The Adventure Of Chi

The Adventure Of Chi
Chapter 4



BRAKK...!!!


Kepala sekolah itu menggebrak mejanya setelah tahu aku masuk. Kira-kira kenapa ya???


"Kau itu siapa!!?? berani-beraninya menyelonong masuk kesini dengan pakaian seperti itu ", Bentak kepala sekolah itu.


"Ah, aku minta minta maaf sebelumnya Bu, karena hanya ini saja pakaian yang aku punya ", jawabku lembut.


"Oh, setidaknya beli sesuatu napaa!!! jangan main masuk aja kesini, dasar anak aneh ", Balas kasar kepala sekolah itu.


"Iya bu maaf, aku akan membeli baju setelah menanyakan beberapa hal kepada anda ", ujarku.


"Hmm... ada perlu apa? awas saja kalau tidak penting ", ujar kepala sekolah itu.


Aku pun menjelaskan keperluanku dan menanyakan syarat untuk masuk ke sekolah ini.


"Kalau mau daftar tinggal isi saja formulir yang ada didepan gerbang kami, disana tercatat semua syarat-syarat untuk masuk sekolah ini, sepertinya kamu orang baru di kota ini ya? karena tampangmu sangat asing disini ", ucap kepala sekolah itu.


"Oh iya bu, saya baru saja ke kota ini beberapa hari lalu ", jawabku.


Ternyata kepala sekolah disini orang yang baik, aku harus segera mengumpulkan uang dan lainnya untuk membeli perlengkapan sekolah.


"Ngomong-ngomong bu... boleh gak aku nanya lagi, hehehe", dengan wajah meringis.


"Apa? cepatlah, urusanku banyak dan tidak hanya ladenin kamu saja ", jawab kepala sekolah itu.


Sreett....


Aku pun membuka tasku, dan menaruh buku pemberian nenek kemarin.


"Ehhh anak muda... kamu bisa memegang buku ituu???", tanya kepala sekolah itu dengan terkejut.


"Oh... bisa kok, karena aku tidak mengerti huruf-huruf di buku ini jadinya aku ingin sekolah dan memahami buku ini ", ujarku.


Entah kenapa kepala sekolah tadi langsung menerimaku di sekolahnya tanpa perantara, dan memberikanku seragam sekolah serta tips-tips bersekolah disini.


"Kamu bisa bersekolah mulai besok kok (^-^) untuk sekarang, kamu bisa tinggal di asrama sekolah kami dulu, ini kunci kamarmu jangan sampai hilang ya dan tempatnya tepat di bagian timur sekolah ya...", ucap kepala sekolah itu dengan nada ramah sembari tersenyum lembut.


"Uhm... terima kasih ", jawabku dengan bingung.


lumayanlah ya, seperti dapat bea siswa muehehe.


"Silahkan isi biodata ini dulu nak, sebagai syarat masuk sekolah ini ", ucap kepala sekolah itu.


Aku pun langsung mengisi biodata itu, menuliskan nama, tanggal lahir, nama orang tua... sepertinya aku kosongkan saja di bagian orang tua... dan beralasan hilang ingatan untuk nama orang tuaku.


"Hmm... Chiro Asaka ya... ternyata benar anak ini ", gumam kepala sekolah itu.


"Eh ada apa bu ? ", tanyaku.


"Oh tidak apa apa nak, saya mau lanjut mengurus data-data lainnya dulu ", ujar kepala sekolah itu.


"Aku duluan ya bu, makasihhh... kepala sekolah yang baik, hehe", ujarku.


"Aku punya nama sendiri, huft..... dasar bocah ", eluh kepala sekolah itu.


Tap...tap...tap...


Aku pun menuju ke asrama....


Saat aku tiba di asrama, ternyata asramanya sangat besar aku pun berteriak karena reflek.


"KERRREEEEN... DARITADI KEK GINI AHAHAHAHA ",


Aku pun masuk ke asrama itu, disini sangat sepi dan hening... mungkin saja karena para pelajar sedang bersekolah??.


Sambil mengomel ngomel tidak jelas, aku pun akhirnya menemukan kamarku yang bernomor 333 (sesuai kunci).


Kruyukk... kruyukk...


"Hwa... aku lapar, saatnya mencari makanan ". (ngomong sendiri)


Wushhh


Aku bergegas keluar dan mencari tempat makan yang sesuai dengan dompetku, ah ngomong-ngomong... berapa ya jumlah uangku.


Aku mengecek dompetku dan ternyata masih ada 10 koin perak!!!, hum apa nenek tadi ya yang mengembalikan uangku, aku mau berterima kasih kepada nenek itu tapi dianya sudah nge-ghosting.


Setelah makan-makan aku pun mencari baju petualang yang cocok buatku... yess ketemu, dengan style Hoodie berwarna biru muda, aku pun langsung memakainya, hanya saja setelah itu uangku habis.


Hari mulai petang... aku segera balik ke asrama tadi.


Sesampainya di asrama, ternyata murid-murid sudah ada yang berada di asrama. Aku enggan menyapa mereka dan langsung pergi ke kamarku meskipun mereka menatapku dengan tatapan aneh.


"Slip...", suara cowok.


Aku pun langsung kehilangan keseimbangan dan tersungkur ke depan.


Hyaaaa.... Bruakk


Mereka pun langsung menertawaiku.


HAHAHAHAHA (suara ketawa).


Karena rasa malu... aku pun langsung berlari menuju kamarku dan mengunci kamarku.


Gosh... Gosh... (suara nafasku)


"Apa apaan sih mereka, kesal...kesal...kesal...kesal......", eluh kesahku.


Setelah ratusan kali aku berkata "kesal" aku pun langsung beranjak ke tempat tidur untuk tidur.


Zzz...zz...z...


Esok hari pun tiba


KRINGGG...!!! KRINGGG...!!! PUKUL 6 PAGI


SAATNYA BANGUN 3X


"Hoaammm... apasih... oh... alarm ", ucapku agak kesal karena masih pagi.


Kangen juga ya suara alarm, beberapa hari ini tidak mendengar suara itu hehe...


Aku pun bergegas mandi dan memakai seragam, setelah itu aku mencoba pergi ke ruangan yang tercium enak baunya.


"Hummm... baunya enak ", ujarku sambil kelaparan.


Ternyata sudah disediakan makanan untuk para siswa yang berada di asrama itu. Enak sih, mayanlah tidak usah nyari duid dulu buat makan, beruntungnyaaa diriku...


Setelah sarapan, aku pun dijemput oleh kepala sekolah kemarin dan di antarkan ke kelas 1B.


Sesampainya disana...


Kreeek... (membuka pintu)


Aku melihat seseorang yang tak asing bagiku...


ternyata itu adalah...


...----------------...