
5 tahun telah berlalu kini Alice tumbuh menjadi gadis berusia 10 tahun.
"akhhrgg..... " teriakan seorang wanita
"b****k kau nenek sihir" ucap seorang wanita berambut coklat
"hentikan dasar bodoh, aku akan membunuh mu sekarang juga" ucap wanita berambut biru
"buka Aray pelindung dasar semua orang bodoh" ucap wanita berambut hijau
"aku akan menghancurkan kalian semua jika sahabat kami tidak baik-baik saja" ucap wanita berambut hitam
"ALICE...... ALICE..... CEPAT MENYERAH..... jangan memaksakan diri mu" ucap wanita berambut hijau
"hosh....hosh......mimpi apa itu..mengapa aku selalu memimpikan wanita itu??"ucap Alice
"mengapa namanya sama seperti nama ku??"ucap Alice.
"oh ya.....bagaimana dengan suara wanita tanpa wujut di mimpi itu.ya akademi kerajaan, seperti nya aku harus ke sana"ucap Alice
toktok...
Saat sedang berpikir pintu kamar Alice di ketuk.
"tuan putri,apakah tuan putri sudah bangun??"ucap Ara.
"ahh...masuk lh Ara,aku sudah bangun"ucap Alice .
Kemudian Ara masuk setah mendapat Jawaban dari Alice.
"salam bagi tuan putri"ucap Ara.
"Ara...aku ingin mandi bisa tolong siapkan air untuk ku??"ucap Alice.
"baiklah"ucap Ara kemudian pergi mengerjakan tugasnya.
setelah mandi dan berias Alice keluar menuju ruang kerja Raja Richard.
tok tok....
Alice mengetuk pintu itu.
"masuk"jawab Raja Richard.
Alice masuk ketika mendapt jawaban dari ayahnya.
"salam bagi yang mulua semoga dewa dewi pencipta memberkati yang mulia"ucap Alice sambil mengkat ujung gaunnya memberi hormat dengan anggun.
"Ayah...aku belajar di akademi kerajaan"ucap Alice the point.
saat itu juga William yg ingin mengantar dokumen kepada Raja Richard mendengar apa yg di katakan Alice.
William membuang dokumen ke lantai dan menghampiri Alice.
"Alice....mengapa kau ingin pergi ke akademi kerajaan??mengapa??!!"ucap William sambil menguncang bahu Alice.
"kak William....aku...aku ingin belajar lebih luas lagi"ucap Alice
"jika karena ini kau seharusnya mengatakan kepada ku,maka aku akan menyeret master dari akademi kerajaan ke kerajaan agar kamu bisa belajar"ucap William.
Alice menutup mata.
"CUKUP!!kak Alice gk suka dengan sikap kakak seperti itu,Alice ingin pergi jangan halangi Alice"ucap Alice kemudian pergi daru ruang kerja Raja Richard meninggalkan William yg tercengang karena itu pertama kalinya adiknya membentaknya.
Alice kembali ke kastilnya dengan air mata yg terus menerus luruh.
sesampainya di kamar Alice langsung menutup pintu kamarnya dan bersender pada pintu kamar nya.
"hiks....maaf Alice kak.....Alice sudah bentak kakak.....Alice salah......hiks....tapi Alice hrus pergi..hiks..Alice ingin mengetahui kebenaran nya . hiks"ucap Alice lirih sambil terisak menangis.
-
-
sedangkan di ruang kerja Raja Richard.
"William....biarkan dia pergi"ucap Raja Richard sambil menarik napas tak berdaya.
"membiarkan dia pergi??!!ayah...Alice masih berusia 10 tahun.untuk apa dia di kirim ke akademi kerajaan??!!"ucap William menyangkal.
"William.....apa kau mau terus melihat wajah sedihnya???"ucap raja Richard sambil bangkit dari kursinya dan berjalan menuju William.
"tapi.."ucap William.
"kau tak rela.....bagaimana denga aku,ibunda mu,Regan dan olvar.mereka juga pasti sangat sulit untuk melepaskan Alice"ucap raja Richard sambil menepuk-nepuk pundak putra sulungnya itu.
"aku yakin Alice adalah gadis yg tangguh dan cerdik.dia qkan melakukan sesuatu semua sesuai dengan pertimbangannya."ucap Raja Richard.
William menundukkan kepalanya menyembunyikan air mata nya yg menetes dari pelupuk matanya
kemudian William keluar dari sana tanpa sepatah kata pun.
BERSAMBUNG.........