
setelah cukup lama menagis Alice mengayat pergelangan tangannya dengan elemen es yg ia miliki, yg ia sembunyikan selama ini bersama seluruh elemen yg lain.
kemudian Alice meneteskan darahnya ke dahi Alaric dan mengambarkan pola sihir dengan darahnya itu.
sedang kan semua orang sangat khawatir dengan Alaric.
namun mereka tak sanggup menghancurkan penghalang itu.
setelah Alice selesai mengambarkan lingkaran sihir di dahi Alaric, Alice tersenyum lalu membuka penghalang area. para juri dan Raja Alfonso ingin mendatangi Alice dan Alaric namun tiba-tiba di sekeliling Alice dan Alaric muncul cahaya merah.
kini penampilan Alice kembali ke penampilan sang Pencipta dan pemusnah iblis, Alice terangkat dan terbang dengan sayap hitam keemasan miliknya.
Alice menatap Alaric dengan air mata yg terus mengalir di wajahnya.
kemudian ia menatap langit-langit ruangan itu.
"KEGELAPAN TELAH KU TAKLUKAN, AKU LAH PEMIMPIN KEGELAPAN. AKU ALICE ANISPHYA DE DIAMORD MENGORBANKAN DRAH KU SEBAGAI PEMBUKA GERBANG KEMATIAN DAN MEMBAWA KEMBALI JIWA ALARIC DE PATRIAN DIAMARD DAN PERMAISURI CAMELIA!!!! " ucap Alice.
langin menjadi semakin gelap gulita, petir menyabar nyambar, angin bertiup kencang. peti kaca permaisuri camelia terangkat dari ruang pemakamannya lalu terbang ke akademi.
semua orang sangat terkejut. tutup peti itu terbuka dan jasad permaisuri camelia terangkat dan terbaring di dekat Alaric. kemudian cahaya merah itu menyinari keduanya.
setelah cahaya itu redup langit pun kembali ke asalnya,Alice memuntahkan seteguk darah dan tersenyum bahagia ketika permaisuri camelia dan Alaric membuka matanya.
"Apa yg terjadi?? " ucap permaisuri.
kemudian ia merasa aneh dengan pemuda yg di sampingnya.
Raja Alfonso datang dan memeluk permaisuri.
"apa yg terjadi?? " ucap permaisuri kepada raja Alfonso.
"kau telah di bangkitkan" ucap raja Alfonso bahagia.
"i.. ibunda?? " ucap Alaric lirih.
"aku.... aku... Alaric" ucap Alaric yg membuat air mata permaisuri luruh, dan permaisuri langsung memeluk erat Alaric.
"ternyata kau sudah tumbuh menjadi pria yg dewasa, ah... bagaimana dengan adik mu?? " ucap permaisuri.
semuanya baru ingat akan Alice, sedangkan Alice menatap mereka dengan senyuman merekah seolah-olah ini pertama kali ia merasa bahagia.
permaisuri menatap ke arah tatapan mereka dan melihat wanita cantik yg terbang dengan sayap hitam di punggungnya.
"dia...?? " ucap permaisuri yg bangkit berdiri dan menatap Alice.
"ibunda.... terimakasih telah melahirkan Alice,kakak, ayahanda...... lihat Alice sudah menepati janji Alice. Alice sudah menebus dosa Alice dan mengembalikan senyum di wajah kalian" ucap Alice.
"walau Alice tak tau apa salah Alice, Alice sejak kecil selalu di asingkan, hanya ada bibi pelayanan yg melindungi ku. namun aku juga harus kehilangan bibi pelayan karena ia melindungi ku. semua orang boleh kah aku bertanya, Apa sebenci itu kalian dengan Alice?? " ucap Alice.
"Alice... " ucap Alaric lirih dengan air mata yg mulai luruh.
"haha..... namun tak apa selama Alice masuk ke akademi ini Alice mendapat orang yg mau menerima Alice, seperti master kaila, Eve, Rania, sira, sayana, pangeran Albert, Kak ray, kak Reny, kak sebastian, kak Elvan. Alice sangat bahagia" ucap Alice.
perlahan sayap Alice rontok dan bulu sayapnya jatuh berterbangan.
sedikit demi sedikit tubuh Alice menghilang menjadi debu.
"ALICE!!!!! ALICE!!! HUAAAA ALICE" teriak para sahabat Alice histeris melihat semua itu.
"ALICE!! APA YG TERJADI DENGAN MU?? ALICE JAWAB KAKAK, ALICE KAU SUDAH BERJANJI SELALU INGIN DI SAMPING KU" ucap Alaric.
"haha..... Kakak, semuanya mengapa kalian menangis.... Alice tak apa-apa. Alice mau bilang untuk semua orang yg Alice sayangi" ucap Alice menjeda.
"jaga,sayangi lah diri kalian, dan berbahagia lah" ucap Alice sambil tersenyum. kini seluruh tubuh Alice memang benar-benar menghilang menjadi abu dan menghilang di udara.
BERSAMBUNG....