OH, YES Hot Bodyguard

OH, YES Hot Bodyguard
Bab 37



Tubuh Qian begitu pasrah saat Darrel mulai perlahan me lu mat bibir bagian bawahnya, seperti mimpi yang akhirnya menjadi nyata karena akhirnya setelah lama berpisah sentuhan ini kembali dia rasakan.


Sama halnya dengan yang dirasakan Qian, bibir Darrel pun begitu menikmati bibir Qian yang lembut dan manis bagaikan anggur yang matang dipohonnya.


Darrel memperdalam ciumannya merekatkan pegangan tangannya dipinggul Qian hingga benar-benar tidak ada jarak lagi diantara keduanya.


Kedua tangan Qian berpegangan pada dadaa polos Darrel, kulit tubuhnya terasa hangat dan berdenyut-denyut baru kali ini Qian menyentuh dada laki-laki bertubuh kekar seperti Darrel.


Kedua kaki Darrel mulai melangkah menuju ranjang mewahnya, membawa tubuh Qian bersama dengannya kemudian merebahkan tubuh Qian secara perlahan dengan tetap berada diatas tubuh Qian.


Qian membuka mulutnya membuat Darrel replex menelusupkan lidahnya untuk mengabsen semua yang ada didalam rongga mulut Qian, sungguh rasa gelinya menjalar hingga kearea-area sensitif Qian yang lain.


Lidah Darrel meliuk-liuk didalam rongga mulut Qian, meskipun pemula insting seorang laki-laki tetaplah laki-laki dia akan memburu mencari apa yang bisa memuaskannya.


Lidah Darrel bermain leluasa meliuk-liuk didalam rongga mulut Qian, hingga kedua tangan Qian meremat dadaa bidang Darrel.


Lama-kelamaan Qian pun ketagihan atas permainan lidah Darrel, lidah Qian mulai berani menyapa lidah Darrel, membuat lidah keduanya akhirnya saling membelit.


Semakin lama melakukan hal seperti ini, membuat bagian bawah Darrel semakin meronta-ronta menuntut untuk sesuatu yang lebih dari ini, apalagi bagian bawahnya kini bersentuhan dengan area inti milik Qian, walaupun masih sama-sama tertutupi oleh celana masing-masing tetap saja Qian bisa merasakan ada yang mengeras tapi bukan es balok.


Darrel dan Qian pun mengakhiri ciuman mereka, dan sama-sama saling menatap.


"Der, kau mau apa?"


Disentuhnya bibir Qian yang saat ini sudah basah akibat ciuman panas keduanya, diusapnya dengan lembut bibir Qian oleh Darrel.


"Aku menginginkannya," bisik Darrel.


Sama halnya dengan Darrel yang seluruh tubuhnya sudah diselimuti oleh hasratt yang memuncak hingga keujung kepala dan kaki, Qian pun merasakan hasrattnya bergejolak ketika bersentuhan dengan Darrel seperti ini.


Sama-sama sudah tidak tahan lagi untuk menahan gai rah yang sudah kadung menguasai jiwa dan raga mereka sebagai laki-laki dan wanita dewasa yang butuh akan seee k ssss.


"Lakukan Der," lirih Qian.


Sebenarnya Darrel sangat takut Qian akan marah karena Darrel meminta hal seperti ini, tetapi diluar dugaan Qian mengabulkan permintaannya, dia begitu pasrah berada dibawah kungkungan Darrel saat ini.


Seperti sebuah fenomena alam yang baru pertama kali Qian lihat, tubuh Qian sampai gemetaran melihat lobak import milik Darrel kini terpampang nyata dihadapannya.


Begitu tegak, besar dan panjang!! Benar-benar ukuran yang sulit dicerna oleh logika, bila disandingkan dengan miliknya Qian tidak yakin itu akan muat.


Ada rasa takut dan ngeri setelah melihat lobak import milik Darrel rupanya sebesar itu.


"Der aku belum pernah melakukannya,"


"Aku pun belum pernah Qi, tapi aku ingin melakukannya denganmu!"


"Tapi itu sepertinya terlalu besar, apa tidak ada obat yang bisa mengecilkannya?"


"Obat pengecil? Aku tidak pernah dengar dan rdak pernah cari tau juga,"


"Aku ngeri Der,"


"Aku janji akan pelan-pelan melakukannya," dengan nada memohon.


Setelah diyakinkan oleh Darrel, Qian pun bersiap-siap membuka lebar kedua pangkal pahanya dengan lebar.


"Kenapa lebar sekali dibukanya?"


"Bukan kah ini akan memudahkan mu bergerak?"


"Benar juga, biar aku lepas pakaian mu,"


Qian mengangguk kemudian Darrel pun melepaskan atasan yang dikenakan oleh Qian, begitu atasan Qian dibuka Darrel langsung melotot tajam menyaksikan kedua melon import Qian yang luar biasa berukuran jumbo menurutnya.


Engga sekalian aja kalian arisan dulu??? Lama banget ooyy nanti othor yang didemo nih kalau kelamaan 😀😀😀😀maklum ya dua-duanya masih Gress jadi banyak ini itunya, tapi yang penting kan tancap gass polll akhirnya...