
Pagi yang membosankan
KRINGGG!!! KRINGGG!!! (Suara Alarm Laknat)
"Uhm... Ahh.. Zzzz.... Berisikkk Alarm payah ",
karena jengkel dengan suara berisiknya, aku pun membantingnya dengan keras dan hasilnya jam alarmku itu pun pecah.
"AHAHAHA sukurin lu mampus mati, ciee gak bisa bangun ",
kataku seperti orang gila yang memarahi sebuah benda.
Seperti biasa, aku melakukan hal hal membosankan setiap harinya. Aku pun menyiapkan diri untuk berangkat sekolah.
By The Way, sambil berangkat sekolah aku akan menceritakan sedikit tentang diriku.
Namaku Asaka Chiro, Siswa SMP kelas 1 dengan usia 14 tahun. Aku tidak memiliki bakat khusus... hanya saja bisa memahami hal baru dengan cepat. Aku biasa ke sekolah dengan menaiki sepeda, sepedaku roda dua, kudapat dari ayah, karena rajin... BENTAR BENTAR woeee malah nyanyi :v.
Lanjut.... oh iya, aku masih belum memiliki pacar, mungkin karena tampangku yang pas pas an T^T ah sudahlah. Aku pun sampai di sekolah dan seperti biasanya, di sekolah sangatlah membosankan. Kalau ditanya soal teman aku jarang ngobrol sih, jadi aku hanya punya sedikit teman. Aku selalu dapat nilai 100 di setiap mapel, jadinya aku sangat jenuh dengan kehidupanku di sekolah.
Akun pun pulang dari sekolahku, dan langsung bermain game online bertema MMORPG di kamarku sampai tamat... mungkin sih... sebentar, game MMORPG gak bisa ditamatin woe :v
Namun....
Aku gak sadar sampai-sampai aku ketiduran saat memainkan game itu.
Dan anehnya saat aku bangun, yang kulihat bukanlah kamarku lagi.
Aku melihat sekelilingku, hanya ada ruang hampa yang sangat gelap. Mungkin aku sudah mati?.
Saat sedang berusaha mencari suatu hal di ruangan hampa itu, tiba-tiba sebuah kalimat yang melayang muncul di depanku.
isi kalimat :
Kamu mati karena radiasi saat main game dan otakmu sudah tidak kuat menahan radiasi itu, maka kamu ditransfer ke dunia ini untuk kehidupanmu yang baru.
Setelah membaca kalimat itu, tiba-tiba ruangan hampa tadi berubah menjadi hutan yang sangat lebat dan seram.
Aku tidak tahu apa yang bisa membuatku berada disini, mungkin... ini hanya mimpi? apa mungkin kalau aku ber-reinkarnasi? aku berpikir begitu. Tiba-tiba perasaanku gak enak, aku membalikkan badanku dan ternyata... yaaaaa aku melihat katak raksasa yang penuh lendir dan sangat bau tepat dibelakangku. Aku reflek dan memukul katak itu, namun itu sia sia.
"Tidak mempannn... T^T ", kataku dengan nada putus asa.
Aku pun berusaha lari menjauhi katak itu, tapi sudah terlambat. Katak itu menangkap kakiku dengan lidahnya yang panjang, tidak cuman panjang tetapi sangat menjijikan, tekstur kenyalnya dan bau yang sangat menyengat membuatku ingin muntah.
"HOEEKK....", aku pun terjebak dan sudah 1/4 bagian dari tubuhku dilahapnya.
Sambil menunggu dilahap katak, aku mencoba melakukan sesuatu, karena ini di dunia lain... mungkin aku bisa mengeluarkan sihir.
"Matilaahh katakkkk... mengecillah... abrakadrabwaaaa... hiks... hiks...", aku pun menangis, sudah mencoba semua yang kubisa tetapi tidak ada yang berhasil. Sepertinya riwayatku sudah tidak lama lagi.
Glup...Glup... (Suara katak yang sedang menelanku).
Aku pikir aku sudah mati, akan tetapi nasib berkata lain. Aku masih bertahan setelah katak itu mengeluarkanku bagaikan kotorannya.
Aku tahu ini sangat menjijikan, aku pun segera mencari air.
Waktu terus berjalan.... di hutan yang lebat dan menyeramkan ternyata susah sekali mencari air buat membersihkan diri.
Sambil terus mencari air, aku iseng dan mencoba untuk lompat, entah kenapa lompatanku 2 kali lipat lebih tinggi dari biasanya. Aku berfikir mungkin karena ini dunia baru, aku masih belum terlalu paham dengan dunia ini.
Aku pun lanjut berjalan sampai sampai melihat sebuah kota tak jauh dari hutan tempat aku spawn (Muncul). Aku pun bergegas menuju kota tersebut namun ada hal yang membuatku tertarik.
Aku melihat seorang gadis, ia sangat cantik dan imut, pakaiannya seperti mengenakan seragam sekolah berawarna biru, tidak terlalu tinggi, tapi aku heran... dia memiliki ekor yang mungil dibelakangnya.
mungkinkah ini dunia fantasy?
atau aku saja yang masih bermimpi, namun dari kejadian katak tadi sepertinya ini asli.
Arghhh aku malas berfikir.
Gadis itu sedang duduk didekat pohon.
Dengan langkah pelan-pelan seperti seorang pencuri, aku menghampiri gadis itu untuk mengejutkannya.
Tap...Tap...Tap... (suaraku langkah kakiku dengan pelan-pelan menuju gadis itu)
"BWAHAHAHAHAA ", seru ku agar gadis tersebut kaget.
Namun...
"Kyaaaaaa Goblinnnnn ", gadis itu menjerit sambil mengeluarkan pedang.
Ayunan pedang yang sangat indah itu mendarat diperutku.
"WOEE Tunggu " , teriakku dengan nada lantang.
JLEEBB....
...----------------...