OH, YES Hot Bodyguard

OH, YES Hot Bodyguard
GA



Nah akhirnya emak berhasil mengakhiri novel ini dengan tepat waktu!! Meskipun babnya tidak terlalu banyak semoga saja tetap berkenan dihati kalian.


Terimakasih banyak yang sudah mengikuti novel-novel emak yang sangat unfaedah ini, tapi mudah-mudahan bisa terhibur dan uang lagi stres banyak pikiran begitu baca novel emak hilang stresnya!!


Sesuai janji emak ya! Berakhirnya novel ini dan hari ini juga pengumuman GA untuk 5 orang pembaca setia!


Rangking 1, 2, 3, pemenangnya dibawah sini!!



Selamat untuk ketiga pemenang mendapatkan masing-masing tas handphone dari emak, ya meskipun hadiahnya tidak seberapa ya tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk yang mendapatkan!


Untuk yang belum dapat, kalian bisa baca novel emak yang berjudul Jerit Nakal di Kamar Mr Zie, kasih dukungan vote, like, komen dan hadiah siapa tau bulan besok kalian pemenangnya.


Dan untuk 2 orang komentar paling baper, pemenangnya dibawah ini ya!!!


No. 1



2.



Selamat untuk dua orang pemenang komentar bikin baper, masing-masing mendapatkan tas handphone juga! Semoga bermanfaat ya dan bisa dipakai nantinya.


Jangan lupa hubungi othor DM ke IG author_noveltoonsopi untuk konfirmasi alamat dan lain-lainnya.


Terimakasih banyak ya buat semua yang sudah mendukung, sampai jumpa dilain novel☺️


Kan kalau tiap bulan ngadain GA lama-lama semua pembaca setia emak dapat semua kenang-kenangan dari emak gendeng ini.


Ini novel on going emak judul Jerit Nakal di Kamar Mr Zie.


Bab 3


Sebenarnya kedua mata Sabia belum bisa berkedip karena jujur saja dia tidak menyangka jika kakaknya Ziu itu adalah Mr Zie. Apalagi jika teringat kejadian dulu, Sabia sangat malu harus bertemu kembali dengan Mr Zie, dengan posisi Mr Zie akan menjadi kakak iparnya nanti.


Rasanya Sabia ingin sekali melarikan diri dari sini, jika saja Sabia mengetahui dari awal Mr Zie adalah kakak dari Ziu mungkin Sabia tidak akan mau terlibat hubungan lebih jauh dengan Ziu.


Bagaimana mungkin dia menikah dengan Ziu sementara dulu Sabia pernah tidur dengan Mr Zie. Ekspresi bahagia Ziu dengan kedatangan Mr Zie sangat berbeda dengan ekspresi Sabia yang sangat tidak nyaman.


Bahkan uluran tangan April belum mendapat sambutan dari Sabia.


"Sayang, itu kak April mengajakmu berkenalan!" kata Ziu.


Sabia pun tersadar dari lamunannya buru-buru Sabia ingin mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan April, belum sampai tangan Sabia menjabat tangan April Nyonya Elvia sudah meraih tangan Sabia guna menghindarkan tangan Sabia dari tangan April.


"Bia, lebih baik kau menyapa teman-teman mu yang lain tuh mereka sedang menunggu mu!"


"Oh iya Bi, kalau begitu Bia ke sana dulu ya permisi!"


"Mom, aku temani Bia ya! Kak, aku ke sana dulu!" kata Ziu seraya menyusul Sabia.


Kini Mr Zie dan April berhadapan langsung dengan nyonya Elvia, terlihat wajah nyonya Elvia sudah sangat muak melihat kedatangan April bersama anak sulungnya itu.