
(Di gedung kolam renang indoor)
Selepas Istirahat, kelas kami ada pengambilan nilai Olahraga. Kali ini olahraga yang akan dinilai adalah Renang. Aku tidak bisa berenang, aku hanya bisa mengambang seperti bebek. Tetapi, saat aku tengah terpuruk akibat kelemahanku, Malaikat yang baik hati datang menghampiriku. Malaikat itu sangatlah cantik dan ramah. Dia dengan sepenuh hati mengajariku cara berenang. Kejadian ini dimulai dari 2 minggu yang lalu.
Selasa Minggu 2 di bulan Juli, "Kali ini kita akan belajar renang gaya dada. Apakah disini ada yang mengetahui bagaimana berenang gaya dada dengan benar?"tanya kak Ben.
Fyi, kak Ben adalah salah satu guru olahraga di sekolah ini. Nama lengkapnya Benny Sumargo. Dia baru saja lulus tahun lalu dan langsung diterima menjadi guru tetap disini. Karena umurnya yang masih muda dan usianya tidak terpaut jauh dari kami, kak Ben di awal masuknya meminta kami memanggilnya dengan sebutan kak. Yaa guru gaul biasalah
Semua siswa menggeleng termasuk aku.
"Masa sih kalian ga ada yang bisa?? Lemah banget sih wuu"sorak kak Ben.
"Pak!!"Michaela mengangkat tangannya.
"Siapa yang manggil saya pak?? Kan sudah dibilang panggil Kak, Kakak Ben"
"Anuu.. Saya ga tau kak"kata Michaela lagi
"Oh kamu yang manggil, Iya?? Kenapa adek kecil??"
"Ehmm saya murid baru..., saya bisa renang gaya dada"
"Ohh kamu murid baru?? Baiklah kak Ben yang baik hati ini akan memafkannya kali ini. Tapi setiap ketemu saya, panggilnya kak Ben ok??"
"Wahh benarkah???, sini kamu maju. Bisa contohkan gimana gerakannya?"lanjutnya
Michaela maju ke depan dan mulai memperagakan renang gaya dada yang benar. Dari mulai gerakan tangan hingga kaki. Semua bertepuk tangan setelah Michaela selesai mencontohkannya. Terlihat wajah Michaela yang sangat senang karena mendapat tepuk tangan.
"Wuuu.. Anak kelas 2-1 kalah sama murid baru hahaha"ejek kak Ben
"Kak.. Saya juga murid kelas 2-1 hehe"kata Michaela.
"Yang lain payah kecuali kamu hahaha"
Terlihat semua memicingkan matanya pada kak Ben. Michaela hanya tersenyum mendengar ejekan dari kak Ben.
"NAH!!! karena sudah dicontohkan kalian sekarang pemanasan. Abis itu nyebur ke kolam, okeyyyy??, Aryaa!!! Arya!!!!"kak Ben berteriak memanggil Arya.
"Iya kak saya disini"Arya berada di depan pak Ben tetapi dia tidak menyadarinya.
"Hush.. Kamu punya kekuatan teleport apa gimana?? Udah disini aja"kata Pak Ben.
"Dia daritadi disana kak. Makanya jangan liatin cewe mulu hahaha"kata salah satu murid laki-laki.
"Enak saja!! Hmph, aku mau ngambek. Arya..., kamu pimpin pemanasannya ya, dadah!!"kata kak Ben.
Dia pergi meninggalkan kami dan duduk di kursi pinggir kolam renang. Pemanasan pun di mulai. Michaela kembali dan berdiri di sampingku. Aku melihat dari jauh kegelisahan Tommy karena tidak bisa dekat dengan Michaela. Pemanasan tidak terlalu memakan waktu yang lama. Saat ini kami bergantian melakukan gerakan renanv gaya dada.
Mulanya Michaela mempraktikannya langsung di dalam air agar semuanya lebih paham. Kami mencobanya bergiliran sesuai absen. Namaku dimulai dari huruf P, jadi agak lama giliranku datang. Sembari menunggu aku hanya duduk sendirian di kursi yang lain. Tiba-tiba saja Michaela datang bersama Tommy menghampiriku. Mereka mengajakku untuk berenang bersama, tapi aku menolaknya. Lagipula kolam renangnya masih ramai. Akhirnya kami bertiga duduk bersama, Michaela membuka obrolan dengan menanyakan tentang sekolah ini. Aku menjelaskan padanya apa yang aku ketahui.
Kali ini giliranku datang, aku meninggalkan mereka dan pergi menyebur ke kolam. Aku tidak bisa bergerakkkk!!!. Aku sudah menggerakan kaki dan tanganku sesuai arahan Michaela tetapi tetap saja.
"Kak saya nyerah deh!!"kataku pelan.
"Ayo Rose.. Semangat!! Jangan kalah sama Michaela"katanya.
"Saya sukanya Rose. Udah ayo sekali lagi coba, abis itu baru gantian yang lain"
Terpaksa aku mencoba sekali lagi. Menyebalkan!!. Berkat paksaan kak Ben, kecepatan ku cukup bertambah dikit. Ya lumayan lah daripada seperti siput lama. Setelah itu aku duduk kembali di tempat Michaela dan Tommy berada. Michaela tersenyum padaku dan memberikan selamat karena berhasil.
Tak lama Tommy di panggil dan dia mulai berenang. Aku kagum dengan cara dia berenang, sangat indah seperti lumba-lumba ketika berenang. Dalam sekali percobaan Tommy langsung dapat melakukan renang gaya dada. Mungkin dia juga pintar berenang seperti Michaela. Kak Ben pun menyuruhnya untuk naik dan jam olahraga selesai.
Aku, Michaela, dan Tommy pergi ke ruang ganti. Saat hendak memasuki ruangan...
"Ini ruang gantinya. Ayo masuk"Ajakku pada Michaela & Tommy.
Saat kami masuk semua cewe yang ada disana berteriak histeris seperti melihat sesuatu.
"Ahhhhh Cowoo!!!"
"Ngapain ada Cowo disinii!!"
"Kamu mau ngintip ya!!! Keluar sekarang!!!!"teriak mereka.
Aku penasaran siapa cowo yang berani masuk kesini. Aku baru sadar Tommy seorang cowo. Mengetahui itu Michaela mendorongnya keluar lalu meminta maaf pada yang lain.
"Ahh maaf ya!! Kami lupa bahwa Tommy seorang cowo, sekali lagi aku minta maaf"Michaela menunduk.
"Ya.. A..aku minta maaf"aku juga menunduk.
Setelah itu keadaan tenang kembali, aku dan Michaela membersihkan diri terlebih dahulu. Selepas itu baru mengenakan seragam.
Keesokannya...
Sore ini aku kembali ke kolam renang kemarin. Niatku kesini untuk latihan renang. Ya tidak ada salahnya aku belajar lagi. Jika aku sudah lancar mempraktikannya kak Ben pasti akan memberikanku nilai bagus. Aku mengenakan penutup kepala dan kacamata renang. Aku memasukan kakiku ke dalam air. Aku tidak langsung menceburkan diri, aku duduk dulu sebentar sembari membuat aku rileks hahaha.
"Baiklah aku sudah siap"kataku.
Saat aku hendak menceburkan diri aku mendengar suara seseorang mendekat padaku. Aku tidak tahu mengapa aku malah bersembunyi di dalam air. Aku bisa mendengar jelas siapa itu dia Michaela dan Tommy.
"Yakin nih Tom kita boleh kesini tanpa izin?"Tanya Michaela.
"Ehmm aku ga tau juga sih... Nanti kalo emang dilarang kita tinggal bilang saja bahwa kita murid baru dan tidak mengetahui peraturan yang ada"jelas Tommy.
"Tapi Tomm.."
"Udah kita ganti baju aja dulu, udah lama kita ga renang bareng. Kita lomba lagi gimana??"
"Hmmm.. Iya deh aku ikut renang. Lomba gaya apa?"
"Semua gaya. Bagaimana??"Tommy tersenyum.
"Baiklah aku terima. Aku ganti ke pakaian renang dulu ya"Michaela pergi meninggalkan Tommy.
Tommy hanya perlu melepas seragamnya, terlihat dia sudah memakai celana renang dari rumah. Tak lama Michaela datamg mengenakan pakaian renang yang beda dengan kemarin. Aku tak tahan lagi, akhirnya aku keluar dari air untuk mengambil nafas. Mereka berdua kaget karena ulahku.
Bersambung...