
Setelah mendapatkan apa yang dia ingin tahu dari Azura, di sore harinya Rafael pergi ke toko emas untuk membelikan kalung dengan liontin bentuk hati untuk Bianca. Keesokan harinya lagi, dia memesan sebuah buket bunga yang dilengkapi dengan coklat yang mahal. Tapi semua hadiah itu tidak dia beli dengan uang orang tuanya, melainkan uangnya sendiri yang dia dapatkan dari menjadi konten kreator YT.
dan tibalah hari dimana Bianca berulang tahun, Rafael membawa buket yang dibelinya kemarin beserta dengan kalung yang dibelinya 2 hari yang lalu. Di jam istirahat, kelas Bianca mulai rusuh karena Azura, Arsha dan beberapa temannya memberikan kejutan pada Bianca yang sedang berulang tahun hari itu.
" HAPPY BIRTHDAY BIANCA!!!! " ucap semua murid yang memberinya kejutan ulang tahun.
»»————\> **R&B** <————««
Bianca saat itu sedang senang sekali, dan keadaan kelas Bianca juga sedang ribut karena surprise yang dibuat oleh teman-teman sekelas Bianca. Saat semua murid sedang bergantian mengucapkan selamat ulang tahun pada Bianca.
Rafael datang dengan membawa buket yang dibelinya, melihat kedatangan Rafael yang membawa buket para murid pun saling memandang satu sama lain, dengan tatapan kepo.. dan mulai berbisik-bisik. Tak peduli dengan keadaan sekitarnya Rafael lalu berlutut di depan Bianca, lalu berkata " Bianca kamu mau gak jadi pacarku? " ujarnya sambil mengangkat buket yang dipegangnya.
" WAAAAAAAAAHHH!!!!!!! " seluruh isi kelas XI MIPA 2 langsung bersorak, melihat apa yang dilakukan Rafael, bahkan saking kerasnya mereka bersorak anak dari kelas lain pun sampai berkerumun di depan kelas Bianca karena penasaran, dan banyak dari mereka yang merekam momen langka itu.
Bianca terdiam sejenak, dia menutup mulutnya yang menganga dengan matanya yang membelalak. Sedangkan teman-temannya yang lain malah bersorak..
" TERIMA!!! TERIMA!!! TERIMA!!! "
melihat apa yang dilakukan Rafael, membuatnya sedikit kagum. Seorang ketua OSIS dingin yang selama ini dia hindari ternyata bisa bersikap seperti itu padanya. Dengan malu-malu, Bianca mengangguk dan menjawab " Iya.. " pada Rafael yang sedang menunggu jawaban Bianca.
mendengar jawaban Bianca, Rafael berdiri dan tersenyum lebar. Bianca yang masih tersipu malu meraih buket yang di berikan oleh Rafael. Lalu tiba-tiba Rafael memeluknya di hadapan semua murid, melihat itu para murid pun serentak bersorak lagi " CIEEE!!! " kecuali Arsha yang hatinya sedang hancur.
Rafael melepaskan pelukannya, lalu menggenggam kedua tangan Bianca dan mengucapkan " happy birthday.. pacarku.. " begitu ucapnya, yang membuat seisi kelas XI MIPA 2 kembali berteriak senang, begitu juga dengan anak-anak kelas lain yang berkumpul dan mengintip dari luar kelas Bianca.
setelah mengucapkan selamat pada Bianca, Rafael mengeluarkan kalung yang dibelinya 2 hari yang lalu itu dan langsung memakaikan kalung itu pada Bianca.
" te.. terimakasih kak.. " ucap Bianca dengan mata yang berbinar, lalu Rafael memeluk Bianca lagi dan tanpa sadar dia mencium rambut Bianca yang halus.
hal itu membuat hati para jomblones ( jomblo ngenes ) jadi kelojotan, haha.. bagaimana tidak, cara Rafael menyatakan perasaannya pada Bianca adalah seperti impian bagi mereka para jomblones, terlebih lagi seorang Rafael yang tinggi, gagah dan tampan.. idaman mereka yang sekarang sudah punya pawang.
itu juga berlaku untuk siswa siswa yang menyukai Bianca, termasuk Arsha yang telah menyukai Bianca sejak lama. Apalagi, Abian yang kemarin menyatakan perasaannya juga pada Bianca, harus menyaksikan orang yang dia sukai sekarang sudah ada yang punya.
tak berselang lama, bu Jessica yang sedang lewat di depan kelas Bianca pun jadi ikut penasaran karena melihat banyaknya murid yang berkerumun di depan kelas Bianca, di dalam juga ribut. Bu Jessica pun mencoba masuk ke dalam kelas, karena dia mengira ada yang sedang berkelahi di dalam, oh tapi....
" ehh?? ya ampun, anak ibu udah punya calon istri rupanya!! " ujar bu Jessica saat dia melihat Rafael yang sedang menggenggam kedua tangan Bianca sambil tersenyum.
mendengar suara bu Jessica yang adalah wali kelasnya, Rafael berbalik badan menghadap bu Jessica lalu dia menyapa wali kelasnya itu " eh.. ibu.. "
" ibu kira ada orang berantem di kelas ini, taunya ada pengantin baru yang kapalnya baru berlayar yah.. aduh.. ibu iri! " ujar bu Jessica, sedangkan Rafael hanya bisa tersenyum malu.
setelah bercanda ria dengan anak muridnya itu, bu Jessica membawa Rafael keluar dari kelas itu karena ada yang harus dia bicarakan dengan ketua OSIS satu itu " ibu bawa pacarmu dulu ya, nanti ibu balikin.. " ucap bu Jessica pada Bianca, dan Bianca hanya bisa tertawa kecil.
✄┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈
DRRKK!
Azura, Winda dan beberapa teman Bianca yang lain menarik kursi mereka dan langsung menggodai Bianca yang saat itu sedang berbunga-bunga.
" cieee Nca, sekarang udah punya pawang nih~ boleh kali minta PJ~ " goda Winda.
" iya nih, bener kan apa aku bilang kemarin-kemarin.. kalau ketos suka kamu.. " timpal Azura " liat aja tuh gaya nembaknya, gila ya berani banget! "
" apa sih yang nggak buat ayang~ " timpal temannya yang lain.
hari itu, Bianca tak bisa berkata-kata dia hanya bisa menutupi wajahnya yang telah memerah seperti kepiting rebus. Hari itu, kelasnya begitu ribut, bahkan sampai jam pelajaran pun tertunda karena guru mapelnya ikut menggoda Bianca.
" bapak denger tadi ada yang habis dilamar ya~? " ujar guru mapel yang ada jam mengajar di kelas Bianca.
" Bianca pak! " ujar Azura dengan suara lantang.
guru mapel nya hanya bisa tertawa puas dan lanjut menggoda Bianca lagi " cieee, momen langka nih ada adik kelas dilamar ketua OSIS~ " katanya.
" sampe dibeliin kalung loh dia pak! " timpal Winda.
" oh iyakah? Bianca ulang tahun kan hari ini..? " tanya guru mapel itu pada Bianca.
" i.. iya pak.. "
" kalo gitu anak-anak angkat tangan kalian, kita berdoa bareng-bareng! " ujar guru mapel itu, lalu di iyakan oleh seluruh murid di kelas kecuali Bianca yang sedang tersipu malu dan Arsha yang sedang galah.
guru mapel itu pun mulai berkata dengan suara yang lantang " SEMOGA, BIANCA.. MAKIN CANTIK.. SEMOGA JUGA BIANCA MAKIN KAYA BIAR BISA TRAKTIR KITA SEMUA.. DAN SEMOGA BIANCA LANGGENG SAMA PACARNYA, AMIIIN!!! "
" AAMIIIN!! " ucap para murid di kelas dan dilanjutkan dengan tawa, lalu jam pelajaran pun kembali dilanjutkan.
KRIIINNGG!!!
Bel pulang sekolah berbunyi, semua murid di sekolah itu bersiap untuk pulang ke rumahnya masing-masing. Setelah mengucapkan salam, satu persatu murid keluar dari gerbang sekolah untuk pulang ke rumahnya masing-masing.
" sayang! "
『••✎••』Bersambung...