana Kedua). Bila berkenan mampir dan ramaikan ya❤❤



Berikut cuplikannya


Nana gadis desa berumur 18 tahun, merantau ke kota untuk memperbaiki kehidupannya yang berada di bawah garis kemiskinan. Ia bekerja menggantikan Bibinya menjadi seorang asisten rumah tangga di salah satu rumah mewah yang ada di Kota--rumah mewah milik keluarga Coriander. Tapi, siapa sangka baru satu bulan bekerja di sana, dirinya sudah terlibat Affair dengan anak majikannya. Ia menyerahkan kesuciannya kepada Haidar--pria tampan dengan sejuta pesona namun sangat menyebalkan.


Haidar berusia 20 tahun--seorang mahasiswa fakultas bisnis di salah satu Universitas yang ternama di kota itu.


Nana termenung di dalam kamarnya. Sudah satu minggu setelah kesuciannya di renggut, Haidar tidak kunjung menikahinya. Ia takut jika hamil. Malam hari itu Nana memberanikan diri keluar dari kamarnya, dan menuju kamar Haidar yang ada di lantai atas.


Tangan Nana terangkat untuk mengetuk pintu kamar bercat putih itu, beberapa kali mengetuk, terdengar sahutan dari dalam yang mengizinkan dirinya untuk masuk ke dalam kamar tersebut.


Ceklek


Pintu sudah terbuka, Nana masuk ke dalam kamar Haidar dengan perlahan.


"Nana, ada apa?" tanya Haidar yang sedang menekuri layar laptopnya di atas tempat tidur. Sepertinya pria itu sedang mengerjakan tugas kuliahnya atau mengerjakan pekerjaanya.


Jari-jari Haidar yang sedang berselancar di papan keyboard laptop langsung terhenti saat mendengar pertanyaan Nana. Ia menoleh pada gadis desa itu yang berdiri di dekat pintu.


"Oh, iya, aku hampir saja lupa." Haidar beranjak dan meletakkan laptop di atas tempat tidur, karena semula laptop itu ada di pangkuannya.


Nana tersenyum, saat mendengar jawaban Haidar. Namun senyumannya itu harus luntur ketika Haidar menyerahkan sesuatu kepadanya.


"Apa ini?" tanya Nana.


"Itu pil pencegah kehamilan, Na. Cepatlah minum agar kamu tidak hamil," ucap Haidar, menggoyangkan satu tablet pil Kb yang ada di tangannya karena Nana tidak kunjung menerimanya.


"Den, ini--" Kedua mata Nana berkaca-kaca saat melihat itu semua. Ia enggan menerima pil kb tersebut.


"Na, aku harap kamu mengerti. Aku masih kuliah, dan aku juga belum bekerja, jika aku menikahimu, pasti orang tuaku akan murka," jelas Haidar memohon kepada Nana.


"Lalu aku bagaimana? Masa depanku sudah hancur." Nana menepuk dadanya sendiri dengan perasaan terluka. Ia sungguh menyesali semua yang sudah terjadi, ia menyesal karena sudah menyerahkan kesuciannya kepada Haidar.


Ceritanya bikin greget,jangan lupa mampir dan ramaikan❤❤