
Carlos bernafas lega karena kedua orang tua Arra memberikan izin kepadanya untuk membawa istrinya ke New York jika sudah sembuh nanti.
Gerry dan Allegra sudah pergi dari rumah sakit atas permintaan Carlos karena hari sudah sangat larut. Carlos meminta agar kedua mertuanya itu beristirahat di mansion. Gerry dan Allegra pun tidak menolak permintaan Carlos, karena mereka juga merasa lelah dan butuh istirahat setelah menempuh perjalanan selama belasan jam.
Di sisi lain, Mike saat ini masih berada di markas. Dia mengumpat kesal karena tubuhnya di penuhi dengan darah. Pria tersebut segera membersihkan diri dan berganti pakaian, setelah selesai, ia segera keluar dari markas. Tugasnya belum selesai sampai di situ. Mike menuangkan besin ke sekitar markas tersebut, lalu ia melemparkan korek apinya ke arah markas. Seketika itu markas tersebut terbakar dengan sangat cepat.
Mike segera pergi dari sana setelah membakar markas cosa nostra itu. Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh menuju suatu tempat.
Berdasarkan informasi yang dia dapatkan dari Tom and Jery sebelum kedua bodyguard itu tewas di tangannya. Eugino berada di salah satu rumah sakit swasta di Venesia. Mike memacu kendaraannya dengan kecepatan penuh ke kota yang dia tuju. Membutuhkan waktu 3-4 jam untuk sampai ke sana.
Lelah? Jangan di tanyakan lagi. Tubuh Mike sudah sangat terasa lelah, tapi ia harus segera menyelesaikan tugas terakhirnya menjadi asisten sang mafia.
Tepat jam 5 pagi waktu setempat. Mike sampai di lobby rumah sakit yang di tuju. Rumah sakit itu terlihat sepi, hanya ada beberapa security yang berjaga di lobby serta beberapa perawat yang lalu lalang sambil membawa laporan medis di tangan mereka.
Mike masuk ke dalam rumah sakit itu menggunakan masker dan kaca mata. Dia menuju salah satu ruang VIP yang ada di lantai lima. Di sanalah Eugino di rawat untuk pemulihan luka tembakan di kakinya.
Mike masuk ke dalam ruang rawat yang di pastikan adalah ruang rawat Eugino. Mike tersenyum penuh arti saat melihat ruangan Eugino tidak ada penjaganya, jadi dia bebas masuk ke dalam ruang rawat itu.
Sebelumnya Mike sudah mempersiapkan semuanya. Sebuah racun cair yang ia bawa dari markas. Racun tersebut akan dia masukkan ke dalam cairan infus yang di salurkan ke pembuluh darah Eugino.
“Ucapkan selamat tinggal kepada dunia, bajingan!!” geram Mike, dia melihat Eugino masih terlelap. Dengan gerakan cepat, dia segera menyuntikkan racun cair itu ke dalam cairan infus milik Eugino. Setelah selesai melakukan tugasnya, Mike segera keluar dari ruangan tersebut dengan penuh kemenangan. Akhirnya dia bisa tidur nyenyak malam ini.
Mike segera membuang masker dan kaca matanya saat sudah kembali ke lobby. Dia akan menunggu di sana untuk memastikan kalau Eugino benar-benar tewas.
“Kita tunggu satu jam lagi,” batin Mike seraya merebahkan dirinya di kursi ruang tunggu untuk beristirahat.
*
*
“Carlos!!” kesal Arra karena sejak tadi memanggil suaminya, akan tetapi pria itu tidak kunjung bangun. Dengan gerakan cepat, Arra mengambil bantalnya yang ia gunakan lalu di lemparkannya ke arah Carlos.
BRUG!
Bantal itu mengenai wajah Carlos, membuat pria yang sedang asyik di alam mimpinya itu sangat terkejut dan langsung mendudukkan diri, memungut bantal yang teronggok di atas lantai.
“Siapa yang sudah berani mengganggu tidurku!” kesal Carlos.
“Aku! Kenapa?!” seru Arra penuh amarah, menatap suaminya dengan sangat tajam.
Carlos menoleh, terkejut saat melihat istrinya sudah terbangun. “Sayang, kenapa tidak membangunkan aku?” tanya Carlos dengan nada lembut seraya beranjak, ,menghampiri istrinya.
“Kau saja seperti kerbau! Tenggorokanku sampai serak membangunkanmu dan juga ... aku ngopol! Ini semua karena kau! Dasar iblis!!” teriak Arra kesal sambil menangis sesegukan.
Carlos melongo dan tidak berselang lama dia tergelak keras. “Maafkan aku ... aku tadi sedang mimpi indah bersamamu.” Carlos mendekati Arra lalu mengecup bibir Arra dengan mesra.
“Jangan merayuku sialan!” umpat Arra kesal seraya mengusap bibirnya yang baru saja di kecup oleh Carlos. ‘”Cepat bawa aku ke kamar mandi!”
***
Besok atau lusa tamat ya🤧🤧