The Princess Of The Creator Of Ying And Yang

The Princess Of The Creator Of Ying And Yang
penilaian ujian



Raja vampir tak membuang kesempatan itu dengan cepat menapakkan tangannya yg mempunyai darah Alice ke sebuah lingkaran sihir di pilar itu.


langit lembah kematian mengelap, petir menyambar-nyambar retakan tanah terdengar.


sebuah cahaya keluar dari pilar dan kemudian terbang menuju Alice dan melingkari nya.


berunsur-unsur cahaya itu berubah menjadi kabut hitam raksasa.


Alice menutup matanya bersama dengan kabut raksasa itu melilitnya.


rambut Alice yg awalnya hitam kemerahan kini berubah menjadi putih perak dengan mata merah darah, dan gaun yg berwarna hitam.


kabut tadi berubah menjadi seekor naga kegelapan yg melilit Alice.


Raja vampir terkejut dengan hal itu kemudian memanggil kaum vampir.


"semuanya mari kita memberi hormat keda pencipta leluhur yg telah datang" ucap Raja vampir.


semua memberi hormat kepada Alice.


perlahan Alice dapat mengendalikan energi dari naga kegelapan itu.


"pandora..... aku menerima mu" ucap Alice.


sekejap naga itu berubah menjadi cahaya dan masuk ke dalam tubuh Alice.


Alice menatap Raja vampir dan mendekati Raja vampir dan kaumnya.


"aku akan membunuh mu jika berani menyentuh orang ku lagi" ucap Alice.


"Hamba tak berani yang mulia..... mohon yang mulia memaafkan hamba" ucap Raja vampir.


Alice berubah ke penampilan normalnya dan melangkah pergi dari sana.


inglis berjalan di depan Raja vampir.


"kalian mendapat ampun darinya, lain kali jangan menyentuh orang yg ia sayangi, atau kaum kalian akan musnah dari dunia ini" ucap inglis kemudian berlari menuju Alice dan melompat duduk di atas pudaknya.


*******


kini Alice kembali ke jalur latihan .


Bron datang.


"hey.... dari mana saja kalian??, lihat semua orang sudah terbang menuju portal akhir ujian" ucap Bron.


"Bron apa kau mendapatkan hal yg menarik?? " ucap Alice.


"tentu saja dan aku bahkan bertemu dengan pria bersama mu saat itu, sepertinya dia tau kau buka sembarang orang" ucap Bron.


*****


di luar portal semua murid sangat senang karena mendapat banyak poin karena mengalahkan moster di lembah kematian.


satu persatu mudik memasukkan tangan mereka ke dalam sebuah awan guntur penilai di sebuah kotak kaca.


Alice keluar dari portal sebagai siswa terakhir keluar.


master welson yg melihat Alice keluar dari portal dengan terbang menggunakan pedang terbang nya hnya menampilkan senyuman yg amat tipis nyaris tak terlihat.


kemudian setelah sekian lama akhirnya itu gilirannya mengambil poin penilaian, semua orang meremehkan dan merendahkanny


"*dia pasti mendapatkan ilai yg sangat buruk"


"dia saja keluar paling akhir hahah"


"dasar putri pembawa sial hahaha"


"aku penasaran apa yg akan di dapat oleh putri pembawa sial itu?! "


"palingan dia kan di tendang oleh master welson dari kelas elemen petir hahaha*"


dan masih banyak lagi hinaan dan cacian dari murud-murid itu.


Alice memasukkan tangannya ke dalam kotak kaca dan menariknya keluar,Tiba-tiba kotak kaca retak dan awan hitam dengan guntur dan kilat keluar dan meninggalkan semua orang.


sebuah gelang dengan desain petir melingkar indah di tangan Alice.


master welson yg melihat itu membelalakkan matanya tak percaya.


"hahah..... bukan sudah ku katakan dia tidak mendapat poin"


"dia bahkan membuat awan guntur penilai menghilang ke langit"


"aku membayangkan betapa marahnya master


welson"


master welson mendekati Alice dengan tatapan tak percaya nya dan mencengkram tangan Alice yg memakai gelang petir itu.


semua murid sangat menantikan nasib buruk yg akan menimpa Alice.


namun semuanya di luar dugaan mereka.


BERSAMBUNG.......