The Girl Inside Me

The Girl Inside Me
Episode 6 Ketakutan Julian 2



"Ooom....kok sudah bangun?" tanya Arnettoa dengan suara serak khas orang bangun tidur


"Ingin melihat wajah cantik istriku gak boleh?" ujar Julian


"Pagi-pagi dah gombal om" ujar Arnetta sambil memutar bola matanya malas


"Gombal sama istri sendiri Net...sah aja" ucap Julian sambil mengedipkan matanya lalu Cup


"Yaaaah....oooom mulutnya bau jigong euuuw..."


"Morning Kiss Net, bau jigong malah bikin asik...sini kakak minta morning kiss nya" ujar Julian sambil memonyongkan bibirnya dan merengkuh tubuh Arnetta


"Ooom....jangan macam-macam yaah!!! sanaa jauhan ih om!!"omel Arnetta sambil mendorong tubuh Julian, tetapi kalah tenaga dengan Julian


"Kakak cuman mau satu macam kok Net, lalu meraih pipi dan tengkuk Arnetta dan mulai mencium bibir Arnetta yang sudah menjadi candu


Namun tiba-tiba buuugh.....buuugh....braaak


Tubuh Julian terjatuh dari ranjang dan sebelumnya mendapatkan dua kali tonjokan dari seorang pria yang menyeruak masuk kamar Netta


"Menjauhlah dari Netta Bajingaaan!!!!"bentak Chris



Arnetta terbengong kaget saat tiba-tiba seorang pria tampan memakai kaos putih model turtleneck dengan jas dan celana panjang berwarna coklat meninju suaminya sampai terjatuh di lantai


"Kamu baik-baikkan Net? apakah dia menyakitimu?syukurlah kamu sudah sadar Net ....aku takut kehilanganmu" ujar Chris lalu memeluk tubuh Arnetta dengan mata berkaca-kaca


"Kamu siapa kak?" tanya Arnetta polos membuat Chris sangat terkejut dan langsung menyerang Julian kembali


"Apa yang kamu lakukan terhadap Netta? belum cukupkah kamu menyakitinya haah!!" bentak Chris sambil mencengkram krah baju Julian


"Netta mengalami Amnesia Chris, dia melupakan segalanya setelah usia 15tahun dia hanya mengingat 15tahun kebawah" terang Julian


"Kak....lepasin suami aku, jangan sakiti suami aku yah" bujuk Arnetta


"Net....ini aku Christian Wong, kamu ingatkan?"


"Chris??? ini beneran kamu Chris?....wuaaah kamu jadi ganteng bangeet" teriak heboh Netta


Braaaak......pintu kamar terbuka keras dan tampak seorang pria memakai snelli berlari masuk dengan nafas ngos-ngosan


"Net.....kamu sudah sadaar?akhirnya Net" seru Richard Mathew



"Kamu .....???" ucap Arnetta sambil mengingat


"Aku Ricky...kamu ingat? kita bertiga selalu bersama"


"Kenapa dengan Netta Chris?"


"Karena kecelakaan itu, Netta amnesia dia hanya mengingat usianya 15tahun, selebihnya dia lupa" terang Chris


"Rich...tolong tungguin Netta bentar yah bisik Chris lalu memberi kode ke Julian untuk keluar kamar


"Sekarang Netta sudah sadar, bukankah surat sudah ditandatangani Netta, segera diurus perceraianmu" ujar Chris dingin


"Sampai kapanpun aku tidak akan menceraikan Netta, aku sangat mencintainya"


"Cintaaaa????! Cuiiih bisa-bisanya seorang bajingaan seperti kamu bisa bilang cinta!" ucap Chris sinis


"Terserah kamu percaya atau tidak, yang pasti aku akan mempertahankan pernikahanku sampai kapanpun juga" ujar Julian yakin


"Hahaha....jangan mimpi kamu, saat Netta mengingat kembali betapa bejaatnya kamu, ibumu dan jalaangmu maka saat itu kamu akan diceraikan olehnya...."


"Meskipun saat ini Netta amnesia, tetapi dia tidak bodoh....bahkan dia sangat jenius, jadi tunggu saja saat dimana Netta akan menyadari siapa suaminya sebenarnya" ujar Chris dengan nada dingin lalu kembali masuk ke kamar Netta yang baru asyik mengobrol dengan Richard


"Oom mana Chris?"


"Nggak tau...tadi ada telpon paling baru menelpon" ucap Chris sekenaknya


"Jangan membencinya Chris, mungkin dia pernah salah tapi melihat dirinya yang kusut, lingkar hitam di matanya....dia sudah menderita Chris"


"Terserah kamu Net....tapi ingat jangan mencintai dia sedikitpun....kamu mengerti?!!"


"Kamu aneh Chris...dimana-mana seorang istri mencintai suaminya laa kamu malah melarang" gerutu Arnetta


"Turuti omongan Chris Net, dia yang selama ini menjagamu" bujuk Richard lembut


"Tau aah...Netta lelah, mau tidur lagi aja" omel Arnetta lalu tertidur lagi karena kondisi badan nya memang masih lemah


"Berapa lama amnesia itu bisa sembuh Rich?"


"Kami sebagai dokter tidak bisa memprediksinya Chris, tergantung yang diatas dan kita tidak memaksanya untuk mengingat"


"Bisa sementara atau selamanya tidak bisa mengingat"


Diluar Julian hanya terduduk sambil menatap kosong kedepan sambil mengingat ucapan Chris, Julian tahu jika Netta kembali teringat, bisa dipastikan dia akan kehilangan Netta selamanya


...***...


...TBC...


...makasih ya buat pembacaku tersayang๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜...