
Kringgg...!!! Kringgg...!!!
Suara jam alarm berdering sangat kencang, aku terbangun berkat jam beaker itu.
" Hoamm... pagi alarm kun, ", ucapku sambil bangun dari tempat tidur.
Aku pun langsung mematikan alarm itu, namun...
Ceklek...
" Loh... kok gk mati ", ujarku.
Ceklek, ceklek, ceklek...
Aku sudah memencet jam beaker itu tapi tidak bisa mati dan terus berdering makin keras.
Kringgg...!!! Kringgg...!!!
" Berisikkk.... ", teriakku.
Set... Syutt...
Aku langsung melempar Jam beaker itu ke arah pintu, akan tetapi...
Pintu terbuka dan saat yang bersamaan aku melempar jam beaker itu.
Praakk...
Seseorang yang membuka pintuku terkena lemparanku tepat mengenai kepalanya.
" Akh... aduh... apasih ini... oh jam beaker ", ucap Ilulu.
" Eh Ilulu... kamu tidak apa-apa ? ", ucapku.
" Tenang saja, serangan kecil seperti ini gk akan mempan padaku kok, hehe " ucap Ilulu sambil kepalanya mengeluarkan darah yang banyak.
Ilulu jatuh lemas karena kehabisan darah...
" Ilulu... woe bangun, oh iya cepat hisap darahku, kamu belum minum darahkan sejak kemarin disini ", ucapku.
" Ah baiklah, kamu perhatian banget... Auhm ", Ilulu pun langsung menggigit pundakku dan menghisap sedikit darahku.
" (menjijikan... tolong aku gk tahan... aaaaa ) ", ucapku dalam hati.
Tiba-tiba Chuya datang dan melihat Ilulu yang sedang menggigit aku.
" Ilulu...!!! apa yang kau lakukan ", teriak Chuya sambil marah.
" Ah tenang saja Chuya, Ilulu memang butuh darah seperti ini, jadi aku tidak apa-apa kok, beneran... hehehe ", ucapku.
" Hoo begitu ya... ya udah deh, aku akan membantu Rey dulu menyiapkan sarapan, kutunggu di bawah ya... dan Ilulu... awas saja kalau kau berani menyakiti Chi ", ucap Chuya.
" Tenang saja, palingan Chi akan menikah denganku, fufufu ", ejek Ilulu ke Chuya.
" Hahh !!!?, cepatlah kalian turun", teriak Chuya sambil menuruni tangga.
" Yuk Ilulu kita ke bawah dulu ", ucapku.
" Oke deh ", ucap Ilulu sambil berhenti menggigitku.
Kami berdua segera menyusul ke bawah untuk sarapan.
Kami pun sarapan bersama, sambil makan aku pun menjelaskan sedikit tentang event yang diadakan oleh guild petualang.
Setelah makan dan menjelaskan beberapa tentang event itu, kami pun langsung bersiap-siap untuk berangkat mendaftarkan diri, tetapi.
Brak...!!!
" Heh tunggu... jadi Ilulu ikut di party kita ?? ", tanya Chuya sambil menggebrak meja makan.
" Tentu saja kan? dia akan sangat membantu mungkin nantinya ", ucapku.
" Dia itu Raja Iblis loh... bisa gawat kalau ada seseorang yang menyadari kehadirannya ", ucap Chuya.
" Benar juga sih... bisa saja jadi kekacauan nanti, aha gpp lah biar seru hehe ", ucap Rey.
" Seru gundulmu... humph terserah deh, yang penting Chi tidak kenapa-kenapa ", ucap Chuya.
" Ciee kak Chuya... ada apa kak dengan kak Chi? sepertinya dari kemarin kak Chuya khawatir banget hihihi ", ucap Lili.
" Ah ehm tidak apa-apa kok, serius ", ucap Chuya.
" Heleh... ngomong saja kalau kau cemburu sama aku, sang Raja Iblis yang cantik fufufu ", ejek Ilulu ke Chuya sambil pamer rambutnya.
" Sudah-sudah, jadi gk nih? kalau jadi kalian diam dulu dan langsung berangkat ", ucapku dengan nada biasa.
" Baik ", ucao serempak mereka ber-4.
Tap... tap... tap...
Kami membawa barang-barang secukupnya dan langsung pergi menuju Guild Petualang, sesampainya disana...
Kreeek...
Ternyata si Chalia sedang menunggu kedatanganku dengan berdiri dibalik pintu untuk menyambutku.
" Wah kakak kembali ya, sip dah lengkap party kakak... sini-sini daftar dulu hihi ", ucap Chalia sambil mengurusi pendaftaranku.
" Ah iya, tolong ya Chalia ", ucapku.
Kami menunggu Chalia sambil duduk di meja nomor 3. Keadaan ditempat Guild Petualang sangatlah ramai dan rata-rata mereka memiliki rank kelas Diamond sebagai petualang, aku pun jadi insecure dengan rank petualangku saat ini hiks...
Orang-orang di Guild Petualang itu melihat ke sini seperti meremehkan kami karena masih terlalu muda untuk bergabung dalam event kali ini
" ( Makkk tolong aku Hweee ) ", ucapku dalam hati
" Kalian tidak takutkah? mereka rank Diamond loh... gk ada harapan... gk ada harapan... gk ada harapan... ", ucapku sambil menundukkan kepala.
" Tenang saja Chi, belum saja mencoba udah pesimis gitu, semangat dong hihihi ", ucap Chuya.
" Tapi... ", ucapku.
" Bukankah kamu itu punya kekuatan yang hebat Asaka? soalnya kamu pernah membasmi 5 ekor Naga Finstren sekaligus loh dan ditambah dengan ini... bisa membunuh salah satu Raja Iblis, itu sudah sangat hebat untuk pencapaian ", ucap Rey dengan berusaha membuatku semangat.
" Iya kak Chi, semangat kamu kuat kok hihihi ", ucap Lili.
" Terima kasih semuanya, tapi... sepertinya yang membunuh itu bukan diriku, melainkan orang lain, aku merasa begitu ", ucapku.
" Mudah saja Asaka, setahuku kalau orang yang sudah pernah memiliki kekuatan seperti itu, mungkin kalau berlatih terus kamu bisa menguasainya ", ucap Ilulu.
" Benarkah ??? ", ucapku polos.
" Iya benar, karena aku pernah mengalami itu ", ucap Ilulu.
" Eh?? ", balasku.
" Ah tidak apa-apa hehe ", ucap Ilulu sambil membuang muka.
Chalia pun datang dengan membawa Bola Sihirnya seperti hal aku daftar menjadi petualang kemarin-kemarin.
" Nah sebelum itu... hihi... bayar 10 koin emas dulu untuk 1 party ", ucap Chalia.
" Iya iya nih ", ucapku sambil memberikan 10 koin emas.
Sekarang uangku tersisa 5 koin emas dan 10 koin perak... huwee...
" Terima kasih, hihihi... nah sekarang satu per satu kalian letakkan kedua tangan kalian disini untuk mendaftar secara otomatis ", ucap Chalia.
Kami pun satu persatu antri untuk mendaftar ke event itu.
" Aku duluan ya kakak-kakak sekalian...hihihi ", ucap Lili.
Lili langsung mengarahkan tangannya ke depan bola sihir itu.
Wushhhh...!!!
Nama: Kana Lili
Umur: 10 tahun
Lahir: 10 Desember
Peringkat penyihir: Tingkat 4
Job Petualang: Tongkat sihir (Support/Mage)
Energi Power: 10000 mp
Tingkat petualang: Silver
" Wah ternyata besar juga ya mp mu Lili, pantas saja sih jadi support/mage, itu sangat cocok ", ucap Rey.
" Ehehe ", balas Lili sambil memegang kepalanya.
" Baiklah giliranku, hehe ", ucap Rey.
Wushhhh...!!!
Nama: Blue Rey
Umur: 14
Lahir: 1 Januari
Peringkat penyihir: Tingkat 3
Job Petualang: Pedang (Petarung/Tank)
Energi Power: 5000
Tingkat petualang: Platinum
" Wah Rey kamu ternyata pengguna job bar bar ya, hahaha ", ucapku.
" Oh yo pasti, aku suka jika kena damage terus, hehehe hehehe ", ucap Rey sambil dengan nada sedikit mesum.
Ternyata Rey adalah seorang masokis.
" Chuya... kamu duluan hehehe ", ucapku.
" Oke Chi... ", ucap Chuya.
Wushhhh...!!!
Nama: Mafuyu Chuya
Umur: 14
Lahir: 28 Februari
Peringkat penyihir: Tingkat 3
Job Petualang: Tongkat sihir, Busur(Petarung jarak jauh)
Energi Power: 7000
Tingkat petualang: Golden
" Oh Chuya bisa makai busur juga toh? ", ucapku.
" Iya Chi, Chuya milih kedua job itu karena takut sama monster, jadi main jarak jauh hehehe ", ujar Chuya sambil memainkan jarinya.
" Oke deh, ehm Ilulu berikutnya ya.. aku terakhir saja hehehe ", ucapku.
" Hmm baiklah ", jawab Ilulu sambil berjalan mendekati bola sihir itu, namun aku kelupaan.
" (Eh... Ilulu kan Raja Iblis... kalau statusnya ketahuan disini gimana... gimanaaaaaa....) Aaaaaaaa ", teriakku.
Seketika semura orang di Guild Petualang ruangan tertuju ke arahku.
" Kenapa Chi? ada yang salah? ", tanya Chuya sambil menatapku.
" Ah ehm tidak apa-apa hehe ", ucapku.
Srett...
Aku mendekati Chuya dan berbisik kepadanya.
" Bagaimana kalau identitas Ilulu ketahuan disini? itu dia sudah mulai daftarnya loh, hi... ", bisikku ke Chuya.
" Aaaaaaaaaaa tidakkk ", teriak Chuya karena kaget
Aku dan Chuya segera menghentikan pendaftaran Ilulu yang mau bergabung ke event ini, namun sudah terlambat.
Wushhhh....
Nama: Wizdom Ilulu
Umur: 13
Lahir: 5 Februari
Peringkat penyihir: Tingkat 5(maks)
Job Petualang: Tangan kosong, Pisau (Assasint)
Energi Power: 50000 mp
Tingkat petualang: Diamond(maks)
Tiba-tiba orang-orang yang ada di Guild Petualang itu pada saling berbisik dan membicarakan tentang energi power dan peringkat penyihir yang dimiliki Ilulu.
" (Eh... kok dia seperti orang biasa saja, hanya saja energi power dan rank penyihirnya yang terlalu besar)... ", ucapku dalam hati
" Aku sudah selesai, hehe ", ujar Ilulu.
" Hey Ilulu, kok kamu tidak terdeteksi sebagai Raja Iblis ? ", tanyaku.
" Oh tenang saja, aku bisa memalsukan identitas dengan cepat kok hihihi ", ucap Ilulu.
" Fyuhh... ", ucap kami berempat.
" Nah sekarang giliranku... ", ucapku sambil bergerak menuju bola sihir itu.
Awalnya aku tidak terlalu pede dengan hal ini, dan aku takut kalau job ku terlalu payah seperti kemarin... aaaa memalukan... sudahlah aku harus berani apapun yang terjadi.
Wushhhh...!!!
Nama: Asaka Chiro
Umur: 14
Lahir: 3 Maret
Peringkat penyihir: Tingkat 5 (maks)
Job Petualang: All Job
Energi Power: 2000
Tingkat petualang: Bronze
Gubrak....!!!
Seseorang di Guild Petualang itu menggebrak mejanya dan berteriak.
" Apa-Apaan itu bisa semua job... apa kau ini Raja Iblis hah ??? ", suara om om
...----------------...