The Princess Of The Creator Of Ying And Yang

The Princess Of The Creator Of Ying And Yang
ruang kepala akademi



sekarang Alice berada di kereta kudanya.


ia menatap keluar jendela sambil menangis.


"maafkan Alice karena sudah membuat kalian sedih hiks."ucap Alice.


karena terlalu lama menangis, Alice tertidur di dalam keretanya.


setelah beberapa waktu yang cukup lama akhirnya kereta Alice sampai di gerbang akademi kerajaan.


"ugh.... apakah sudah sampai??"ucap Alice yang terbangun dari tidurnya.


kemudian Alice turun dari kereta kudanya dan menatap gerbang akademi kerajaan yang rasanya begitu familiar.


kereta kuda Alice pergi kembali ke negeri guineveria.


sedangkan Alice masuk ke dalam lingkungan akademi kerajaan.


Alice kagum dengan lingkungan akademik kerajaan dan bangunan akademinya.


sebesi tak ada rasa kerinduan yang dirasakan oleh Alice.


sampai seorang anak perempuan berambut merah seumuran Alice, menabrak Alice hingga Alice terjatuh.


"aduh...."ucap Alice.


"ah... maaf aku tidak sengaja"ucap anak perempuan itu sambil mengulurkan tangannya untuk membantu Alice berdiri.


Alice menyambut uluran tangan anak perempuan itu.


"tak apa-apa, terima kasih"ucap Alice


"eng.... maaf apakah aku salah, kau sepertinya murid baru??"ucap anak itu.


"ahh... benar aku murid baru di sini"ucap Alice.


"wah senang sekali, apa kau membutuhkan bantuan??"ucap anak itu.


"bolehkah aku mengetahui di mana ruang kepala akademi??"ucap Alice.


anak perempuan itu menggunakan sihirnya yang membuat beberapa ekor kupu-kupu sihir.


"kamu bisa mengikutinya, dia akan membawamu ke ruang kepala akademi.ah....maaf aku memiliki pekerjaan yang sangat penting, sampai jumpa"ucapnya tersenyum kemudian melambaikan tangannya.


Alice membalas lambaian tangan anak perempuan itu.


kemudian berbalik ingin melangkah menuju ruang kepala akademik.


namun anak perempuan tadi tiba-tiba berbalik dan menghentikan.


"tunggu hosh..hosh..."ucapnya.


"aku belum mengetahui namamu.namaku Karina ver Easky"ucap anak perempuan itu.


bahkan kereta kudanya tadi tidak memiliki lambang kerajaan sesuai permintaan dari Alice.


"emm.... Namamu hampir sama dengan nama seorang putri dari negeri guineveria??"ucap Karina bingung.


"mungkin hanya sama saja"ucap Alice yang merasa gugup.


"kau benar, oh ya namamu juga sama seperti Ratu akademi,sampai jumpa Alice......smapai bertemu lagi"ucap Karina.


"sepertinya wanita tanpa wujud itu benar-benar mengarahkan aku untuk pergi ke akademi ini.


kebenaran apa yang sebenarnya terkubur di dalam akademi ini"ucap Alice bergumam.


kemudian Alice kembali berjalan menuju ruang kepala akademik dengan bimbingan kupu-kupu sihir itu.


tok...tok...


"masuk" ucap seseorang dari dalam yg membuat pintu secara otomatis terbuka.


"apa yang membuatmu datang kemari??"ucap kepala akademi.


"maaf mengganggu waktu anda. aku Alice Tiara Despya ingin menjadi murid di akademi ini"ucap Alice sopan.


"kau....kau sentuh lah batu yg ada di ujung sana"ucap kepala akademi.


Alice mengangguk dan meletakkan tangannya di atas batu, tiba-tiba batu itu bersinar berwarna biru terang.


"selamat kau diterima di akademi, semua orang yang membawa nasib baik, batu itu akan bersinar terang"ucap kepala akademi.


"wah... terimakasih"ucap Alice bahagia.


kemudian kepala akademi mengirimkan surat sihir kepada seseorang.


tak lama kemudian seseorang mengetuk pintu ruangan kepala akademi.


"masuk lah"ucap kepala akademi.


di sana Kirana masuk.


"wah... Alice kita bertemu lagi"ucap Kirana.


kepala akademi berdehem yang membuat Kirana menyadari jika ada pada akademi.


"maafkan atas kita ketidaksopanan saya, apa yang membuat kepala akademi memanggil saya?"ucap Kirana


"Kirana mulai sekarang Alice akan menjadi teman sekamar kalian"ucap kepala akademi.


"baik"ucap Kirana sambil tersenyum bahagia karena Alice akan menjadi teman sekamar mereka.


BERSAMBUNG........